Jubir Covid-19: Kasus Aktif Secara Nasional Mengalami Peningkatan

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 15 Oktober 2020 | 19:47 WIB
Jubir Covid-19: Kasus Aktif Secara Nasional Mengalami Peningkatan
Wiku Adisasmito [BNPB]

Suara.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut kasus aktif secara nasional mengalami peningkatan. Padahal sejumlah cara sudah dilakukan pemerintah untuk menekan penulan virus corona.

"Kami prihatin bahwa kasus aktif secara nasional masih mengalami peningkatan," ujar Wiku dalam jumpa pers, Kamis (15/10/2020).

Jumlah kasus aktif di Indonesia per 15 Oktober 2020 yakni 63.231 kasus atau 18,1 persen.

Namun kata Wiku, jika dilihat dari presentase kontribusi di 10 provinsi prioritas terhadap kasus nasional, mengalami penurunan.

Wiku menuturkan, pada 27 September persentase kasus aktif di 10 provinsi menyumbang 67,62 persen dari kasus aktif nasional.

Kemudian pada tanggal 4 Oktober, persentase kasus aktif menurun menjadi 66,38 persen dan pada tanggal 11 Oktober mencapai 65,64 persen.

"Ini adalah kabar baik dan perlu untuk terus ditekan, sehingga persentase kontribusi kasus aktif di 10 provinsi prioritas ini dapat semakin menurun," tutur dia.

Wiku menuturkan, jika dilihat dari kasus sembuh terjadi peningkatan baik ditingkat nasional maupun di 10 provinsi prioritas.

Namun kata Wiku, persentase kontribusi kesembuhan di 10 provinsi prioritas terhadap kesembuhan nasional mengalami penurunan.

Pada 27 september 79,35 persen dari kasus kesembuhan nasional berasal dari 10 provinsi prioritas. Kemudian menurun pada tanggal 4 oktober menjadi 77,64 persen dan terkahir 11 oktober menjadi 76,81 persen.

"Tingkat kesembuhan ini harus selalu ditingkatkan baik di 10 provinsi prioritas maupun ditingkat nasional, di 10 provinsi priorotas diharapkan dapat berkontribusi lebih tinggi dalam angka kesembuhan nasional," tutur Wiku.

Sedangkan kata Wiku, kasus kematian di tingkat nasional maupun di 10 provinsi prioritas masih mengalami peningkatan.

Kendati demikian, kasus kematian cenderung mengalami penurunan pada tanggal 27 september 2020.

"Kontribusi kasus meninggal dari 10 provinsi prioritas ini adalah 80,18 persen dari kasus kematian nasional, berasal dari 10 provinsi priorotas ini," kata Wiku.

Kemudian pada tanggal 4 Oktober 2020 lalu, menurun menjadi 79,18 persen. Namin pada tanggal 11 oktober kembali menurun menjadi 78,71 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shanghai: Pasien Virus Corona yang Pulih Punya Kekebalan Terus-menerus

Shanghai: Pasien Virus Corona yang Pulih Punya Kekebalan Terus-menerus

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 19:39 WIB

Tiga Tahun Menjabat, Anies Disebut Bawa Jakarta Bunuh Diri

Tiga Tahun Menjabat, Anies Disebut Bawa Jakarta Bunuh Diri

News | Kamis, 15 Oktober 2020 | 19:15 WIB

Klaster Covid-19 Baru Muncul di Qingdao, Pemerintah Pecat Pejabat Kesehatan

Klaster Covid-19 Baru Muncul di Qingdao, Pemerintah Pecat Pejabat Kesehatan

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 19:35 WIB

Sinocav Akan Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Filipina, Mulai Kapan?

Sinocav Akan Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Filipina, Mulai Kapan?

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 18:56 WIB

Nikita Willy Hanya Mengundang 30 Orang Saja di Acara Pernikahannya

Nikita Willy Hanya Mengundang 30 Orang Saja di Acara Pernikahannya

Video | Kamis, 15 Oktober 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri

Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:09 WIB

Sidang Vonis Kasus K3: Akankah Eks Wamenaker Noel Dihukum 5 Tahun Bui?

Sidang Vonis Kasus K3: Akankah Eks Wamenaker Noel Dihukum 5 Tahun Bui?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:46 WIB

Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan

Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:32 WIB

Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat

Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:32 WIB

Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis

Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:25 WIB

Kasus Korupsi BGN: Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Terima Laporan

Kasus Korupsi BGN: Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Terima Laporan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:22 WIB

Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis

Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:11 WIB

'Bela Rakyatmu, Prabowo!': Nasihat Soemitro di Balik Keputusan Pahit Presiden Pecat Dadan Cs

'Bela Rakyatmu, Prabowo!': Nasihat Soemitro di Balik Keputusan Pahit Presiden Pecat Dadan Cs

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:09 WIB

Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat

Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:56 WIB

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB