Kasus Ledakan Dahsyat yang Disebabkan Amonium Nitrat, Terbaru di Lebanon

Dany Garjito | Vita | Suara.com

Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:32 WIB
Kasus Ledakan Dahsyat yang Disebabkan Amonium Nitrat, Terbaru di Lebanon
Sebuah helikopter memadamkan api di lokasi ledakan di pelabuhan kota di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8). [Foto/AFP]

Suara.com - Sebuah ledakan dahsyat terjadi di Beirut, Lebanon pada Selasa (4/8/2020) petang waktu setempat, ledakan tersebut  sangat menyita perhatian orang di seluruh dunia, video ledakan tersebut juga sudah menggemparkan jagat dunia maya.

Ledakan yang terjadi di Beirut tersebut menimbulkan guncangan yang setara dengan gempa bumi berkekuatan 3,3 magnitudo. Perdana Menteri Lebanon, Hasan Diab mengungkapkan bahwa ledakan tersebut disinyalir akibat 2.750 ton amonium nitrat.

Sebagai informasi, beberapa wilayah di dunia juga pernah mengalami ledakan dahsyat yang disebabkan oleh amonium nitrat.

Berikut Suara.com rangkum kasus ledakan akibat amonium nitrat lainnya:

  1. Ledakan di Tianjin pada tahun 2015

    Bagian dari China Utara yaitu pelabuhan Tianjin mengalami dua kali ledakan dahsyat pada pertengahan bulan Agustus tahun 2015 lalu. Melansir dari laman BBC, ledakan ini hingga mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia dan ratusan korban mengalami luka-luka.

    Ledakan tersebut terjadi disebuah gudang yang terletak di pelabuhan yang berisi bahan kimia berbahaya dan mudah terbakar. Bahan kimia yang mudah terbakar tersebut termasuk kalsium karbida, natrium sianida, kalium nitrat, amonium nitrat dan natrium nitrat.

    Sebelum ledakan terjadi, para petugas pemadam kebakaran sudah berada di lokasi dan berusaha memadamkan api dengan air namun diketahui bahwa kalsium karbida salah satu bahan kimia yang berada di lokasi ledakan dapat bereaksi dengan air untuk menghasilkan asetilena yang mudah meledak.

    Pusat Jaringan Gempa China mengatakan bahwa ledakan awal yang terjadi di sebuah kota dengan populasi sekitar 15 juta ini, memiliki kekuatan yang setara dengan tiga ton TNT yang meledak, sedangkan yang kedua setara dengan 21 ton. Sementara, ledakan kedua begitu besar sehingga satelit yang mengorbit Bumi dapat merekam visual dampak dari ledakan tersebut.

  2. Ledakan di Texas pada tahun 2013

    7 tahun silam tepatnya pada tanggal 17 April 2013 sebuah ledakan terjadi di sebuah pabrik milik Adar Grain Inc. yaitu fasilitas penyimpanan dan distribusi perusahaan pupuk di West, Texas.

    Melansir dari laman The Verge, seorang karyawan mengungkapkan lumbung yang digunakan untuk menyimpan amonium nitrat sebagai senyawa kimia amonia dan asam nitrat yang merupakan sebuah pupuk kuat dan dalam kondisi yang tepat merupakan sumber terjadinya ledakan tersebut. Ledakan tersebut mengakibatkan lebih dari 100 orang dilaporkan terluka dan lima orang tewas.

  3. Ledakan di Prancis pada 2001

    Tanggal 21 September 2001, ledakan besar terjadi di sebuah pabrik petrokimia, AZF, di dekat kota Toulouse, Prancis Selatan.

    Melansir dari CNN, 240 orang terluka dan 30 di antaranya mengalami luka serius dan 17 orang meninggal dunia akibat ledakan tersebut. Pabrik AZF adalah sebuah produsen produk kimia pertanian terbesar di Prancis dan terbesar ketigia di Eropa.

    Ledakan tersebut diindikasi dari ketidak sengajaan, ledakan tersebut dihasilkan dari amonium nitrat dan bahan kimia pertanian lainnya yang diproduksi oleh pabrik AZF.

  4. Ledakan di Texas pada tahun 1947

    Melansir dari History, ledakan dahsyat ini memakan korban hingga 581 orang meninggal dunia dan 3.500 orang terluka. Ledakan tersebut terjadi selama pemuatan pupuk ke kapal barang Grandcamp di sebuah dermaga di Texas City, Texas pada 16 April 1947.

    Grandcamp diisi dengan amonium nitrat serta tembakau dan amunisi milik pemerintah. Diketahui amonium nitrat digunakan sebagai bahan peledak oleh Angkatan Darat AS dalam perang Dunia II dan setelah perang berakhir produksi bahan kimia berlanjut dengan penggunaanya sebagai bahan pupuk.

    Ledakan tersebut terdengar hingga 150 mil jauhnya hingga jangkar kapal yang memiliki berat sebesar 1,5 ton ditemukan sejauh dua mil dari lokasi ledakan. Bukan hanya itu saja, ledakan tersebut membuat kapal lain keluar dari air dan mengenai orang-orang di sekitar dermaga.

Itulah kasus ledakan dahsyat yang disebabkan amonium nitrat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR RI Jadwalkan Pemanggilan Menhan

Soal Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR RI Jadwalkan Pemanggilan Menhan

News | Senin, 06 April 2026 | 15:18 WIB

SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo

SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo

News | Senin, 06 April 2026 | 10:36 WIB

SBY Buka Suara Terkait 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Singgung Investigasi PBB dan Mandat UNIFIL

SBY Buka Suara Terkait 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Singgung Investigasi PBB dan Mandat UNIFIL

News | Senin, 06 April 2026 | 09:49 WIB

Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS

Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS

News | Senin, 06 April 2026 | 08:53 WIB

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:15 WIB

Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian

Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian

News | Minggu, 05 April 2026 | 18:35 WIB

Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon

Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 11:09 WIB

Kondisi Makin Tak Aman, Panglima Instruksikan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker

Kondisi Makin Tak Aman, Panglima Instruksikan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:05 WIB

3 Prajurit TNI Kembali Jadi Korban di Lebanon, Menlu Sugiono Beri Pernyataan Keras ke PBB

3 Prajurit TNI Kembali Jadi Korban di Lebanon, Menlu Sugiono Beri Pernyataan Keras ke PBB

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:00 WIB

Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon

Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon

Foto | Minggu, 05 April 2026 | 06:30 WIB

Terkini

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB