Abdul Tega Aniaya Anak Kandung hingga Berdarah-darah Gegara Jemuran

Reza Gunadha | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 23 Juli 2020 | 19:21 WIB
Abdul Tega Aniaya Anak Kandung hingga Berdarah-darah Gegara Jemuran
Ayah aniaya anak kandung.

Suara.com - Polisi mengungkap kasus penganiayaan yang dilakukan AM alias Abdul Mihrab (40) kepada anak kandungnya RRP (12) hingga berdarah-darah, berawal dari persoalan jemuran.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian menuturkan, peristiwa tersebut bermula tatkala RRP disuruh ibu tirinya menjemur pakaian di sekitar rumah di kawasan Pondok Kopi Ujung, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (22/7).

Namun, RRP tidak menjemur pakaian di tempat seperti yang diminta oleh ibu tirinya.

"Tempat jemuran penuh disarankan oleh tantenya digantung di hanger," kata Arie di saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Timur, Kamis (23/7/2020).

Mengetahui RRP tidak menjemur pakaian seperti yang diperintahkan, sang ibu tiri lantas marah dan memaki-maki bocah perempuan berusia 12 tahun tersebut.

Sampai pada akhirnya, Abdul Mihrab mendengar dan tersulut emosi hingga tega menjambak dan memukul anak kandungnya itu dengan sandal.

"Ayahnya mendengar, ayahnya emosi menjambak korban dan menyeret korban kurang lebih sejauh 7 meter dan melakukan pemukulan terhadap bagian wajah dari korban dengan menggunakan sendal dan tangan kosong," ungkap Arie.

Aksi penganiayaan tersebut lantas direkam oleh warga sekitar hingga videonya viral. Sampai pada akhirnya Abdul Mihrab berhasil ditangkap pada Kamis (23/7/2020) sekira pukul 01.00 WIB.

"Kita akan lakukan proses pemeriksaan terkait aksi kekerasan terhadap korban," ujar Arie.

Sebelumnya, dalam video berdurasi 1 menit 26 detik terlihat Abdul Mihrab telanjang dada sedang bersama istrinya (sebelumnya disebut selingkuhan) yang hanya menggunakan sarung untuk menutupi tubuhnya.

Abdul Mihrab sempat tak terima ketika salah satu warga merekam dirinya yang baru saja melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya.

"Ini lihat anak dianiaya, anak kandung dianiaya sama bapaknya. Cuma gara-gara masalah sepele, ini sampai berdarah, itu ada darahnya itu, ini buktinya darahnya, biarin. Kalau enggak, gue laporin," ujar salah satu perempuan seraya merekam video.

"Enggak takut gua," jawab Abdul Mihrab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Becus Disuruh Ibu Tiri Jemur Pakaian, Anak Diseret lalu Digebuki Bapak

Tak Becus Disuruh Ibu Tiri Jemur Pakaian, Anak Diseret lalu Digebuki Bapak

News | Kamis, 23 Juli 2020 | 17:37 WIB

Ya Ampun! Bela Selingkuhan, Ayah Tega Aniaya Anak hingga Berdarah-darah

Ya Ampun! Bela Selingkuhan, Ayah Tega Aniaya Anak hingga Berdarah-darah

News | Kamis, 23 Juli 2020 | 10:03 WIB

Tertinggi di Jaktim, 173 Warga di Kecamatan Duren Sawit Positif Corona

Tertinggi di Jaktim, 173 Warga di Kecamatan Duren Sawit Positif Corona

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 18:59 WIB

Zona Merah, RW di Kelurahan Malaka Jaya Disemprot Disinfektan 2 Kali Sehari

Zona Merah, RW di Kelurahan Malaka Jaya Disemprot Disinfektan 2 Kali Sehari

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 17:36 WIB

Klaim Warga Sudah Sembuh, Lurah Malaka Jaya: RW 05 Sudah Bukan Zona Merah

Klaim Warga Sudah Sembuh, Lurah Malaka Jaya: RW 05 Sudah Bukan Zona Merah

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 16:51 WIB

RW Zona Merah di Duren Sawit Di-Lockdown, Tiap Gang Ditutup Portal

RW Zona Merah di Duren Sawit Di-Lockdown, Tiap Gang Ditutup Portal

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 13:15 WIB

Kepergok Bobol Minimarket Saat Corona, Satu Pelaku Tewas Ditembak Polisi

Kepergok Bobol Minimarket Saat Corona, Satu Pelaku Tewas Ditembak Polisi

News | Kamis, 16 April 2020 | 17:16 WIB

Terkini

Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan

Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:02 WIB

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:59 WIB

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:55 WIB

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:44 WIB

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:39 WIB

KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi

KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:34 WIB

Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!

Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:34 WIB

Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat

Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:33 WIB

AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang

AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:27 WIB

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:22 WIB