Presiden Erdogan Dibuat Karikatur oleh Charlie Hebdo, Turki Ambil Tindakan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 29 Oktober 2020 | 09:22 WIB
Presiden Erdogan Dibuat Karikatur oleh Charlie Hebdo, Turki Ambil Tindakan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Anadolu Agency/Turkish Presidency)

Suara.com - Turki berjanji akan mengambil tindakan hukum dan diplomatik atas karikatur Presiden Recep Tayyip Erdogan di majalah Prancis Charlie Hebdo.

Karikatur yang dibuat oleh majalah yang menerbitkan karikatur Nabi Muhammad tersebut menggambarkan presiden Turki sedang mengangkat gaun seorang wanita berkerudung.

Menyadur BBC News, media pemerintah Turki mengatakan jaksa telah meluncurkan penyelidikan resmi terhadap majalah satir tersebut.

"Charlie Hebdo baru saja menerbitkan serangkaian yang disebut kartun penuh dengan gambar tercela yang konon adalah presiden kami. Kami mengutuk upaya paling menjijikkan dari publikasi ini untuk menyebarkan rasisme budaya dan kebencian." ujar Fahrettin Altun, direktur komunikasi kepresidenan.

Wakil Presiden Fuat Oktay mengimbau masyarakat internasional untuk bersuara melawan apa yang ia sebut aib.

Charlie Hebdo, media satire mingguan yang berbasis di Prancis, kembali membuat kehebohan setelah memublikasikan karikatur Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai lelaki luncah. [Charlie Hebdo]
Charlie Hebdo, media satire mingguan yang berbasis di Prancis, kembali membuat kehebohan setelah memublikasikan karikatur Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai lelaki luncah. [Charlie Hebdo]

"Anda tidak bisa menipu siapa pun dengan bersembunyi di balik kebebasan berpikir," kata Fuat Oktay yang disampaikan melalui akun Twitternya.

Sebagai tanggapan, majalah satir pro-pemerintah Turki Misvak memposting sejumlah kartun yang mengkritik Macron dan Charlie Hebdo di halaman Twitter-nya.

Sebelumnya, Presiden Erdogan juga meluncurkan tindakan hukum terhadap anggota parlemen sayap kanan Belanda Geert Wilders atas sebuah gambar yang dia bagikan di Twitter.

Gambar tersebut menampilkan Presiden Erdogan mengenakan topi Ottoman berbentuk seperti bom, yang diberi judul Wilders dengan kata teroris.

baca juga

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengkritik tanggapan Turki atas gambar tersebut. "Saya punya pesan untuk Presiden Erdogan dan pesan itu sederhana: Di Belanda, kebebasan berekspresi adalah salah satu nilai tertinggi kami," katanya.

Ketegangan antara Prancis dan Turki meningkat setelah Presiden Emmanuel Macron berjanji akan mengambil sikap yang lebih keras terhadap Islam radikal.

Presiden Erdogan meminta Turki untuk memboikot barang-barang Prancis dan mengatakan Macron membutuhkan pemeriksaan mental.

Kontroversi tersebut juga mengikuti janji Macron untuk membela sekularisme setelah insiden seorang guru dipenggal oleh seorang pria yang diduga Islam radikal.

Presiden Macron mengatakan bahwa Samuel Paty dibunuh karena Islamis menginginkan masa depan Prancis, tetapi ia tidak akan melepaskannya.

Penggambaran Nabi Muhammad secara luas dianggap tabu dalam Islam, dan menyinggung umat Islam. Tetapi sekularisme negara adalah pusat identitas nasional Prancis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Turki Serukan Boikot Produk-produk Prancis

Presiden Turki Serukan Boikot Produk-produk Prancis

News | Selasa, 27 Oktober 2020 | 13:54 WIB

Tak Gentar, Erdogan Tantang AS Jatuhi Sanksi ke Turki

Tak Gentar, Erdogan Tantang AS Jatuhi Sanksi ke Turki

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 14:41 WIB

Sebut Emmanuel Macron Butuh Perawatan Mental, Prancis Kecam Presiden Turki

Sebut Emmanuel Macron Butuh Perawatan Mental, Prancis Kecam Presiden Turki

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 08:38 WIB

Terkini

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

×