Ribut karena Pacar Foto Pakai Bikini, Pasangan Lesbian Tewas di Kamar Hotel

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Selasa, 23 Juni 2020 | 14:08 WIB
Ribut karena Pacar Foto Pakai Bikini, Pasangan Lesbian Tewas di Kamar Hotel
Ilustrasi. [Batamnews]

Suara.com - Pasangan sesama jenis ditemukan tewas bersimbah darah di kamar hotel. Keduanya, diduga terlibat pertengkaran yang dipicu oleh bikini.

Menyadur News.com.au, insiden terjadi saat Ratree Sriwibon dan Patsanan Chanprapat, serta keluarga Ratree tengah berlibur di sebuah bungalow di Thailand pada Sabtu (23/6).

Sebelum ditemukan tak bernyawa, keduanya disebutkan terlibat pertikaian hebat soal postingan foto Ratree yang berpose mengenakan setelan bikini warna hijau.

Patsanan disebutkan didera rasa cemburu seusai mengetahui kekasihnya mengunggah foto dengan pakaian terbuka di media sosial. Keduanya pun sempat terlibat adu argumen di kolom komentar.

Saudara laki-laki Ratree, Pairoj, begitu terkejut saat menyambangi kamar keesokan harinya dan menemukan sejoli ini tewas dengan luka tusuk di sekujur tubuh mereka.

Dari tempat kejadian, pihak kepolisian menemukan sebuah pisau saku di bawah tubuh Patsanan.

Dari penyelidikan rekaman CCTV, tidak menemukan tanda-tanda penyusup. Karenanya, polisi menduga tewasnya pasangan ini karena pertengkaran yang berujung pada kekerasan.

"Awalnya, tidak ada bukti bahwa keduanya dibunuh oleh orang lain sehingga kami menduga itu dipicu dari argumen yang meningkat menjadi kekerasan," ujar mayor polisi Tanongsak Inphadung.

"Keluarga Ratree menyakini bahwa pertengkaran dimulai dari masalah emosional," sambungnya.

Pairoj mengatakan tidak ada hal mencurigakan yang terjadi di pesta sebelumnya pada malam harinya. Kendati demikian, ia menyorot bahwa pasangan ini memiliki hubungan yang tidak stabil karena sifat cemburu di antara keduanya.

"Aku tidak tahu banyak tentang hubungan mereka, jadi di permukaan sepertinya baik-baik saja," kata Pairoj.

"Namun, aku tahu pacar saudariku adalah orang yang cukup cemburu dan aku pikir itu penyebab mereka yang menyebabkan tragedi ini," imbuhnya.

Pihak kepolisian saat ini tengan menunggu hasil pemeriksaan mayat perempuan berusia 24 dan 29 tahun itu guna mengungkap detil kematian. Melihat apakah keduanya terbunuh pada saat yang sama, atau pembunuhan yang diikuti oleh bunuh diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bunuh 2 Anak di Got, Rahmadsyah Geram Ucapan 'Pelit dan Minta Ayah Baru'

Bunuh 2 Anak di Got, Rahmadsyah Geram Ucapan 'Pelit dan Minta Ayah Baru'

Jogja | Selasa, 23 Juni 2020 | 10:53 WIB

Dilecehkan Sejak Kecil, Wanita Ini Potong-potong Kemaluan Ayah hingga Tewas

Dilecehkan Sejak Kecil, Wanita Ini Potong-potong Kemaluan Ayah hingga Tewas

Jogja | Minggu, 21 Juni 2020 | 13:24 WIB

Tragis, Anak Tujuh Tahun di Batam Disiksa Pasangan Lesbi Ibunya

Tragis, Anak Tujuh Tahun di Batam Disiksa Pasangan Lesbi Ibunya

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 21:58 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB