Polisi Periksa Sidik Jari di Pisau Dekat Jenazah Editor Metro TV

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Senin, 13 Juli 2020 | 18:08 WIB
Polisi Periksa Sidik Jari di Pisau Dekat Jenazah Editor Metro TV
Sebilah pisau yang ditemukan di lokasi tewasnya editor Metro TV, Yodi Prabowo di pinggir tol JORR Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2020). (istimewa).

Suara.com - Polisi masih memeriksa sidik jari pada pisau dapur yang ditemukan bersamaan dengan jenazah editor Metro TV Yodi Prabowo (25) di pinggir Tol JORR Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Irwan Santoso mengatakan sidik jari pada pisau ataupun kendaraan milik korban masih diperiksa oleh tim laboratorium forensik.

"Jadi sekarang untuk sidik jari, jika memang ada dalam pisau, mungkin motor atau pun helm dan lain-lainnya, masih dalam proses, masih dalam proses laboratorium forensik," kata Irwan di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (13/7/2020).

Selain itu, Irwan mengemukakan jika pihaknya juga tengah melakukan penyelidikan melalui handphone milik korban. Diharapkan, dari hasil penyelidikan tersebut nantinya dapat memberikan titik terang terhadap dugaan kasus pembunuhan tersebut.

"HP korban sedang kita analisis secara forensik tentunya. Mudah-mudahan ada jejak yang penting sehingga kemudian kita bisa mengarah kepada misalkan pihak-pihak tertentu yang terlibat," ujar Irwan.

Dalam kasus ini, Yodi diduga kuat menjadi korban pembunuhan. Sebab ditemukan sebilah pisau dan beberapa luka pada bagian tubuh Yodi.

Lokasi TKP editor Metro TV Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir Tol JORR Pesanggarahan, Jaksel. (Suara.com/Arga).
Lokasi TKP editor Metro TV Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir Tol JORR Pesanggarahan, Jaksel. (Suara.com/Arga).

Hingga saat ini tercatat 23 saksi telah diperiksa guna mengungkap misteri pelaku dibalik dugaan kasus pembunuhan tersebut. Selain itu, polisi juga turut memeriksa rekmanan CCTV yang berada di sekitar lokasi.

Kemudian saat melakukan olah tempat kejadian perkara atau olah TKP polisi juga mengerahkan seekor anjing pelacak atau K-9. Anjing tersebut dikerahkan untuk menelusuri asal muasal pisau yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh Yodi.

"Indikasi sementara pisau dapur digunakan untuk menusuk korban. Ini dugaan sementara. Makanya kita gunakan anjing yang ada untuk mengendus asal pisau," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Senin (13/7/2020).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Editor Metro TV Tewas, Tenggorokan Putus, Paru-paru Tembus Tertikam Pisau

Editor Metro TV Tewas, Tenggorokan Putus, Paru-paru Tembus Tertikam Pisau

News | Senin, 13 Juli 2020 | 17:42 WIB

Editor Metro TV Tewas, Cerita Tepi Tol JORR Pesanggarahan saat Malam Hari

Editor Metro TV Tewas, Cerita Tepi Tol JORR Pesanggarahan saat Malam Hari

News | Senin, 13 Juli 2020 | 15:50 WIB

Telusuri Pisau Dekat Jenazah Editor MetroTV, Anjing Pelacak ke Arah Warung

Telusuri Pisau Dekat Jenazah Editor MetroTV, Anjing Pelacak ke Arah Warung

News | Senin, 13 Juli 2020 | 15:03 WIB

Cerita Anak-anak yang Bermain Layangan saat Temukan Mayat Editor Metro TV

Cerita Anak-anak yang Bermain Layangan saat Temukan Mayat Editor Metro TV

News | Senin, 13 Juli 2020 | 14:52 WIB

Polisi Periksa 23 Saksi Kematian Editor MetroTV Yodi Prabowo

Polisi Periksa 23 Saksi Kematian Editor MetroTV Yodi Prabowo

News | Senin, 13 Juli 2020 | 14:25 WIB

Terkini

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

×