UU Cipta Kerja Ditolak Rakyat, Jokowi: Tidak Puas? Silakan ke MK

Reza Gunadha, Hadi Mulyono

Jum'at, 09 Oktober 2020 | 20:23 WIB
UU Cipta Kerja Ditolak Rakyat, Jokowi: Tidak Puas? Silakan ke MK
Presiden Jokowi kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah. Terbang dari Pangkalan TNI AU Adisutjipto menuju Bandar Udara Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya / Foto : Sekretariat Presiden

Suara.com - Gelombang penolakan terhadap UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan DPR akhirnya mendapat jawaban dari Presiden Joko Widodo.

Melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, ia memaparkan alasan UU Cipta Kerja tetap dibutuhkan Indonesia.

Dalam video "LIVE: Keterangan Pers Presiden RI Terkait Undang-Undang Cipta Kerja, Istana Bogor, 9 Oktober 2020" itu, Jokowi megaku telah membahas UU Cipta Kerja bersama stakeholder lainnya.

"Pagi tadi saya telah memimpin rapat terbatas secara virtual tentang UU Cipta Kerja bersama jajaran pemerintah dan para gubernur," kata Jokowi dikutip Suara.com, Jumat (09/10/2020).

Menurutnya, dalam UU tersebut terdapat 11 klaster yang secara umum bertujuan untuk melakukan reformasi struktural dan mempercepat transformasi ekonomi.

Presiden Jokowi saat keterangan pers terkait UU Cipta Kerja. (YouTube/Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi saat keterangan pers terkait UU Cipta Kerja. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Adapun klaster tersebut antara lain urusan penyederhanaan perizinan, urusan persyaratan investasi, urusan ketengakerjaan, urusan pengadaan lahan, urusan kemudahan berusaha, urusan dukungan riset dan inovasi.

Urusan administrasi pemeritahan, urusan pengenaan sanksi, urusan kemudahan pemberdayaan dan perlindungan UMKM, urusan investasi dan proyek pemerintah, serta urusan kawasan ekonomi.

Jokowi mengungkapkan, UU Cipta Kerja tetap dibutuhkan kendati dianggap tidak berpihak pada kepentingan rakyat.

Setidaknya, terdapat enam alasan mengapa Jokowi tetap mempertahankan UU Omnibus Law Cipta Kerja itu.

baca juga

Pertama, kata Jokowi, setiap tahun ada sekitar 2,9 juta penduduk usia kerja baru yang masuk ke pasar kerja, sehigga kebutuhan atas lapangan kerja baru sangat-sangat mendesak.

"Jadi UU Cipta Kerja bertujuan menyediakan sebanyak-banyaknya lapangan kerja bagi para pencari kerja dan pengangguran," sambungnya.

Kedua, UU Cipta Kerja menurutnya bisa memudahkan masyarakat khususnya Usaha Mikro Kecil (UMKM), untuk membuka usaha baru.

Ketiga, UU Cipta Kerja mendukung pencegahan dan pemberantasan korupsi karena penyederhanaan menggunakan sistem elektronik dianggap dapat menghilangkan pungli.

Keempat, muatan Omnibus Law tersebut menepis berbagai isu miring soal jaminan sosial, AMDAL, komersialisasi pendidikan hingga bank tanah.

Kelima, lanjut Jokowi, UU Cipta Kerja tidak melakukan resentralisasi kewenangan dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa dan Warga Gelar Aksi di Tugu Tani

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa dan Warga Gelar Aksi di Tugu Tani

Foto | Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Pelajaran dari Demonstrasi Prancis, saat Masalah Rakyat Membuka Mata Negara

Pelajaran dari Demonstrasi Prancis, saat Masalah Rakyat Membuka Mata Negara

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD DIY, Soroti Karhutla Hingga Program MBG

Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD DIY, Soroti Karhutla Hingga Program MBG

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa UNAS Desak Perubahan hingga Siapkan Gugatan Hukum

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa UNAS Desak Perubahan hingga Siapkan Gugatan Hukum

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Bersaksi di MK, Perempuan Adat Poco Leok Ungkap Tak Dilibatkan di Rencana Geothermal Ulumbu

Bersaksi di MK, Perempuan Adat Poco Leok Ungkap Tak Dilibatkan di Rencana Geothermal Ulumbu

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Jakarta Hari Ini: Simak Daftar 5 Tuntutan Massa Aksi Komite Sadar

Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Jakarta Hari Ini: Simak Daftar 5 Tuntutan Massa Aksi Komite Sadar

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Gelombang Protes di Albania Memasuki Hari ke-7, Demonstran Teriak Edi Rama Mundur

Gelombang Protes di Albania Memasuki Hari ke-7, Demonstran Teriak Edi Rama Mundur

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Siswa SMA Bongkar Ancaman Aparat Kepolisian: Ikut Demo Bakal Dikeluarkan dari Sekolah

Siswa SMA Bongkar Ancaman Aparat Kepolisian: Ikut Demo Bakal Dikeluarkan dari Sekolah

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:11 WIB

PSI Tuding MK Lakukan 'Atraksi Politik' Soal Ijazah Gibran: Sengaja Bikin Gaduh!

PSI Tuding MK Lakukan 'Atraksi Politik' Soal Ijazah Gibran: Sengaja Bikin Gaduh!

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Roy Suryo Tak Kaget Eksepsi Ditolak, Tapi Tetap Minta Jokowi Hadir di Sidang Lanjutan

Roy Suryo Tak Kaget Eksepsi Ditolak, Tapi Tetap Minta Jokowi Hadir di Sidang Lanjutan

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Terkini

Jihyo TWICE Keluar dari JYP Entertainment Usai 21 Tahun, Dirikan EMITHAUS

Jihyo TWICE Keluar dari JYP Entertainment Usai 21 Tahun, Dirikan EMITHAUS

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya

Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Rusia Siapkan 2 Reaktor Nuklir di Indonesia, Ini Lokasi Detailnya: Targetnya 5 Tahun Lagi

Rusia Siapkan 2 Reaktor Nuklir di Indonesia, Ini Lokasi Detailnya: Targetnya 5 Tahun Lagi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:06 WIB

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Mencerahkan Wajah Harga Rp30 Ribuan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Mencerahkan Wajah Harga Rp30 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Orang Tua Ungkap Detik-detik Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Susu MBG

Orang Tua Ungkap Detik-detik Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Susu MBG

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Ferry Paulus Singgung Larangan Seumur Hidup untuk Jakmania, Persija Juga Terancam Pengurangan Poin

Ferry Paulus Singgung Larangan Seumur Hidup untuk Jakmania, Persija Juga Terancam Pengurangan Poin

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Rela Antre Berjam-jam di Tempat Viral: Ketika FOMO Mengalahkan Logika

Rela Antre Berjam-jam di Tempat Viral: Ketika FOMO Mengalahkan Logika

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Hubungkan Investor Global dan Ekosistem Bisnis Indonesia, BRI Optimalkan One BRI Solution

Hubungkan Investor Global dan Ekosistem Bisnis Indonesia, BRI Optimalkan One BRI Solution

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:57 WIB

BRI dan Kementerian Luar Negeri RI Perkuat Sinergi Dalam Menghadirkan Investasi Global

BRI dan Kementerian Luar Negeri RI Perkuat Sinergi Dalam Menghadirkan Investasi Global

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:52 WIB

BNPB: 60 Hektare Hutan Terbakar di Palolo Sigi

BNPB: 60 Hektare Hutan Terbakar di Palolo Sigi

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:52 WIB

×