Dibunuh Polisi saat Demo Tolak RUU, Nama Randi dan Yusuf Diabadikan di KPK

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Kamis, 19 Desember 2019 | 19:48 WIB
Dibunuh Polisi saat Demo Tolak RUU, Nama Randi dan Yusuf Diabadikan di KPK
Nama mahasiswa UHO, Randi dan Yusuf diabadikan menjadi auditorium di KPK.(Suara.com/Welly).

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengabadikan nama Randi dan Yusuf, mahasiswa yang ditembak mati polisi saat berdemo.

Nama kedua Mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara itu diabadikan menjadi ruangan auditorium di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK

Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif menyampaikan alasan pengukuhan itu untuk mengenang perjuangan Randi dan Yusuf yang gugur saat berdemonstrasi menolak RUU KPK yang dianggap melemahkan kewenangan lembaga antirasuah tersebut. 

"Jadi, untuk mengenal KPK maka kita harus mengenal ruangan ini," kata Laode ketika meresmikan auditorium Randi dan Yusuf di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Menurut Laode, penyerangan maupun pelemahan KPK sejatinya sudah berulang kali terjadi. Hingga akhirnya, Pemerintah dan DPR RI resmi mengesahkan UU KPK Nomor 19 tahun 2019 pengganti UU KPK Lama Nomor 30 tahun 2002.

"Untuk itu, KPK lahir dari air mata dan darah, dan untuk mempertahankannya ‎pun masih seperti itu. Jadi perjuangan kita masih panjang," katanya.

Seusai meresmikan auditorium Randi dan Yusuf ini, Laode yang mewakili pimpinan KPK lainnya, juga minta maaf atas kekurangan selama memimpin lembaga antirasuah. Ia juga berterima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat selama ini. 

"Semoga pimpinan berikutnya jauh lebih baik," kata Laode.

Selain meresmikan auditorium Randi dan Yusuf, KPK juga meresmikan lima ruangan lainnya yang berada di lantai 2 gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, yakni ruangan Randi, ruangan Yusuf, ruangan Maulana Suryadi, ruangan Akbar Alamsyah, dan ruangan Bagus Putra Mahendra.

baca juga

Diketahui, Randi dan Yusuf tewas terkena peluru aparat kepolisian saat melakukan demonstrasi menolak  revisi RUU KUHP di gedung DPRD Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2019). 

Sementara Maulana, Akbar, dan Bagus juga telah meninggal dunia saat berunjuk rasa terkait penolakan RUU KPK. 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Imam mengharapkan peresmian nama korban pejuang reformasi ini menjadi tanda semangat di KPK. Apalagi, dengan pergantian pimpinan KPK kepada Firli Bahuri, semoga turut pula menjadi perhatian.

"Kami berharap ini menjadi tanda semangat di KPK dengan pimpinan yang baru di bawah bapak Firli, ada tanda bahwa perjuangan KPK di periode sebelumnya telah memakan korban. Dan bahwa hal yang kemudian memakan korban itu adalah memperjuangkan bagaimana KPK ini tetap kuat, jangan sampai semangat itu hilang pada periode berikutnya. KPK berharap semangat itu jangan hilang di periode berikut," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik Wacana Penghapusan Pidana Korporasi, Menkumham Sebut KPK Keliru

Kritik Wacana Penghapusan Pidana Korporasi, Menkumham Sebut KPK Keliru

News | Kamis, 19 Desember 2019 | 18:35 WIB

Pimpinan KPK: Hukuman Mati Tak Jamin Tindakan Korupsi Menurun

Pimpinan KPK: Hukuman Mati Tak Jamin Tindakan Korupsi Menurun

News | Kamis, 19 Desember 2019 | 16:33 WIB

Pidana Korporasi Mau Dihapus, KPK: Era Milenial kok Hukumnya Kolonial

Pidana Korporasi Mau Dihapus, KPK: Era Milenial kok Hukumnya Kolonial

News | Kamis, 19 Desember 2019 | 15:49 WIB

Pamit ke Awak Media, Pimpinan KPK: Siapa Tahu Besok Ada OTT

Pamit ke Awak Media, Pimpinan KPK: Siapa Tahu Besok Ada OTT

News | Senin, 16 Desember 2019 | 22:44 WIB

Berkas Dipulangkan Jaksa, Polisi Diminta Rekonstruksi Ulang Kasus Randy

Berkas Dipulangkan Jaksa, Polisi Diminta Rekonstruksi Ulang Kasus Randy

News | Senin, 16 Desember 2019 | 22:01 WIB

Korupsi Pengadaan Barang Capai Rp 12 M, PKK Kemenag jadi Tersangka

Korupsi Pengadaan Barang Capai Rp 12 M, PKK Kemenag jadi Tersangka

News | Senin, 16 Desember 2019 | 20:59 WIB

Eks Koruptor Diberi Jeda 5 Tahun Ikut Pilkada, KPK Sambut Baik Putusan MK

Eks Koruptor Diberi Jeda 5 Tahun Ikut Pilkada, KPK Sambut Baik Putusan MK

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 16:37 WIB

Pimpinan KPK Girang Kapolri Beberkan Bukti Baru Kasus Novel ke Jokowi

Pimpinan KPK Girang Kapolri Beberkan Bukti Baru Kasus Novel ke Jokowi

News | Selasa, 10 Desember 2019 | 15:27 WIB

Tewas saat Demo, Ibunda Yusuf di DPR: Kenapa Kasus Anak Saya Dianaktirikan?

Tewas saat Demo, Ibunda Yusuf di DPR: Kenapa Kasus Anak Saya Dianaktirikan?

News | Selasa, 10 Desember 2019 | 15:11 WIB

Kasus Pendemo Mahasiswa Tewas Ditembak Polisi, Berkasnya Diteliti Jaksa

Kasus Pendemo Mahasiswa Tewas Ditembak Polisi, Berkasnya Diteliti Jaksa

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 20:36 WIB

Terkini

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

News | Senin, 02 November 2026 | 10:38 WIB

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 10:36 WIB

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Batam | Senin, 02 November 2026 | 10:35 WIB

Rumah Mertua atau Mandiri? Sisi Lain Dilema Pengantin Baru Satu Atap

Rumah Mertua atau Mandiri? Sisi Lain Dilema Pengantin Baru Satu Atap

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:30 WIB

Sinopsis Fjord, Terpilih Jadi Film Terbaik Cannes Film Festival 2026

Sinopsis Fjord, Terpilih Jadi Film Terbaik Cannes Film Festival 2026

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:30 WIB

Sosok Taufiq Muhammad WNI Tentara Bayaran Rusia Baru Tewas di Perang Ukraina

Sosok Taufiq Muhammad WNI Tentara Bayaran Rusia Baru Tewas di Perang Ukraina

News | Senin, 02 November 2026 | 10:28 WIB

Rupiah Terus Tertekan ke Level Rp18.156 per Dolar AS di Awal November

Rupiah Terus Tertekan ke Level Rp18.156 per Dolar AS di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:20 WIB

Harga Emas Antam Mulai Perlahan Naik Jadi Rp2.531.000/Gram

Harga Emas Antam Mulai Perlahan Naik Jadi Rp2.531.000/Gram

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:20 WIB

Anomali Keamanan INDODAX, Tak Ditemukan Transfer Ilegal dan Kebocoran Data

Anomali Keamanan INDODAX, Tak Ditemukan Transfer Ilegal dan Kebocoran Data

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:14 WIB

Viral Suami Beristri Spek Bidadari Diduga Selingkuh dengan Wanita Mirip Jokowi

Viral Suami Beristri Spek Bidadari Diduga Selingkuh dengan Wanita Mirip Jokowi

News | Senin, 02 November 2026 | 10:13 WIB

×