Beri Makan Burung Unta saat Karantina, Presiden Bolsonaro Malah Dipatuk

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 15 Juli 2020 | 18:50 WIB
Beri Makan Burung Unta saat Karantina, Presiden Bolsonaro Malah Dipatuk
Presiden Jair Bolsonaro dipatuk burung unta saat coba beri makan.[Twitter/@pedromuriel]

Suara.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengalami insiden dipatuk seekor burung unta saat mencoba memberi makan di tengah masa karantinanya.

Menyadur New York Post, Rabu (15/7/2020) Presiden Bolsonaro mengalami insiden tersebut saat bersantai di tengah karantina yang ia sebut 'menyeramkan'.

Dalam sebuah postingan akun Twitter @pedromuriel terlihat Presiden Brasil itu mencoba menarik tangannya setelah dipatuk. "Bolsonaro mencoba memberi makan emu dan dipatuk." tulis akun tersebut. Media Brasil juga melaporkan bahwa Bolsonaro digigit burung unta besar bernama rhea, saat jalan-jalan di sekitar rumahnya.

Insiden tersebut kemudian mengundang beragam komentar dari berbagai kalangan.

Presiden Jair Bolsonaro tampak menarik tangannya setelah dipatuk burung unta.[Twitter/@pedromuriel]
Presiden Jair Bolsonaro tampak menarik tangannya setelah dipatuk burung unta.[Twitter/@pedromuriel]

"100 persen rhea," tulis anggota kongres partai komunis Jandira Feghali di Facebook, disadur dari The Guardian.

"Bahkan hewan-hewan mengenali ketika seseorang jahat," tulis jurnalis Solange Mateus di akun Twitternya.

"Alam menyembuhkan," tulis biolog Flávio Souza.

Presiden berusia 65 tahun tersebut langsung menjalani karantina setelah menyatakan bahwa dirinya positif terjangkit Covid-19 pada 7 Juli.

"Aku tidak tahan dengan rutinitas tinggal di rumah ini. Mengerikan," keluh presiden dalam wawancara telepon dengan CNN Brasil pada hari Senin. Bolsonaro menambahkan bahwa dia merasa "sangat baik" dan mengatakan dia berharap untuk kembali bekerja besok jika dia merasa lebih baik.

Brasil merupakan negara kedua pasien Covid-19 paling banyak di dunia, setelah Amerika Serikat, dengan 1,8 juta kasus yang dikonfirmasi dan lebih dari 72.000 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikarantina karena Corona, Jair Bolsonaro: Saya Tak Tahan, Mengerikan

Dikarantina karena Corona, Jair Bolsonaro: Saya Tak Tahan, Mengerikan

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 12:40 WIB

Presiden Brasil Nekat Lepas Masker di Depan Media Usai Positif Virus Corona

Presiden Brasil Nekat Lepas Masker di Depan Media Usai Positif Virus Corona

Health | Rabu, 08 Juli 2020 | 15:38 WIB

Deretan Sikap Remehkan Covid-19 Presiden Bolsonaro sebelum Akhirnya Positif

Deretan Sikap Remehkan Covid-19 Presiden Bolsonaro sebelum Akhirnya Positif

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 16:21 WIB

Terkini

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB