Langgar Jam Malam Demi Beli Burger, Pria Ini Didenda Rp 24 Juta

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 09 Agustus 2020 | 21:26 WIB
Langgar Jam Malam Demi Beli Burger, Pria Ini Didenda Rp 24 Juta
Ilustrasi burger. (Shutterstock)

Suara.com - Pria asal Melbourne harus membayar puluhan juta rupiah setelah kedapatan melanggar jam malam terkait aturan pembatasan virus corona, untuk membeli sebuah burger.

Menyadur News.com.au, Minggu (9/8/2020), kepolisian setempat menahan dan melayangkan denda sebesar USD1651 atau sekitar Rp 24 juta kepada pria yang rak disebutkan namanya itu.

Penangkapan bermula ketika pria ini melakukan perjalanan ke gerai burger pada saat jam malam diberlakukan.

Kepada polisi, dia mengatakan tengah membantu seorang teman utnuk memindahkan TV dan saat dalam perjalanan dari Doncaster East ke Dandenong, ia berniat untuk berhenti di restoran cepat saji.

"Dia juga akan berhenti di gerai makanan cepat saji untuk membeli burger," ujar pernyataan kepolisian.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

"Dia dijatuhi denda Rp 24 juta karena melanggar jam malam," kata juru bicara kepolisian.

Pria Melbourne ini bukanlah satu-satunya. Disebutkan, sebanyak 76 orang telah dinyatakan melanggar jam malam dalam 24 terakhir.

Seorang pria bernama Mount Alexander dinyatakan melanggar setelah menyambangi Pusat Bisnis Melbourne untuk berkumpul dan minum bersama teman-temannya pada pukul 02.00 dini hari.

"Dia mengatakan telah berada di kota untuk bertemu dengan teman-teman di hotel dan minum-minum," ujar pernyataan polisi.

baca juga

Pemerintah negara bagian Victoria saat ini tengah memberlakukan aturan jam malam yang berlaku mulai 8 malam sampai 5 pagi, serta wajib memakai masker di tempat umum guna menekan sebaran virus corona.

Kendati demikian, tak semua orang menjalankan aturan ini. Hingga kini, polisi telah mendenda 38 orang yang tak memakai masker di tempat umum. 

Aturan wajib memakai masker di tempat umum diberlakukan muali 23 Juli lalu. Baggi yang melanggar, akan mendapatkan denda sebesar USD 200 atau sekitar Rp 2,9 juta.

Adapun 268 orang telah dijatuhi hukuman denda setelah dinyatakan melanggar aturan pembatasan terkait Covid-19.

Sejauh ini, negara bagian Victoria telah mencatatkan 394 kasus infeksi virus corona baru dengan 17 kematian baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seperti Apa Jam Malam di Kota Melbourne

Seperti Apa Jam Malam di Kota Melbourne

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 16:30 WIB

Langgar Aturan Covid-19, Gadis 15 Tahun Ludahi Wajah Petugas Polisi

Langgar Aturan Covid-19, Gadis 15 Tahun Ludahi Wajah Petugas Polisi

News | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:20 WIB

Folder "Jangan Dilihat" Ungkap Pasangan Australia Ini Lakukan Bestialitas

Folder "Jangan Dilihat" Ungkap Pasangan Australia Ini Lakukan Bestialitas

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 21:25 WIB

Terkini

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

×