Mantan Presiden Argentina Diperiksa Intelijen, Diduga Mata-matai Jurnalis

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Senin, 08 Juni 2020 | 13:29 WIB
Mantan Presiden Argentina Diperiksa Intelijen, Diduga Mata-matai Jurnalis
Mantan Presiden Argentina, Mauricio Macri. (Foto: AFP).

Suara.com - Badan Intelijen Federal Argentina (AFI) telah meminta penyelidikan terhadap mantan presiden Mauricio Macri. Macri dituduh telah memata-matai 400 jurnalis dan beberapa tokoh terkenal.

Menyadur Channel News Asia (CNA), lusinan jurnalis, akademisi, pebisnis, dan tokoh dunia menjadi target mata-mata saat menghadiri KTT G20 dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) beberapa tahun lalu.

Argentina di bawah kepemimpinan Marci diketahui pernah menyelenggarakan Konferensi Tingkat Menteri ke-11 WTO pada 2017 dan KTT G20 ke-13 setahun berselang.

Dokumen-dokumen yang berkaitan dengan kasus ini ditemukan dalam tiga berkas bernama "2017", "Wartawan G20" dan "Lain-lain", di brankas kantor mantan direktur kontra intelijen AFI.

"Pengaduan diajukan pada hari Jumat dan besok (Senin) semua bukti akan disajikan," kata sumber resmi kepada AFP dikutip dari CNA, Senin (8/6/2020).

Pengaduan kasus itu dilakukan oleh Cristina Caamano yang telah ditugasi oleh Presiden Alberto Fernandez sebagai bagian dari reorganisasi di tubuh AFI.

Menurut pengajuan keberatan yang dilayangkan, informasi yang diambil Macri adalah profil dari target termasuk preferensi politik, posting media sosial, simpati untuk kelompok feminis, atau konten politik dan/atau budaya lain.

Asosiasi koresponden asing mengecam tindakan Macri sebagai investigasi yang tak dapat diterima lantaran dilarang oleh hukum. Dua media massa di Argentina juga mengkritik tindakan mantan presiden.

"Penyelidikan terhadap wartawan itu mudah. Mereka menggali informasi dari media sosial dan dengan demikian membangun profil ideologis dan politik," kata sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Ini bukan pertama kalinya Macri diselidiki karena dituduh sebagai mata-mata. Dia pernah diadili karena memata-matai walikota Buenos Aires, kendati kasus itu dibatalkan saat dia menjadi Presiden pada 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituding Sebagai Mata-mata China, Pengguna Diminta Uninstal VivaVideo

Dituding Sebagai Mata-mata China, Pengguna Diminta Uninstal VivaVideo

Tekno | Sabtu, 30 Mei 2020 | 19:28 WIB

Mirip Film James Bond, Burung Merpati Ditangkap Sebagai Mata-mata!

Mirip Film James Bond, Burung Merpati Ditangkap Sebagai Mata-mata!

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2020 | 17:41 WIB

Disebut Mata-mata, India Tahan Merpati Milik Pria Asal Pakistan

Disebut Mata-mata, India Tahan Merpati Milik Pria Asal Pakistan

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 14:46 WIB

Terkini

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB