Soeharto yang Tak Lagi Mau Ketemu, BJ Habibie: Pak Saya Juga Manusia

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Kamis, 12 September 2019 | 13:18 WIB
Soeharto yang Tak Lagi Mau Ketemu, BJ Habibie: Pak Saya Juga Manusia
Presiden Indonesia Suharto (kanan) berjabat tangan dengan Wakil Presiden Indonesia B.J. Habibie (kiri) sebelum naik pesawat Garuda yang akan membawanya ke Mesir.

Kemudian, sebelum menanggapi analisis kedua, BJ Habibie menjawab untuk yang ketiga.

Dia menegaskan, sudah kewajiban baginya sebagai wakil untuk meneruskan kepemimpinan presiden yang mundur.

"Kalau presiden berhalangan, maka saya berkewajiban untuk melanjutkan perjuangan bangsa Indonesia, yang tercantum dalam ketetapan-ketetapan MPR," tegasnya.

Lalu, tibalah waktunya BJ Habibie memberi respons yang sudah dinanti-nanti Andy F Noya dan penonton di studio, tentang tudingan konspirasi menjatuhkan Soeharto.

"Orde baru itu dipimpin oleh dua: satu presiden terpilih yang menjadi pimpinan eksekutif dari pemerintah, yang satu adalah koordinator atau ketua harian dari, kalau di dalam sistem parlementer, dari, dalam hal ini, fraksi-fraksi yang bersatu, sehingga memiliki suara lebih dari 50 persen. Artinya bahwa koordinator dan ketua harian dari keluarga besar Golkar, yang terdiri dari tiga fraksi itu harus secara regular berunding dengan presiden terpilih," tutur politikus Golkar itu.

"Orang sudah enggak sabar, Pak Habibie ini mau ngomong apa sih sebenarnya?" timpal Andy F Noya.

"Mau ngomong, saya itu, dalam keadaan kritis tersebut, saya itu tidak sebagai wakil presiden, sebagai koordinator dari keluarga besar Golkar, berkewajiban untuk menyampaikan aspirasi rakyat melalui fraksinya kepada presiden terpilih," jawab BJ Habibie.

Lantas ia menyimpulkan, "Hubungan saya pribadi dengan Pak Harto tidak pernah ada sesuatu yang, apa namanya, kerikil, enggak ada, dan saya juga, maafkan, bukan apa-apa, itu normal."

Delapan tahun setelah wawancara tersebut, hubungan antara BJ Habibie dan Soeharto kembali dibahas oleh jurnalis Najwa Shihab di program Mata Najwa, yang saat itu masih disiarkan saluran televisi MetroTV.

baca juga

BJ Habibie pun, dengan berapi-api, mengulang kembali perkataan Soeharto lewat telepon, saat menolak ajakannya untuk bertemu.

"Dia bilang, 'Tidak mungkin kamu ketemu dengan saya.' Saya jawab, 'Kenapa?'. Dia bilang 'Merugikan kita.' Kita itu bukan Pak Harto dan Habibie, kita bangsa Indonesia karena saya kenal Pak Harto," katanya.

Najwa Shihab lantas bertanya, "Apa ruginya dua pemimpin saling bertemu?"

"Ruginya, karena diadu domba. Dia kan orang yang sangat bijaksana dan tahu lapangan, lebih tahu dari Habibie," jawab politikus yang dikenal sebagai sosok suami panutan itu.

Soeharto, kata BJ Habibie, saat ditelepon hanya meminta dirinya untuk menghadapi dan menyelesaikan segala masalah yang mendera negeri.

"Saya itu jadi emosional. Saya mengatakan, "Pak Harto, yang bener aja dong. Saya juga manusia, punya perasaan. Kenapa saya tidak bisa ketemu dengan Pak Harto?"" ujar BJ Habibie.

"Terus dia bilang, 'Habibie, saya tahu kamu anak yang saleh, kamu salat lima kali sehari. Saya juga. Tapi kamu harus tahu satu. Tiap kali saya salat, Habibie, saya doa untuk kamu supaya kamu selamat dan sukses. Laksanakan tugasmu,'" tambahnya.

"Terus saya bilang, "Terima kasih, Pak." Saya letakkan itu (telepon), saya menangis, Ainun (Hasri Ainun Besari, istrinya) lihat."

Hingga Soeharto menutup mata pun, BJ Habibie tak lagi pernah bertemu dengannya.

Padahal, kata dia, saat Soeharto sakit, ia menyempatkan diri datang jauh-jauh dari Jerman dalam keadaan tidak begitu sehat. Malah, Ainun, yang juga datang bersamanya, sedang sakit keras.

Namun, begitu sampai di rumah sakit, ia tidak diperkenankan masuk menemui Soeharto.

"Akhirnya saya katakan, lho saya datang berapa juta meter dari Jerman naik pesawat terbang dengan ibu, keadaannya sakit, saya sendiri tidak begitu sehat, ibu apa lagi. Baiklah, di belakang dinding itu berbaring Pak Harto," ujar BJ Habibie.

"Baiklah, saya bilang sama Pak Quraish, kita doakan Pak Harto dari sini," imbuhnya.

"Keluarganya yang tidak memperbolehkan Anda menemui Pak Harto?" tanya Najwa Shihab.

"Ya karena Pak Harto enggak bisa bicara," jawab BJ Habibie, membuat seluruh penonton tertawa.

"Kalau dia masih sadar, Anda yakin, Pak Harto mau menemui Bacharuddin Jusuf Habibie?" tanya Najwa Shihab lagi.

BJ Habibie menjawab, "Saya yakin dia akan menjawab kalau dia tidak mau kenapa, kalau dia mau, dia bilang, silakan masuk."

Pada buku Detik-Detik yang Menentukan, yang diterbitkan dua tahun sebelum Soeharto meninggal, BJ Habibie menuliskan, hingga masa pemerintahannya berakhir, dirinya tak pernah mendapat jawaban, mengapa Soeharto sama sekali tak memberinya masukan ataupun informasi, baik tentang pemerintahan dan pengunduran dirinya, sehingga BJ Habibie merasa seakan harus memulai segalanya dari nol.

"Kemudian, pertanyaan yang tetap tak terjawabkan sampai saat ini adalah, "Mengapa Pak Harto tidak bersedia bertemu atau berkomunikasi dengan saya sampai saat ini?"

Menghadapi kenyataan sikap Pak Harto yang seolah "misterius" tersebut, Habibie yakin panutannya mempunyai alasan tersendiri.

Dalam bukunya, BJ Habibie menulis:

"Mungkin beranggapan bahwa sebaiknya biarlah saya tidak mengetahuinya. Dan saya ikhlas kalau memang begitu kehendak Pak Harto. Karena saya percaya sepenuhnya bahwa Allah SWT jualah dzat yang Maha Mengetahui atas segala seusatu tentang hamba-Nya. Dan sejarah jualah nanti yang akan mengungkap teka-teki  kemisteriusan ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelayat Habibie Terus Berdatangan, Alunan Doa Menggema Tak Henti

Pelayat Habibie Terus Berdatangan, Alunan Doa Menggema Tak Henti

News | Kamis, 12 September 2019 | 11:22 WIB

Jelang Pemakaman BJ Habibie, Aparat TNI - Polri Lakukan Gladi Bersih di TMP

Jelang Pemakaman BJ Habibie, Aparat TNI - Polri Lakukan Gladi Bersih di TMP

News | Kamis, 12 September 2019 | 11:08 WIB

Kenang Sosok Mendiang BJ Habibie, JK: Seorang Imuwan Sekaligus Negarawan

Kenang Sosok Mendiang BJ Habibie, JK: Seorang Imuwan Sekaligus Negarawan

Video | Kamis, 12 September 2019 | 11:06 WIB

BJ Habibie Pernah Idap TBC Tulang, Apa Hubungannya dengan Penyakit Jantung?

BJ Habibie Pernah Idap TBC Tulang, Apa Hubungannya dengan Penyakit Jantung?

Health | Kamis, 12 September 2019 | 11:24 WIB

Sarat Makna, Kata-Kata Bijak BJ Habibie Ini Bisa Jadi Motivasi Hidup

Sarat Makna, Kata-Kata Bijak BJ Habibie Ini Bisa Jadi Motivasi Hidup

Lifestyle | Kamis, 12 September 2019 | 11:17 WIB

Terkini

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:25 WIB

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:10 WIB

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:29 WIB

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:18 WIB

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:02 WIB

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:46 WIB

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

×