Pelajaran dari Demo 27 Agustus, Pengamat Soroti Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis Bukti Lapangan

Bangun Santoso

Senin, 31 Agustus 2026 | 16:15 WIB
Pelajaran dari Demo 27 Agustus, Pengamat Soroti Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis Bukti Lapangan
Diskusi publik yang digelar koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Indonesia Sadar Politik (ISP), Senin (31/8/2026), di Jakarta Pusat.
baca 10 detik
  • Polri mendapat apresiasi dari akademisi karena mampu mengendalikan eskalasi kericuhan demonstrasi di Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026.
  • Polisi telah mengamankan 322 orang untuk diperiksa setelah terjadinya perusakan fasilitas umum dan kericuhan di beberapa lokasi aksi tersebut.
  • Indonesia Sadar Politik menggelar diskusi publik di Jakarta Pusat pada 31 Agustus 2026 untuk mengevaluasi pengamanan demonstrasi tersebut.

Suara.com - Penanganan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada 27 Agustus 2026 mendapat apresiasi dari sejumlah akademisi, peneliti, dan pengamat kebijakan publik.

Polri dinilai mampu mengendalikan situasi sehingga kericuhan yang terjadi di sejumlah titik tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam diskusi publik yang digelar koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Indonesia Sadar Politik (ISP), Senin (31/8/2026), di Jakarta Pusat.

Diskusi bertajuk "Menjaga Demokrasi, Mencegah Kerusuhan: Respons Publik terhadap Penanganan Aksi 27 Agustus 2026."

Peneliti Kebijakan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan, Gian Kasogi, mengatakan keberhasilan pengamanan aksi tidak semata-mata dapat diukur dari ada atau tidaknya insiden.

Menurut dia, sejumlah laporan menyebut terjadi perusakan fasilitas umum, pembakaran pagar Gedung DPR/MPR, serta kericuhan di beberapa lokasi setelah rangkaian aksi berlangsung.

Polisi kemudian mengamankan 322 orang untuk menjalani pemeriksaan, terdiri dari 162 orang dewasa dan 160 anak atau remaja.

"Kurang tepat kalau kita mengatakan tidak terjadi kerusuhan sama sekali. Kerusuhan memang terjadi. Tetapi yang perlu dilihat adalah apakah kerusuhan itu kemudian berkembang menjadi eskalasi yang lebih luas dan tidak terkendali," kata Gian.

Ia menilai kemampuan aparat mengendalikan eskalasi menjadi salah satu indikator penting dalam menilai penanganan demonstrasi berskala besar.

baca juga

"Ukurannya bukan apakah dalam sebuah demonstrasi sama sekali tidak ada gesekan. Yang lebih penting adalah bagaimana negara mengendalikan eskalasi ketika situasi mulai berubah dan memastikan gangguan keamanan tidak berkembang menjadi kekacauan yang lebih besar," ujarnya.

Menurut Gian, Polri menghadapi tantangan untuk menjalankan dua fungsi sekaligus, yakni memberikan ruang bagi masyarakat menyampaikan aspirasi dan menjaga keselamatan masyarakat serta ketertiban umum.

Gian juga menyoroti persiapan pengamanan sebelum aksi berlangsung. TNI sebelumnya menyatakan siap memberikan perkuatan apabila dibutuhkan Polri, dengan tetap menegaskan bahwa pengamanan demonstrasi merupakan tugas utama Polri.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menyatakan dukungan TNI diberikan atas permintaan Polri.

Polda Metro Jaya juga menyiapkan personel di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi konsentrasi massa.

Menurut Gian, koordinasi lintas institusi menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi demonstrasi dalam skala besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Wamen HAM Bongkar Sosok di Balik Kerusuhan Demo 27 Agustus: Main di Sosmed, Tak Ikut Panas-panasan!

Wamen HAM Bongkar Sosok di Balik Kerusuhan Demo 27 Agustus: Main di Sosmed, Tak Ikut Panas-panasan!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Komnas HAM Siapkan Rapor Kinerja Polri, Ada 15 Kategori Penilaian

Komnas HAM Siapkan Rapor Kinerja Polri, Ada 15 Kategori Penilaian

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Takziah ke Rumah Duka Bambang Setiawan, Aliansi 40 Ormas Islam Tawarkan Bantuan Hukum

Takziah ke Rumah Duka Bambang Setiawan, Aliansi 40 Ormas Islam Tawarkan Bantuan Hukum

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Dari Ketegangan Massa Hingga Desakan RUU Perampasan Aset saat Demo 27 Agustus

Dari Ketegangan Massa Hingga Desakan RUU Perampasan Aset saat Demo 27 Agustus

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Terkini

Viral Video Pria Kaos Putih Diduga Tangkap Paksa Pendemo, Sopir Ojol Dibanting ke Jalan

Viral Video Pria Kaos Putih Diduga Tangkap Paksa Pendemo, Sopir Ojol Dibanting ke Jalan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Tekan Polusi Udara Jabodetabek, Integrasi Transportasi Tak Bisa Berhenti di Batas Daerah

Tekan Polusi Udara Jabodetabek, Integrasi Transportasi Tak Bisa Berhenti di Batas Daerah

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi di Dukuh Atas, Massa Teriakkan Revolusi

Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi di Dukuh Atas, Massa Teriakkan Revolusi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Tangguh di Berbagai Kondisi Jalanan Sumatra, Mitsubishi Destinator Exceed Jamin Performa Mumpuni

Tangguh di Berbagai Kondisi Jalanan Sumatra, Mitsubishi Destinator Exceed Jamin Performa Mumpuni

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Ikan Endemik Terancam Punah, Aturan Pelepasliaran Ikan Asing Diperketat

Ikan Endemik Terancam Punah, Aturan Pelepasliaran Ikan Asing Diperketat

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Hadapi Tantangan Global, Dewan Ascope ke-51 Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional

Hadapi Tantangan Global, Dewan Ascope ke-51 Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang

Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time

Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time

Bali | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Tembus Barikade Aparat, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Bundaran HI

Tembus Barikade Aparat, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Bundaran HI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Pelatih Persib Bongkar Penyebab Mariano Peralta Lebih Gacor di Asia ketimbang Super League

Pelatih Persib Bongkar Penyebab Mariano Peralta Lebih Gacor di Asia ketimbang Super League

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:27 WIB

×