Penjahit dan Tukang Ojek Daring Terima BST di Kota Pahlawan dari Kemensos

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 15 Oktober 2020 | 11:39 WIB
Penjahit dan Tukang Ojek Daring Terima BST di Kota Pahlawan dari Kemensos
Menteri Sosial Juliari P. Batubara. (Dok : Kemensos).

Suara.com - Menteri Sosial Juliari Batubara didampingi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang bekerjasama dengan PT Pos Indonesia pada Rabu (7/10/2020) menyalurkan Banyuan Sosial Tunai atau BTS tahap VII kepada warga Jawa Timur. 

Tak hanya itu, BST diharapkan mampu meringankan beban  hidup  bagi warga yang harus kehilangan pekerjaan atau dirumahkan karena tempat kerjanya tidak  beroperasi.

Dari sekian warga yang hadir, ada rona bahagia yang tidak bisa disembunyikan di wajah Mulyati, seorang warga Asemrowo, Kota Surabaya. 

Betapa tidak, usai didata pengurus lingkungan beberapa bulan sebelumnya dan kini ia termasuk warga yang menerima BST Rp 300 ribu dari Kementerian Sosial RI. 

“Sejak ada Covid-19 usaha saya sebagai penjahit sepi, tapi alhamdulillah dengan menerima bantuan dari Kementerian Sosial RI, rasanya senang sekali tak bisa diucapkan kata-kata, ” ungkap janda ini. 

Dengan polos, Mulyati menceritakan ia telah menerima bantuan sosial setiap bulan mulai Agustus lalu dan itu sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari, di antaranya untuk membayar listrik, PDAM, serta membeli beras. 

“Saya bersyukur sekali saat Covid-19 seperti saat ini masih mendapat BST Rp 300 ribu dari Kemensos,” ujar Mulyati, berkaca-kaca. 

Ternyata, perasaan bahagia hari itu bukan milik Mulyati seorang. Tapi juga diraskan seorang tukang ojek daring, Ali yang merasakan hal sama. Ngojek saat Covid-19 sepi penumpang.  

“Saya bersyukur sudah enam kali menerima BST dari Kemensos, dan berharap kondisi Covid-19 ini segera kembali normal seperti semula," ujarnya Ali, dengan dialek kental khas Jawa Timuran. 

Presiden Jokowi sangat peduli nasib rakyat kecil dengan menggulirkan berbagai bantuan sosial, salah satunya dari Kementerian Sosial RI berupa BST.

BST diluncurkan khusus bagi warga terdampak Covid-19, agar bisa mengurangi beban dan meningkat daya beli masyarakat sebagai akibat dari pandemi. 

Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) merilis data realisasi BST di Kota Surabaya Tahap I Mei-Juni berjumlah 172.807 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Tahap II Juni–Juli 169.601 KPM, Tahap III Agustus sebanyak 168.291 KPM. 

Sedangkan, untuk pada tahap IV bulan Juli, sebanyak 166.400 KPM tahap V bulan Agustus 166.400 KPM.

Warga penerima BST menerima bantuan uang tunai sebesar Rp 600 ribu per kepala keluarga setiap bulannya selama tiga bulan dan Rp300 ribu per KPM setiap bulan selama enam bulan.

Adapun sasaran penerima BST di Kota Surabaya sebanyak 225.255  KPM dengan  nilai total Rp 67.576.500.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Realisasi Bantuan Sosial Beras per 13 Oktober 2020 Capai 64 Persen

Realisasi Bantuan Sosial Beras per 13 Oktober 2020 Capai 64 Persen

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 15:34 WIB

Percepat Penanganan Stunting, Kemensos Bentuk Tim Lintas Kementerian

Percepat Penanganan Stunting, Kemensos Bentuk Tim Lintas Kementerian

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2020 | 11:06 WIB

Tahun Ini, Kemensos Bantu 23.700 Penyandang Disabilitas lewat Program ASPDB

Tahun Ini, Kemensos Bantu 23.700 Penyandang Disabilitas lewat Program ASPDB

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2020 | 10:43 WIB

Kemensos Bertanggung Jawab Beri Layanan pada Penyandang Disabilitas

Kemensos Bertanggung Jawab Beri Layanan pada Penyandang Disabilitas

News | Selasa, 13 Oktober 2020 | 17:24 WIB

Komisi VIII Minta Kemensos Terus Cek Ulang Data agar Bansos Tepat Sasaran

Komisi VIII Minta Kemensos Terus Cek Ulang Data agar Bansos Tepat Sasaran

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2020 | 08:28 WIB

Kasus Anak Naik di Tengah Pandemi, Mensos Minta Mereka Dapat Hak-haknya

Kasus Anak Naik di Tengah Pandemi, Mensos Minta Mereka Dapat Hak-haknya

News | Senin, 12 Oktober 2020 | 10:36 WIB

Terkini

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:03 WIB

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:55 WIB

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:49 WIB

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:56 WIB