Pecahkan Rekor Kasus Positif, Begini Penyebaran Klaster Corona di Jakarta

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 29 Juli 2020 | 12:33 WIB
Pecahkan Rekor Kasus Positif, Begini Penyebaran Klaster Corona di Jakarta
Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah. (Foto: BNPB).

Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 membeberkan jumlah kasus positif di Provinsi DKI Jakarta yang terus melonjak beberapa waktu belakangan.

Merujuk pada data Selasa (28/7/2020) kemarin, pasien positif Covid-19 di Ibu Kota tembus 19.592 kasus.

Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah menerangkan, ada beberapa klaster di Ibu Kota yang turut menyumbang kasus positif di Tanah Air. Terutama dalam kurun waktu 4 Juni 2020 sampai 26 Juli 2020.

Dewi memaparkan, pasien di rumah sakit masih bercokol di puncak klasemen dengan rasio angka sebesar 42 persen. Pada urutan kedua, pasien yang berasal dari komunitas --merujuk pada kontak tracking-- dengan rasio angka 39 persen.

Dalam hal ini, klaster pasien komunitas berasal dari bukan orang yang sakit. Utamanya, mereka yang terinfeksi Covid-19 belum pernah terpapar, selanjutnya mereka menghadiri beberapa tempat atau orang-orang di komunitas tertentu.

"Pasien rumah sakit memang masih menempati urutan pertama sekitar 42 persen, kemudian pasien di komunitas --ini yang hasil kontak tracking. Di komunitas, misalnya si bapak 'A' yang dulunya positif pernah pergi menghadiri apa, bertemu dengan siapa saja, akhirnya mulailah ada penyebaran di sana. Jadi bertemu pasien di komunitas, ini juga cukup besar angkanya sekitar 39 persen," kata Dewi dalam keterangan yang disiarkan akun Youtube BNPB, Rabu (29/7/2020).

Klaster selanjutnya, lanjut Dewi, berasal dari sektor Anak Buah Kapal (ABK) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dari kedua klaster tersebut, rasio angkanya mencapai 5,8 persen.

"Kemudian ini ada ABK dan PMI yang balik ke Indonesia sekitar 5,8 persen," lanjut Dewi.

Pada urutan keempat ditempati oleh klaster pasar dengan rasio angka sebesar 4,3 persen. Selanjutnya, urutan kelima ditempati oleh klaster perkantoran dengan rasio angka sebesar 3,6 persen.

baca juga

"Kemudian pasar pada peringkat keempat sekitar 4,3 persen. Kemudian selanjutnya adalah perkantoran, sekitar 3,6 persen. Tapi kita harus paham jika perkantoran menyumbangkan kontribusi sebesar 3,6 persen di masa PSBB transisi ini," jelasnya.

Dia mengemukakan, klaster perkantoran sempat menghebohkan jagad dunia Covid-19 selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di DKI Jakarta. Namun, dia meminta agar publik juga memahami jika kontribusi klaster perkantoran berada di bawah klaster pasar dan rumah sakit.

Dewi menjelaskan, klaster-klaster tersebut muncul karena Provinsi DKI Jakarta mempunyai tim surveilans yang bekerja luar biasa. Misalnya, dalam rentang waktu 6 Juni 2020 hingga 26 Juli 2020, terdapat tiga jenis penelusuran yang dilakukan tim surveilans di Ibu Kota.

"Ternyata sebanyak 3,567 kasus atau 28 persen merupakan hasil dari active case finding. Aktif dicari, turun ke pasar, ke perkantoran, rumah ibadah ini benar-benar dicari pasien yang tidak ada gejalanya tapi ternyata positif," papar Dewi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RSDC Wisma Atlet Kemayoran Resmi Ditutup Hari Ini, Nakes dan Relawan Purna Tugas

RSDC Wisma Atlet Kemayoran Resmi Ditutup Hari Ini, Nakes dan Relawan Purna Tugas

News | Sabtu, 31 Desember 2022 | 16:01 WIB

Satgas Covid-19: Subvarian XBB Merebak, Prokes Liburan Akhir Tahun Harus Diperketat

Satgas Covid-19: Subvarian XBB Merebak, Prokes Liburan Akhir Tahun Harus Diperketat

Health | Jum'at, 11 November 2022 | 21:20 WIB

Pandemi Covid-19 Terkendali, PB IDI Wanti-wanti Masyarakat: Jangan Terlalu Euforia

Pandemi Covid-19 Terkendali, PB IDI Wanti-wanti Masyarakat: Jangan Terlalu Euforia

Health | Kamis, 15 September 2022 | 18:30 WIB

Satgas Covid-19: Lebih dari 61 Juta Jiwa Sudah Terima Vaksin Dosis Ketiga

Satgas Covid-19: Lebih dari 61 Juta Jiwa Sudah Terima Vaksin Dosis Ketiga

News | Minggu, 04 September 2022 | 18:38 WIB

Positivity Rate di Indonesia Naik, Kok Kepatuhan Melakukan Protokol Kesehatan Malah Turun?

Positivity Rate di Indonesia Naik, Kok Kepatuhan Melakukan Protokol Kesehatan Malah Turun?

Health | Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:30 WIB

Satgas Covid-19 Kembali Ajak Masyarakat Lakukan Vaksin Booster: Untuk Membentuk Kekebalan

Satgas Covid-19 Kembali Ajak Masyarakat Lakukan Vaksin Booster: Untuk Membentuk Kekebalan

Health | Senin, 15 Agustus 2022 | 19:20 WIB

Positivity Rate Naik Hampir 2 Kali Lipat, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Waspada

Positivity Rate Naik Hampir 2 Kali Lipat, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Waspada

Health | Senin, 15 Agustus 2022 | 14:38 WIB

Kabar Baik! Satgas Covid-19 Umumkan Herd Immunity Masyarakat Indonesia Tembus 98,5 Pesen

Kabar Baik! Satgas Covid-19 Umumkan Herd Immunity Masyarakat Indonesia Tembus 98,5 Pesen

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 20:35 WIB

Update Kasus Covid-19 Indonesia 11 Agustus 2022, Tambah 5.532 Kasus, 4.824 Pasien Sembuh

Update Kasus Covid-19 Indonesia 11 Agustus 2022, Tambah 5.532 Kasus, 4.824 Pasien Sembuh

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:10 WIB

Dua Tahun Lebih Pandemi Covid-19, PHBS dan 3M Wajib Melekat di Kehidupan Masyarakat

Dua Tahun Lebih Pandemi Covid-19, PHBS dan 3M Wajib Melekat di Kehidupan Masyarakat

Health | Sabtu, 06 Agustus 2022 | 19:03 WIB

Terkini

Cegah Intervensi Politik, KPK Diminta Turun Tangan Awasi Kasus Makan Bergizi Gratis

Cegah Intervensi Politik, KPK Diminta Turun Tangan Awasi Kasus Makan Bergizi Gratis

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:03 WIB

Di DPR, Menkeu Purbaya Soroti Efisiensi APBN dan Tantangan Besar Program MBG

Di DPR, Menkeu Purbaya Soroti Efisiensi APBN dan Tantangan Besar Program MBG

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:59 WIB

Koalisi Perempuan Indonesia: Transisi Energi yang Adil Harus Melibatkan Perempuan Sejak Awal

Koalisi Perempuan Indonesia: Transisi Energi yang Adil Harus Melibatkan Perempuan Sejak Awal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:50 WIB

LPSK Tolak JC Sony Sonjaya: Dianggap Pelaku Utama dan Belum Berkomitmen Kembalikan Aset Korupsi MBG

LPSK Tolak JC Sony Sonjaya: Dianggap Pelaku Utama dan Belum Berkomitmen Kembalikan Aset Korupsi MBG

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:47 WIB

Kapolri, Jaksa Agung dan Panglima Jangan Cuma Salaman! Publik Tunggu Nyali Tuntaskan Kasus Febrie

Kapolri, Jaksa Agung dan Panglima Jangan Cuma Salaman! Publik Tunggu Nyali Tuntaskan Kasus Febrie

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:30 WIB

Penghentian Pendataan MBG oleh Kejaksaan Dipertanyakan, Diduga Ada Tarik Ulur Politik

Penghentian Pendataan MBG oleh Kejaksaan Dipertanyakan, Diduga Ada Tarik Ulur Politik

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:13 WIB

Skincare Kian Laris di TikTok Shop, BPOM Malah Temukan 9.042 Tautan Kosmetik Ilegal

Skincare Kian Laris di TikTok Shop, BPOM Malah Temukan 9.042 Tautan Kosmetik Ilegal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:12 WIB

Jawab Kritik DPR, Menkeu Purbaya Pastikan Dana Pendidikan 20 Persen Tak Diganggu

Jawab Kritik DPR, Menkeu Purbaya Pastikan Dana Pendidikan 20 Persen Tak Diganggu

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:04 WIB

Detik-Detik Evakuasi Truk Towing yang Tersangkut JPO Tendean, Crane Besar Diterjunkan

Detik-Detik Evakuasi Truk Towing yang Tersangkut JPO Tendean, Crane Besar Diterjunkan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:58 WIB

'Jangan Ada Dusta!', Pesan Menohok Jaksa KPK di Sidang Suap Bea Cukai Rp78 Miliar

'Jangan Ada Dusta!', Pesan Menohok Jaksa KPK di Sidang Suap Bea Cukai Rp78 Miliar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:55 WIB

×