Kasus Corona di Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara, Begini Kata DPR

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 19 Juni 2020 | 10:28 WIB
Kasus Corona di Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara, Begini Kata DPR
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah betul-betul serius dalam penanganan pandemi Covid-19. Hal itu terkait peringkat Indonesia sebagai negara dengan jumlah kasus corona tertinggi di Asia Tenggara.

Apalagi, kata Mufida, seiring dengan jumlah kasus corona yang terus meningkat, di sisi lain pemerintah justru menggembar-gemborkan narasi new normal. Sebuah kondisi yang memungkinkan masyrakat beraktivitas kembali dengan tetap menyesuaikan dengan protokol kesehatan.

Dengan peringkat Indonesia sebagai negara tertinggi di Asia Tenggara dalam jumlah kasus positif Covid-19, Mufida mengatakan seharusnya hal itu dapat dijadikan peringatan oleh pemerintah dalam meningkatkan penanganan kesehatan. Mengingat, peringkat jeblok kualitas kesehatan Indonesia tidak hanya dicerminkan melalui Covid-19, namun juga penanganan penyakit lainnya.

"Angka positif Covid-19 dan kematian akibat Covid-19 tertinggi di Asia Tenggara harus jadi alarm bagi pemerintah dalam menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik. Selain Covid-19, banyak parameter kesehatan yang mendudukkan peringkat Indonesia di posisi yang kurang baik," kata Mufida kepada wartawan, Jumat (19/6/2020).

Mufida menyarankan, untuk memperbaiki kualitas Indonesia di bidang kesehatan, sudah sewajarnya apabila pemerintah dapat berguru dengan negara lain yang kehebatan dan keahliannya sudah diakui dunia. Semua itu tentu perlu dilakukan demi menjaga rakyat dari ancaman penyakit terlebih pandemi seperti saat ini.

"Kita tidak sendiri mengalami semua masalah kesehatan tersebut, tetapi banyak negara yang berhasil melalui dengan baik. Tidak perlu sungkan untuk belajar penanganan berbagai masalah kesehatan dari negara lain, termasuk negara tetangga," kata dia.

Diketahui, Covid-19 masih menunjukkan peningkatan di sebagian besar negara di dunia. Dilaporkan total kasus Covid-19 kini telah mencapai angka lebih dari 8 juta.

Dilansir worldometers.info, data real time pukul 08.26 WIB pada Kamis (18/6/2020) menunjukkan angka total kasus di seluruh dunia mencapai 8.398.619 orang.

Sedangkan total kesembuhan mencapai 4.414.672 jiwa, dan total pasien meninggal dunia mencapai 451.236 jiwa.

Indonesia menjadi negara dengan kasus virus corona tertinggi di Asia Tenggara pada Rabu (17/6/2020).

Kasus virus corona atau Covid-19 di Indonesia kembali mengalami peningkatan sebanyak 1.031 kasus. Penambahan tersebut membuat total kasus di Indonesia saat ini sebanyak 41.431.

Sementara Singapura kini bergeser ke peringkat kedua tertinggi di Asia Tenggara, dengan total kasus 41.216. Peringkat ketiga ditempati oleh Filipina dengan total kasus 27.238, peringkat kempat ada Malaysia dengan total kasus 8.515, dan kelima ada Thailand sebanyak 3.135.

Selain itu, di Indonesia sendiri jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dilaporkan juga bertambah. Tercatat ada 540 pasien yang sembuh, sehingga jika ditotal kekinian sudah ada 16.243 pasien yang dinyatakan sembuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibuka Besok 20 Juni, New Normal TMII Tutup Beberapa Wahana yang Berisiko

Dibuka Besok 20 Juni, New Normal TMII Tutup Beberapa Wahana yang Berisiko

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2020 | 10:09 WIB

Pro dan Kontra Penelitian Dampak Vitamin D Perangi Pandemi Covid-19

Pro dan Kontra Penelitian Dampak Vitamin D Perangi Pandemi Covid-19

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2020 | 10:15 WIB

Update Covid-19 Global 19 Juni 2020: Naik Kasus, Peru Salip Italia

Update Covid-19 Global 19 Juni 2020: Naik Kasus, Peru Salip Italia

Health | Jum'at, 19 Juni 2020 | 09:46 WIB

Waspada Kulit Melepuh dan Gatal, Bisa Jadi Gejala Virus Corona Covid-19

Waspada Kulit Melepuh dan Gatal, Bisa Jadi Gejala Virus Corona Covid-19

Health | Jum'at, 19 Juni 2020 | 09:53 WIB

Agar Efektif, Begini Cara Tepat Menggunakan Hand Sanitizer

Agar Efektif, Begini Cara Tepat Menggunakan Hand Sanitizer

Health | Jum'at, 19 Juni 2020 | 09:16 WIB

5 Standar Keamanan Aplikasi Panggilan Video, Daftar 12 Apps Aman Dipakai

5 Standar Keamanan Aplikasi Panggilan Video, Daftar 12 Apps Aman Dipakai

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2020 | 08:40 WIB

Stres Tingkatkan Risiko Kematian Pasien Virus Corona Covid-19, Ini Sebabnya

Stres Tingkatkan Risiko Kematian Pasien Virus Corona Covid-19, Ini Sebabnya

Health | Jum'at, 19 Juni 2020 | 08:46 WIB

Terkini

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:40 WIB

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB