Corona Menyebar di Panti Jompo, 70 Veteran Perang Meninggal

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Jum'at, 01 Mei 2020 | 12:49 WIB
Corona Menyebar di Panti Jompo, 70 Veteran Perang Meninggal
Ilustrasi Veteran Perang Dunia II. [AFP/Justin Tallis]

Suara.com - Tujuh puluh veteran perang meninggal dunia setelah terinfeksi virus Corona yang menyebar di rumah prajurit atau panti jompo Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat.

Dikutip dari AP News, Jumat (1/5/2020), mereka yang tewas merupakan mantan prajurit di Perang Dunia II, Perang Korea, dan Perang Vietnam. Keluarga mereka geram dengan peristiwa tragis tersebut.

Seorang karyawan panti jompo, Joe Ramirez menjelaskan bahwa tragedi itu terjadi lantaran lambatnya respon pemerintah setempat dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di tempat tersebut.

Manajemen juga disebut tidak segera mengisolasi veteran pertama yang terpapar Covid-19. Kekurangan staf juga jadi masalah lain kenapa virus itu begitu cepat menyebar di panti jompo.

Para karyawan di rumah prajurit Holyoke harus berpindah-pindah unit karena kurangnya tenaga kerja. Kondisi itu mempercepat penyebaran virus.

"Kami sudah memberi tahu masalah ini. Negara bagian tahu, dan mereka tidak ada yang mau mendengarkan kami," ujar Joe Ramirez dilansir AP News, Jumat (1/5/2020).

"Sayangnya sekrang virus sudah menyerang, dan mereka baru mencari tahu masalahnya," tambah Ramirez, yang diketahui juga terjangkit virus Corona.

Kejadian itu membuat Kejaksaan Agung Amerika Serikat turun tangan. Jaksa Agung Massachusetts Maura Healey menyebut bakal menyelidiki apakah ada pelanggaran yang dilakukan pejabat karena gagal memberikan perawatan medis yang tepat.

Para anggota keluarga veteran perang yang meninggal akibat Covid-19 itu berharap penyelidikan bisa memberi jawaban dan keadilan bagi mereka.

"Anda sedang berurusan dengan populasi yang hampir sepanjang hidupnya menjadi sukarelawan demi mensejahterakan kehidupan orang lain," kata perwakilan negara bagian John Velis, seorang mayor di Cadangan Angkatan Darat.

"Paling tidak, kita bisa memberikan mereka kesejahteraan. Sebagai bangsa kita bisa memastikan bahwa mereka dapat hidup dengan aman dan damai," tandasnya.

Pejabat dan pekerja medis saat ini tengah berlomba untuk menghentikan penyebaran virus Corona di rumah prajurit jompo Holyoke.

Tercatat, masih ada sekitar 100 veteran selamat yang di rawat di sana. Selain 70 korban tewas, AP News melaporkan bahwa terdapat 80 veteran dan 80 karyawan yang terinfeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris! Susah Akibat Pandemi Covid-19, Ibu Ini Memasak Batu untuk Anaknya

Miris! Susah Akibat Pandemi Covid-19, Ibu Ini Memasak Batu untuk Anaknya

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 11:12 WIB

Terkini

Gagal Sewa Gedung di Gunawarman, Perusahaan Ini Ditipu Rp2 Miliar Akibat Penipuan Sewa Gedung

Gagal Sewa Gedung di Gunawarman, Perusahaan Ini Ditipu Rp2 Miliar Akibat Penipuan Sewa Gedung

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:14 WIB

Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi

Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:07 WIB

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:57 WIB

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:37 WIB

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:35 WIB

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:26 WIB

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:23 WIB

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:12 WIB