Kemendikbud Luncurkan KBBI Disnetra, Kamus Spesial untuk Difabel Tuna Netra

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Senin, 28 Oktober 2019 | 21:31 WIB
Kemendikbud Luncurkan KBBI Disnetra, Kamus Spesial untuk Difabel Tuna Netra
Kemendikbud merilis Kamus Besar Bahasa Indonesia khusus untuk Disabilitas Tuna Netra. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan merilis Kamus Besar Bahasa Indonesia khusus untuk Disabilitas Tuna Netra saat Hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa dan Sastra Nasional 28 Oktober 2019. Kamus ini diberi nama KBBI Disnetra.

Kepala BPBP Dadang Sunendar mengatakan KBBI Disnetra ini tercipta atas kesadaran pemerintah terhadap kaum disabilitas yang juga mempunyai hak mendapatkan pendidikan dan informasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

"Mulai hari ini tentu saja bisa digunakan dan harapannya pruduk ini berguna bagi masyarakat, bagi saudara kita disabilitas netra, karena urusan literasi harus menjadi milik bersama, kami juga berterima kasih kepada Yayasan Netra yang membantu kami sampai pada penyusunan akhir KBBI disnetra ini," kata Dadang saat ditemui di di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Dadang menjelaskan, KBBI Disnetra ini disusun berdasarkan pangkalan data pada KBBI dalam jaringan (online) yang disesuaikan dengan kebutuhan penyandang disabilitas netra.

"Seperti fitur suara, pencahayaan layar bagi penderita low vision dan fitur pencarian yang praktis. Jadi ini KBBI disnetra, KKBI luring (luar jaringan), sistemnya sudah ada, jadi nanti tinggal diambil dan siap digunakan," jelasnya.

Kemendikbud merilis Kamus Besar Bahasa Indonesia khusus untuk Disabilitas Tuna Netra. (Suara.com/Tyo)
Kemendikbud merilis Kamus Besar Bahasa Indonesia khusus untuk Disabilitas Tuna Netra. (Suara.com/Tyo)

Sementara Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan hal ini dilakukan sebagai bentuk kesadaran bahwa posisi bahasa Indonesia sebagai bahasa negara sangat penting untuk kekuatan negara.

Selain itu bahasa juga digunakan untuk sarana komunikasi, jati diri bangsa, alat pemersatu bangsa, sarana komunikasi antar-daerah dan antar-budaya.

"Hal itu dimaksudkan agar perkembangan bahasa dan sastra dapat selaras dengan tuntutan kebutuhan masyarakat dalam berbagai bidang baik dalam bidang sosial budaya politik ekonomi hukum ilmu pengetahuan dan teknologi komunikasi massa dalam pemerintahan maupun dalam bidang-bidang lain," kata Nadiem dalam pidatonya yang dibacakan oleh Dadang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendikbud Gelar BBS, Nadiem Ingin Bahasa Indonesia Makin Berkembang

Kemendikbud Gelar BBS, Nadiem Ingin Bahasa Indonesia Makin Berkembang

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 16:58 WIB

Tolak Anugerah Kebudayaan Kemendikbud, Eka Kurniawan Beberkan Alasannya

Tolak Anugerah Kebudayaan Kemendikbud, Eka Kurniawan Beberkan Alasannya

Lifestyle | Kamis, 10 Oktober 2019 | 07:42 WIB

Mendikbud Minta Badan Akreditasi Susun Instrumen untuk Deteksi Radikalisme

Mendikbud Minta Badan Akreditasi Susun Instrumen untuk Deteksi Radikalisme

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 00:05 WIB

Kemendikbud Tetapkan 267 Warisan Budaya Takbenda

Kemendikbud Tetapkan 267 Warisan Budaya Takbenda

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 10:02 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×