CEK FAKTA: Benarkah karena Persoalan Tanjung Priok Yasonna Laoly Mundur?

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 27 Januari 2020 | 14:55 WIB
CEK FAKTA: Benarkah karena Persoalan Tanjung Priok Yasonna Laoly Mundur?
Postingan yang mengklaim Yasonna Laoly mundur karena persoalan dengan warga Tanjung Priok (Facebook Agil Rizki)

Suara.com - Beredar konten yang mengklaim bahwa Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mundur karena persoalannya dengan warga Tanjung Priok.

Unggahan itu dibagikan oleh akun Agil Rizki dalam sebuah grup di Facebook pada Jumat, 24 Januari 2020. Ia menambahkan narasi sebagai berikut.

"AKHIRNYA MUNDUR JUGA
ABIS NGATAI ORANG2 TANJUNG PRIUK
LAGIAN SEBENERNYA NIH ORANG ASLI PRIBUMI APA BUKAN SIH ??"

Agil Rizki melampirkan tautan dari artikel berita berjudul "Yasonna Laoly Mundur sebagai Menteri Hukum dan HAM" yang dimuat dalam cnnindonesia.com.

Postingan tersebut telah mendapatkan 358 like, 197 komentar dan 209 kali dibagikan saat tangkapan layar diambil.

Benarkah Yasonna Laoly mundur karena persoalan dengan warga Tanjung Priok?

Penjelasan

Berdasarkan hasil penelusuran turnbackhoax.id --jaringan Suara.com, konten yang dibagikan akun Facebook Agil Rizki dengan melampirkan berita dari cnnindonesia.com adalah tidak benar. Narasi yang ditulis dalam postingan dan pemberitaan yang dibagikannya tidak sesuai.

Postingan yang mengklaim Yasonna Laoly mundur karena persoalan dengan warga Tanjung Priok (Facebook Agil Rizki)
Postingan yang mengklaim Yasonna Laoly mundur karena persoalan dengan warga Tanjung Priok (Facebook Agil Rizki)

Berita berjudul "Yasonna Laoly Mundur sebagai Menteri Hukum dan HAM" yang dimuat dalam cnnindonesia.com tayang pada 27 September 2019.

Artikel itu sebenarnya menjelaskan pengajuan pengunduran diri Yasonna pada September 2019 lantaran dirinya terpilih menjadi anggota DPR RI untuk periode 2019-2024. Bukan mundur karena persoalan dengan warga Tanjung Priok.

Namun Yasonna kembali ditunjukkan sebagai Menkumham pasca ditunjuk kembali oleh Presiden Joko Widodo. Ia dilantik sebagai Menteri Hukum dan HAM ( Menkumham) kembali pada Rabu, 23 Oktober 2019.

Sementara itu, persoalan Yasonna dengan warga Tanjung Priok bermula dari pernyataannya yang menyebut anak yang lahir dari Tanjung Priok akan lebih kriminil ketimbang anak Menteng.

Pernyataan itu dilontarkan Yasonna saat berkunjung ke Lapas Narkotika Kelas IIA, Jatinegara, Jakarta pada Kamis (16/1/2020).

Warga Tanjung Priok, Jakarta Utara merasa tersinggung atas pernyataan tersebut. Mereka kemudian menggelar demonstrasi di depan Kantor Kemenkumham, Rabu (22/1/2020).

Kekinian, Yasonna Laoly akhirnya meminta maaf kepada warga Tanjung Priok yang disampaikannya melalui konferensi pers di Gedung Kemenkumham, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020) sore.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yasonna Salah Infokan Posisi Buronan KPK, Jokowi: Hati-hati Kasih Statement

Yasonna Salah Infokan Posisi Buronan KPK, Jokowi: Hati-hati Kasih Statement

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 16:27 WIB

Sebut Harun Jadi Kunci Kasus Suap, DEEP: Yasonna Ikut Pasang Badan

Sebut Harun Jadi Kunci Kasus Suap, DEEP: Yasonna Ikut Pasang Badan

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 14:55 WIB

FPI, GNPF Ulama dan PA 212 Lewat Press Release Minta Yasonna Laoly Mundur

FPI, GNPF Ulama dan PA 212 Lewat Press Release Minta Yasonna Laoly Mundur

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 09:20 WIB

Disebut Bohongi Publik soal Buronan KPK, Jokowi Didesak Copot Yasonna Laoly

Disebut Bohongi Publik soal Buronan KPK, Jokowi Didesak Copot Yasonna Laoly

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 21:11 WIB

Ketika Kriminalitas di Priok Tak Seperti yang Dibayangkan Sang Menteri

Ketika Kriminalitas di Priok Tak Seperti yang Dibayangkan Sang Menteri

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 17:55 WIB

Dilaporkan KPK, Menkumham Yasonna Diduga Halangi Kasus Suap Harun Masiku

Dilaporkan KPK, Menkumham Yasonna Diduga Halangi Kasus Suap Harun Masiku

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 17:42 WIB

Menteri Yasonna dan Selubung Skenario Pelarian Harun Masiku

Menteri Yasonna dan Selubung Skenario Pelarian Harun Masiku

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 16:53 WIB

Minta Maaf, Crazy Rich Tanjung Priok: Masalah Yasonna Sudah Selesai

Minta Maaf, Crazy Rich Tanjung Priok: Masalah Yasonna Sudah Selesai

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 14:05 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil akan Laporkan Menkumham Yasonna Laoly ke KPK

Koalisi Masyarakat Sipil akan Laporkan Menkumham Yasonna Laoly ke KPK

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 10:24 WIB

Terkini

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:45 WIB

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:39 WIB

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:16 WIB

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB