Seorang Pawang Tewas Diterkam Singa Putih Peliharaannya Sendiri

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2020 | 20:28 WIB
Seorang Pawang Tewas Diterkam Singa Putih Peliharaannya Sendiri
Ilustrasi singa. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pawang singa dianiaya hingga meninggal oleh dua ekor singa putih seberat 400 pon (181 kg) yang ia pelihara di sebuah taman safari Afrika Selatan.

Menyadur Daily Mail, Kamis (27/8/2020), West Mathewson diserang oleh dua singa betina dewasa setelah dia membuka kunci gerbang mereka untuk mengajak mereka jalan-jalan pagi.

Gill (65), sang istri, berusaha menyelamatkan suaminya dengan mengalihkan perhatian singa seberat 400 pon tersebut, bernama Tanner dan Demi.

Namun terkaman kedua singa putih tersebut sudah menyebabkan luka-luka yang parah sehingga tidak bisa diselamatkan.

Mathewson mengelola taman safari yang dikenal sebagai Lion Tree Top Lodge, yang terletak di dekat kota Hoedspruit, sekitar 280 mil barat laut Johannesburg.

Menurut laporan Telegraph, singa betina tersebut sebelumnya membunuh seorang pria yang bekerja di properti tetangga setelah mereka keluar dari kandang mereka pada tahun 2017.

Binatang buas yang sama juga pernah mencakar seorang pekerja pertanian hingga tewas pada tahun 2017 di Pondok Puncak Pohon Mathewson di Hoedspruit dekat Taman Nasional Kruger Afrika Selatan.

Tapi Mathewson terus bermain-main dan melatihnya setiap hari dengan keyakinan bahwa mereka tidak akan pernah menyerangnya.

"West Mathewson mencintai singa-singa itu seperti dia mencintai anak-anaknya dan menghabiskan sebagian besar hari bersama mereka setiap hari."

"Mereka tidak bermaksud menyakitinya dan itu hanya kecelakaan tragis." ujar seorang turis yang mengunjungi taman safari tempat singa itu tinggal.

Menantu Mathewson Tehri Fergusson mengatakan bahwa kematian Mathewson bisa jadi akibat "permainan yang sangat kasar".

"Kami hanya akan tahu mengapa dia meninggal ketika kami mendapatkan hasil otopsi," kata Tehri dikutip dari Daily Mail.

"Kita harus menyadari, West tidak semuda yang dia kira. Kami masih tidak yakin apa yang sebenarnya terjadi tetapi ada permainan yang sangat kasar." jelas Tehri.

Setelah menyerang sang pawang, singa betina tersebut kemudian dibius untuk meredakan amarahnya dan dibawa ke pusat spesies lokal yang terancam punah.

Menurut Fergusson, kedua singa betina tersebut nantinya akan dilepas ke alam liar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masjid Bersejarah di Afrika Selatan Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Masjid Bersejarah di Afrika Selatan Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

News | Selasa, 25 Agustus 2020 | 14:22 WIB

Afrika Selatan Cabut Lockdown, Restoran dan Kedai Boleh Beroperasi

Afrika Selatan Cabut Lockdown, Restoran dan Kedai Boleh Beroperasi

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2020 | 21:26 WIB

Kasus Covid-19 Memuncak, Afrika Selatan Longgarkan Pembatasan Pekan Depan

Kasus Covid-19 Memuncak, Afrika Selatan Longgarkan Pembatasan Pekan Depan

News | Minggu, 16 Agustus 2020 | 17:31 WIB

Terkini

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB