Setuju dengan Pemprov, Pakar Sebut Belum Waktunya Hiburan Malam Beroperasi

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 21 Juli 2020 | 20:41 WIB
Setuju dengan Pemprov, Pakar Sebut Belum Waktunya Hiburan Malam Beroperasi
Sejumlah poster yang dibawa pekerja diskotek, terapis pijat dan pegawai karaoke saat bedemo di depan gedung Balai Kota Jakarta. (Suara.com/Bagaskara).

Suara.com - Pakar Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia Pandu Riono ikut menanggapi desakan dari para pengelola hiburan malam agar sektor hiburan tersebut kembali dibuka. Pandu menilai saat ini belum waktunya mengizinkan sektor usaha itu beroperasi di tengah merebaknya virus corona Covid-19.

Pandu menyatakan saat ini kasus corona Covid-19 di Jakarta masih terus meningkat setiap harinya. Karena itu para pengelola diskotek, karaoke, hingga griya pijat untuk bersabar.

“Belum waktunya dibuka, memang kan ditunda karena masih meningkat angka Covid-19 nya,” ujar Pandu saat dihubungi, Selasa (21/7/2020).

Tadi siang, para karyawan dari pusat hiburan malam melakukan demonstrasi di Balai Kota DKI Jakarta. Mereka mendesak agar hiburan malam diizinkan beroperasi.

Pandu menilai ada pihak lain yang mendorong para karyawan melakukan demonstrasi. Padahal, unjuk rasa itu membuat kerumunan dalam jumlah besar yang bisa saja menjadi klaster penularan corona.

“Mereka malah berisiko, kalau itu disutradarai oleh pemilik tempat hiburan, dan mereka harus bertanggung jawab (kalau ada kluster baru),” jelasnya.

Menurutnya unjuk rasa seperti yang dilakukan para karyawan itu tak menyelesaikan masalah. Seharusnya, mereka melakukan kajian mendalam untuk membuat protokol corona yang benar dan meyakinkan pembuat kebijakan.

“Mereka harus berembuk dengan pemilik apa persyaratannya dan meyakinkan kepada semua pihak, bahwa tempatnya aman,” jelasnya.

Pandu menyatakan kejadian kemunculan klaster corona baru karena hiburan malam dibuka pernah terjadi Korea Selatan. Setelah itu negara tersebut langsung segera menutupnya lagi.

baca juga

“Namun tiba-tiba angkanya naik lagi dan tempatnya jadi ditutup lagi. Nah, daripada nanti mereka beroperasi, kemudian ditutup lagi karena ada kasus baru, sebaiknya dipersiapkan (protokol) untuk dibuka selamanya,” pungkasnya.

Pemprov DKI Jakarta melalui Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, mengatakan belum ada kepastian sektor usaha hiburan kapan akan dibuka kembali. Menurutnya, hal itu tergantung penyebaran Covid di Jakarta.

"Belum ada kepastian, tergantung situasi penyebaran Covid di Jakarta," kata Cucu kepada wartawan, Selasa (21/7/2020).

Cucu menjelaskan, selama ini pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan para pelaku usaha industri. Pertemuan itu dilakukan untuk mencari jalan terbaik mengenai operasional sektor hiburan dibuka di masa pandemi.

Menurutnya, saat ini yang diperlukan adalah meyakinkan penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik ketika sektor hiburan dibuka.

"Cuman protokolnya belum bisa meyakinkan tim gugus Covid terutama masalah menjaga social distancingnya," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bela Pemprov DKI, DPRD Sebut Penutupan Hiburan Malam Demi Keselamatan

Bela Pemprov DKI, DPRD Sebut Penutupan Hiburan Malam Demi Keselamatan

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 16:07 WIB

Didemo, Disparekraf DKI Belum Ada Kepastian Kapan Buka Tempat Hiburan Malam

Didemo, Disparekraf DKI Belum Ada Kepastian Kapan Buka Tempat Hiburan Malam

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 15:50 WIB

Tuntutan Tak Dipenuhi Anies, Pekerja Hiburan Malam Ancam Demo Besar-besaran

Tuntutan Tak Dipenuhi Anies, Pekerja Hiburan Malam Ancam Demo Besar-besaran

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 15:32 WIB

2 Polisi Medan Luka Parah Dikeroyok Saat Berada di Tempat Hiburan Malam

2 Polisi Medan Luka Parah Dikeroyok Saat Berada di Tempat Hiburan Malam

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 09:17 WIB

Aturan Baru di Tempat Hiburan Malam Tokyo: Dilarang Ciuman!

Aturan Baru di Tempat Hiburan Malam Tokyo: Dilarang Ciuman!

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2020 | 07:21 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×