Hapus Israel dari Peta Dunia, Militer Jerman Minta Maaf

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:28 WIB
Hapus Israel dari Peta Dunia, Militer Jerman Minta Maaf
Bendera Israel. (Shutterstock)

Suara.com - Pusat Layanan Kontra-intelijen Militer Jerman (MAD) harus meminta maaf setelah tidak sengaja menghilangkan Israel dari sebuah peta dalam laporan tahun 2019.

Menyadur dari Middle East Monitor, peta Israel dan wilayah Palestina bisa menghilang lantaran ditampilkan dengan warna yang sama dengan Yordania.

“Dalam versi pertama dari 'Laporan MAD,' kesalahan dibuat pada peta 'wilayah operasional Bundeswehr dengan partisipasi MAD'," kata juru bicara MAD Peter Weier dikutip dari Middle East Monitor, Jumat (8/5/2020).

"Ketika diedit secara grafis area operasi Yordania, Israel juga secara tidak sengaja diwarnai sama dan jadi terlihat hilang," tambahnya.

Ilustrasi peta daratan di Bumi. Jumlah penduduk Bumi diperkirakan capai 9,7 miliar jiwa pada 2050. [Shutterstock]
Ilustrasi peta daratan di Bumi. Jumlah penduduk Bumi diperkirakan capai 9,7 miliar jiwa pada 2050. [Shutterstock]

Penghilangan wilayah Israel di peta oleh MAD menjadi sorotan setelah pengguna Twitter bernama Klemens Köhler melayangkan kritiknya dengan menulis: "Dalam laporan publik pertama MAD, Israel tidak ada di peta."

Kementerian Pertahanan Jerman langsung menanggapi hal itu dengan menyebut bahwa ada kesalahan perangkat lunak terkait penghilangan wilayah Israel.

Penyelidikan yang berlangsung hari ini, menyimpulkan bahwa kesalahan itu disebabkan oleh kurangnya konsentrasi dan kualitas kontrol. MAD menampik adanya kesengajaan berbau politik dalam insiden ini.

"Saya secara intensif bertukar pandangan tentang kesalahan ini dalam percakapan pribadi dengan karyawan yang bertanggung jawab," Dr Christof Gramm, presiden Layanan Kontra-intelijen Militer, menulis dalam email ke Jerusalem Post.

“Saya sangat menyesalkan kejadian ini dan secara tegas meminta maaf. Itu seharusnya tidak terjadi pada dinas kontra intelijen militer yang memerangi antisemitisme dan ekstremisme," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jerman Buat Undang-undang yang Melarang 'Terapi Konversi Gay'

Jerman Buat Undang-undang yang Melarang 'Terapi Konversi Gay'

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 11:58 WIB

Kasus Virus Corona Turun, Jerman Buka Kembali Toko dan Sekolah

Kasus Virus Corona Turun, Jerman Buka Kembali Toko dan Sekolah

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 15:30 WIB

Uji Coba Vaksin Covid-19 di Tiga Negara, Siapa Untung?

Uji Coba Vaksin Covid-19 di Tiga Negara, Siapa Untung?

Video | Kamis, 07 Mei 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB