Dirikan Partai Ummat, PAN: Amien Rais Sudah Bukan Keluarga Besar Kami

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 01 Oktober 2020 | 14:31 WIB
Dirikan Partai Ummat, PAN: Amien Rais Sudah Bukan Keluarga Besar Kami
Tangkapan layar, politikus senior Amien Rais mendeklarasikan Partai Ummat melalui akun YouTube Amien, Kamis (1/10/2020).

Suara.com - Pendirian Partai Ummat oleh Amien Rais membuat posisinya otomatis keluar dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang ia dirikan. Amien yang sekarang, kini tidak lagi identik dengan PAN.

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan Amien Rais kekinian sudah bukan bagian dari partai yang saat ini diketuai Zulkifli Hasan.

"Hal ini berarti secara resmi dan legal konstitusional Pak Amien Rais telah keluar dan meninggalkan PAN. Pak Amien sebagai salah satu pendiri dan mantan Ketua Umum PAN 2000-2005 sudah tidak lagi menjadi bagian dari keluarga besar PAN. Oleh karena itu Pak Amien Rais sudah tidak identik lagi dengan PAN," tutur Viva kepada wartawan, Kamis (1/10/2020).

Sementara itu, terkait kehadiran Partai Ummat, Viva mengucapkan selamat datang di gelanggang politik.

Ia berujar, meski didirikan oleh Amien, namun ideologi antara PAN dan Partai Ummat jelas berbeda.

"Secara ideologi politik, PAN dan Partai Ummat berbeda. PAN berideologi Nasionalis-Religius, Partai Ummat itu partai Islam. Keperbedaan ideologi politik tentu akan membawa konsekuensi berbeda dalam basis sosial di masyarakat," ujar Viva.

Diketahui, politikus senior Amien Rais menyampaikan partai baru bentukan dirinya yang ia beri nama Partai Ummat. Hal itu ia sampaikan melalui akun YouTube Amien Rais Official pada siang ini.

Dalam tayangan yang disiarkan secara langsung, Amien dalam videonya mengatakan Partai Ummat siap bekerja dan berjuang melawan kezaliman.

"Partai Ummat insyaallah bertekad akan bekerja dan berjuang bersama anak bangsa lainnya melawan kezaliman dan menegakkan keadilan," kata Amien dikitip Suara.com, Kamis (1/10/2020).

Amien menegaskan, Partai Ummat tetap memegang teguh Pancasila dan UUD 1945. Dalam pernyataan di durasi akhir video, Amien sekaligus menyerukan takbir dan merdeka.

"Partai Ummat akan bekerja dan berjuang memegang teguh Pancasila, UUD 1945, dan semua aturan demokrasi universal. Akhirnya iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin. Hanya kepada Allah kami menyembah dan hanya kepada-Nya pula kami memohon pertolongan allahuakbar, merdeka," tutur Amien.

Sementara itu di bagian akhir video, sebagai penutup, Amien Rais menyertakan tulisan yang mengajak masyarakat untuk berjuang bersama Partai Ummat.

"Mari berjuang bersama Partai Ummat."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luncurkan Partai Ummat, Amien Rais: Hanya Negara Buat Kezaliman Kolosal

Luncurkan Partai Ummat, Amien Rais: Hanya Negara Buat Kezaliman Kolosal

News | Kamis, 01 Oktober 2020 | 14:27 WIB

Amien Rais Bentuk Partai Ummat, Gerindra: Tidak Masalah kalau Ikuti Aturan

Amien Rais Bentuk Partai Ummat, Gerindra: Tidak Masalah kalau Ikuti Aturan

News | Kamis, 01 Oktober 2020 | 13:33 WIB

Amien Rais: Banyak Indikasi Sesungguhnya Kita Berada di Ambang Krisis

Amien Rais: Banyak Indikasi Sesungguhnya Kita Berada di Ambang Krisis

Banten | Kamis, 01 Oktober 2020 | 13:28 WIB

Dengungkan Slogan Lawan Kezaliman, Amien Rais Luncurkan Partai Ummat

Dengungkan Slogan Lawan Kezaliman, Amien Rais Luncurkan Partai Ummat

News | Kamis, 01 Oktober 2020 | 12:53 WIB

Diplomat RI Dikritik GPAN: Apa Benar Tak Ada Pelanggaran HAM di Papua?

Diplomat RI Dikritik GPAN: Apa Benar Tak Ada Pelanggaran HAM di Papua?

News | Senin, 28 September 2020 | 22:19 WIB

Amien Rais Luncurkan Buku Jokowi Mundur atau Terus: Saya Tidak Mengada-ada

Amien Rais Luncurkan Buku Jokowi Mundur atau Terus: Saya Tidak Mengada-ada

News | Senin, 28 September 2020 | 16:30 WIB

Terkini

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:45 WIB

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:38 WIB

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:25 WIB

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:07 WIB

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB