Aksi Nekat Pemudik saat Corona: Modifikasi Truk hingga Masuk Truk Molen

Reza Gunadha | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2020 | 20:00 WIB
Aksi Nekat Pemudik saat Corona: Modifikasi Truk hingga Masuk Truk Molen
Aksi nekat pemudik menyembunyikan mobil dalam truk untuk mengelabui petugas gabungan Polri, Dishub, dan TNI yang berjaga di check point Gerem, Kota Cilegon, Banten, terbongkar. [dok.polisi]

Suara.com - Polri mencatat masih banyak warga yang memaksakan diri untuk mudik ke kampung halamannya di tengah kondisi pandemi virus corona covid-19, berbagai cara dilakukan untuk mengelabuhi petugas termasuk menggunakan truk molen.

Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, ada beberapa modus yang digunakan pemudik agar lolos dari pemeriksaan petugas di larangan, mulai dari truk dimodifikasi agar dapat mengangkut pemudik hingga pemudik yang nekat masuk ke dalam truk molen. 

"Ada yang lolos ke daerah mereka tidak lewat jalan arteri (tapi lewat) jalan tikus, Ada truk yang dimodif angkut orang, dan enggak disangka juga masuk ke tempat (truk) molen, ke bagasi dan sebagainya," kata Argo dari Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (6/5/2020).

Meski begitu, Argo tidak merinci di daerah mana ditemukan orang yang nekat menggunakan truk molen untuk mudik.

Tak hanya itu, Argo juga menyebut petugas banyak menemukan agen travel yang nakal masih mengangkut penumpang untuk mudik.

Setidaknya hingga hari ini polisi sudah mengamankan 15 sopir travel yang nekat mengangkut pemudik berjumlah 113 orang

"Ini terkait kegiatan mudik ilegal, travel juga melakukannya," jelasnya.

Para pemudik itu langsung dipulangkan kembali, sementara para sopir travel dikenakan pasal Undang-Undang Jalan Raya.

Argo menegaskan bahwa setiap warga negara harus mengikuti peraturan pemerintah terutama larangan mudik demi mencegah penyebaran virus COVID-19 di Indonesia.

Saat ini saja tercatat sudah 34 provinsi dan 350 kabupaten/kota yang terinfeksi virus corona, angka ini akan semakin meningkat jika warga tetap memaksakan diri mudik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Daftar Syarat Kalau Anda Ingin Bepergian pada Masa Larangan Mudik

Ini Daftar Syarat Kalau Anda Ingin Bepergian pada Masa Larangan Mudik

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 17:02 WIB

Jelang Lebaran Tahun Ini, Apa yang Terjadi dengan Rental Mobil?

Jelang Lebaran Tahun Ini, Apa yang Terjadi dengan Rental Mobil?

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2020 | 15:10 WIB

Masih Nekat Mudik, Mulai Besok Dikenai Denda Rp100 Juta

Masih Nekat Mudik, Mulai Besok Dikenai Denda Rp100 Juta

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2020 | 12:00 WIB

Operasi Ketupat 2020, Ini Data Tujuh Polda Halau Kendaraan Pemudik

Operasi Ketupat 2020, Ini Data Tujuh Polda Halau Kendaraan Pemudik

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2020 | 10:00 WIB

Nekat, Suryono Sembunyikan Mobil dalam Truk Demi Mudik ke Lampung

Nekat, Suryono Sembunyikan Mobil dalam Truk Demi Mudik ke Lampung

Banten | Minggu, 03 Mei 2020 | 19:05 WIB

Kisah Pemudik, Tempuh Jalan Tikus Berbahaya Daripada Merana di Jakarta

Kisah Pemudik, Tempuh Jalan Tikus Berbahaya Daripada Merana di Jakarta

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 06:11 WIB

Cari Penumpang Mudik Lewat Medsos, Polisi Tangkap Dua Sopir Travel Gelap

Cari Penumpang Mudik Lewat Medsos, Polisi Tangkap Dua Sopir Travel Gelap

News | Kamis, 30 April 2020 | 19:49 WIB

Terkini

ASN Putra Daerah Tewas Ditembak OPM, TNI-Polri Sisir Hutan Yahukimo Buru Pelaku!

ASN Putra Daerah Tewas Ditembak OPM, TNI-Polri Sisir Hutan Yahukimo Buru Pelaku!

News | Kamis, 23 April 2026 | 08:07 WIB

Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!

Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:27 WIB

Kepala Angkatan Laut AS Dipecat Usai Bentrok dengan 'Anak Kesayangan' Donald Trump

Kepala Angkatan Laut AS Dipecat Usai Bentrok dengan 'Anak Kesayangan' Donald Trump

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:23 WIB

Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!

Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:09 WIB

Tentara Zionis Israel Bombardir Lebanon, 5 Warga Sipil Tewas Termasuk Seorang Jurnalis

Tentara Zionis Israel Bombardir Lebanon, 5 Warga Sipil Tewas Termasuk Seorang Jurnalis

News | Kamis, 23 April 2026 | 06:59 WIB

Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik

Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik

News | Rabu, 22 April 2026 | 22:30 WIB

Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah

Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah

News | Rabu, 22 April 2026 | 22:00 WIB

Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga

Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:55 WIB

Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita

Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:48 WIB

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:26 WIB