Satgas Jelaskan Maksud Turunkan Angka Kematian yang Ditargetkan Jokowi

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Rabu, 30 September 2020 | 15:01 WIB
Satgas Jelaskan Maksud Turunkan Angka Kematian yang Ditargetkan Jokowi
Presiden Jokowi berbincang dengan Sifira Kristingrum, perawat di RSAL Dr. Ramelan, Surabaya, Minggu (27/9/2020) / Foto : Sekretariat Presiden

Suara.com - Anggota Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah meluruskan pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang meminta angka kematian akibat covid-19 diturunkan agar pandemi bisa terkendali.

Dewi mengatakan, yang dimaksud Jokowi bukanlah menekan persentase kematian akibat covid-19 dengan asumsi tetap membiarkan angka positif naik terus setiap harinya.

"Kemarin sempat ramai bahwa Presiden meminta tingkat kematian ditekan, artinya kita harus menambahkan kasus dong? Bukan begitu, jadi sebetulnya targetnya adalah penambahan jumlah absolut kematian per minggu ini turun,” kata Dewi dalam diskusi dari Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Sebab, kata Dewi, jumlah kematian tidak sama dengan angka positif aktif yang setiap harinya bisa berubah karena adanya kesembuhan.

"Target yang ingin kita capai adalah penambahan jumlah absolut kematian per hari per Minggu ini turun. Misalnya di bulan Juni mungkin seminggu yang meninggal ada 10 orang. Pekan selanjutnya itu Ada 5 orang, selanjutnya 3 orang, hingga hanya satu orang atau tidak ada kematian sama sekali," jelasnya.

Diketahui, jumlah kematian hingga Selasa 29 September 2020 adalah sebanyak 10.601 jiwa atau 3,7 persen, angka ini masih di atas persentase kasus meninggal global sebesar 2,99 persen.

Presiden Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/9/2020) meminta agar angka ini bisa diturunkan dengan treatment atau perawatan pasien covid-19 yang maksimal sampai sembuh sehingga angka kematiannya makin turun.

Sebagai informasi, saat ini pandemi virus covid-19 di Indonesia sudah menjangkiti 282.724 orang positif, 61.686 di antaranya dirawat, 210.437 sembuh dan 10.601 jiwa meninggal dunia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tukang Somay Ngeluh Sepi, Presiden Jokowi : Itu Masih Bagus

Tukang Somay Ngeluh Sepi, Presiden Jokowi : Itu Masih Bagus

Bisnis | Rabu, 30 September 2020 | 14:57 WIB

Untuk Mengikat Sel Menusia, Protein Lonjakan Virus Corona Berubah 10 Kali!

Untuk Mengikat Sel Menusia, Protein Lonjakan Virus Corona Berubah 10 Kali!

Health | Rabu, 30 September 2020 | 14:54 WIB

DPRD Dukung Anies Terapkan Mini Lockdown di Jakarta Seperti Arahan Jokowi

DPRD Dukung Anies Terapkan Mini Lockdown di Jakarta Seperti Arahan Jokowi

News | Rabu, 30 September 2020 | 14:20 WIB

Ahli Inggris: Kalahkan Corona, Flu dan Pneumonia 10 Kali Lebih Mematikan!

Ahli Inggris: Kalahkan Corona, Flu dan Pneumonia 10 Kali Lebih Mematikan!

Health | Rabu, 30 September 2020 | 14:37 WIB

Waduh! Sembilan dari 10 Pasien Sembuh Covid-19 Alami Efek Samping

Waduh! Sembilan dari 10 Pasien Sembuh Covid-19 Alami Efek Samping

Tekno | Rabu, 30 September 2020 | 14:30 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB