Muat 1.772 Orang, Tower 5 RSD Wisma Atlet Dibuka untuk Tampung Pasien Covid

Jum'at, 11 September 2020 | 15:48 WIB
Muat 1.772 Orang, Tower 5 RSD Wisma Atlet Dibuka untuk Tampung Pasien Covid
Foto udara suasana pada malam hari di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Tower 5 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat dibuka untuk menampung pasien menjalani isolasi.

"Peningkatan yang lumayan tinggi sehingga unsur-unsur pemerintah tentunya mengambil kebijakan tentunya untuk memperluas membuka fasilitas untuk isolasi atau minimal menampung pasien konfirmasi positif, salah satunya ini rencana pembukaan Tower 5 yang ada di Wisma Atlet ini," kata Komandan Lapangan RSD Wisma Atlet, Letkol TNI AL Drg. M Arifin di lokasi, Jumat (11/9/2020).

Arifin menjelaskan, Tower 5 terdiri dari 32 lantai dengan kapasitas 886 kamar. Nantinya bisa menampung pasien sebanyak 1.772 orang, di mana dalam satu kamar bisa diisi oleh 2 atau 3 orang.

Menurutnya, lantai dasar Tower 5 akan digunakan untuk fasilitas poli umum. Untuk lantai 4 sampai 32 akan dipergunakan ruangan isolasi atau perawatan.

"Siang ini akan kita simulasi kemudian clear semua semua udah siap baru kita running malam kita bisa terima pasien yang asimtomatis (tanpa gejala)," tandasnya.

Bantah Pasien Penuh

Arifin membantah jika disebut kekinian RSD Wisma Atlet dikatakan penuh atau tidak bisa menampung lagi pasien positif covid. Menurutnya, ruangan masih tersedia banyak.

"Jadi lampunya hidup semua memang hidup semua. Tapi yang terisi sesungguhnya adalah tower 6 dan tower 7 itu pun belum," katanya ditemui di Wisma Atlet, Kemayoran, Jumat (11/9) sore.

Baca Juga: Semua Lampu Ruangan Menyala, RSD Wisma Atlet: Biar Terang Agar Tak Horor

Terkait viral di media sosial semua lampu-lampu menyala menandakan ruangan di Wisma Atlet penuh oleh pasien, Arifin pun juga membantahnya. Ia berdalih lampu dinyalakan agar suasana tak terkesan menyeramkan.

"Kalau ada yang mati kan diganti. Kemudian dihidupkan suasananya kan biar terang di sini jadi tidak horor, jadi fine-fine aja jadi terasanya seperti apartemen kan," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI