Pengangguran Ini Punya Syarat Rumit Buat Calon Jodohnya, Publik Auto Emosi

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Kamis, 13 Agustus 2020 | 10:18 WIB
Pengangguran Ini Punya Syarat Rumit Buat Calon Jodohnya, Publik Auto Emosi
Kriteria calon pasangan seorang pengangguran di Tinder. (Twitter/@bertinder)

Suara.com - Seorang pria yang memasang iklan di situs pencarian jodoh Tinder menjadi bulan-bulanan publik lantaran kriteria pasangan yang ia minta dinilai tidak masuk akal dan berlebihan.

Mencari jodoh melalui aplikasi kencan online Tinder menjadi pilihan bagi pria berusia 39 tahun dengan nama akun Endrew.

Sayangnya, kriteria calon pasangan yang ia cantumkan begitu rumit sehingga membuat publik, terutama kaum hawa, yang melihatnya terpancing emosi.

Dalam deksripsi profilnya yang diunggah oleh akun Twitter @bertinder, pria itu mengaku bahwa dirinya adalah seorang pengangguran. Sementara itu, ia menuliskan kriteria calon pasangannya dengan berbagai syarat dari status pernikahan hingga kewajiban.

Ia menginginkan perempuan perawan yang serius menjalin hubungan. Ia juga menolak para janda, perempuan yang pernah menikah, bahkan perempuan matre.

"No kadrun!! cari bini yang setia dan masih perawan, beberes rumah mau, nyuci baju gue pakai tangan, dan enggak main sosmed, Tinder, Facebook, Instagram, dll." tulis Endrew.

Kontan setiap detil dari kriteria itu mendapat sorotan warganet.

Publik tidak menyangka jika pria yang mengaku sebagai pengangguran itu menginginkan perempuan yang mau ia suruh-suruh.

Pria itu juga mendapat kecaman lantaran membeda-bedakan perempuan berdasarkan status pernikahan, bahkan ideologi mereka.

Publik juga menganggap Endrew tidak masuk akal karena menginginkan perempuan yang tidak bermain Tinder, sementara pria itu mencarinya lewat aplikasi pencari jodoh tersebut.

"Wkwk banyak banget maunya. Udah maunya yang perawan, disuruh beberes rumah, nyuci baju pakai tangan, enggak boleh main sosmed. Sedih amat yang jadi bininya ntar," komentar seorang warganet.

"Lucu ya nyar yang enggak main Tinder tapi nge-post-nya di Tinder," tulis warganet.

"Pantas sudah 39 tahun belum laku, selain pengangguran Mas Andrew enggak tahu diri juga milih pasangan," imbuh warganet lain berkomentar.

"Untuk ukuran pengangguran, kamu terlalu complicated," kata warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Model Ini Cari Pacar di Tinder, Syaratnya Hasil Tes Corona Harus Negatif

Model Ini Cari Pacar di Tinder, Syaratnya Hasil Tes Corona Harus Negatif

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:04 WIB

Ini Topik Obrolan Paling Populer di Tinder Selama Pandemi

Ini Topik Obrolan Paling Populer di Tinder Selama Pandemi

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 08:22 WIB

Baru Bebas, Pengangguran Kembali Masuk Bui Usai Aniaya Anak Sendiri

Baru Bebas, Pengangguran Kembali Masuk Bui Usai Aniaya Anak Sendiri

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 19:46 WIB

Menaker Minta Yayasan Purna Bakti Bantu Pemerintah Kurangi Pengangguran

Menaker Minta Yayasan Purna Bakti Bantu Pemerintah Kurangi Pengangguran

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 08:19 WIB

Demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi, Pria di Israel jadi Pendonor Sperma

Demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi, Pria di Israel jadi Pendonor Sperma

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 09:01 WIB

Selama Covid-19, Peningkatan Obesitas Cenderung Terjadi pada Pengangguran

Selama Covid-19, Peningkatan Obesitas Cenderung Terjadi pada Pengangguran

Health | Minggu, 26 Juli 2020 | 15:43 WIB

Terkini

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:42 WIB

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:18 WIB

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:12 WIB

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:57 WIB

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:47 WIB

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:33 WIB

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:21 WIB

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:15 WIB

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:11 WIB