Tim Kemanusiaan untuk Papua Lapor ke Komnas HAM soal Kekerasan Aparat

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 02 November 2020 | 18:51 WIB
Tim Kemanusiaan untuk Papua Lapor ke Komnas HAM soal Kekerasan Aparat
Tim Kemanusiaan Untuk Papua mengadukan kekerasan yang dilakukan oleh aparat TNI-Polri terhadap warga sipil di Papua ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2020). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Tim Kemanusiaan Untuk Papua mengadukan kekerasan yang dilakukan oleh aparat TNI-Polri terhadap warga sipil di Papua ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2020).

Mereka berharap adanya penyelesaian dari perilaku kekerasan aparat yang justru menyerang masyarakat tidak bersalah. 

Ambrosius Mulait, salah satu bagian dari Tim Kemanusiaan Untuk Papua menerangkan, pihaknya melaporkan deretan korban-korban dari tindak kekerasan aparat TNI-Polri yang terjadi sepanjang 2020. Ia pun menjadi salah satu orang yang menjadi korban. 

"Kami melaporkan beberapa sekitar enam korban kekerasan dari pihak aparat TNI maupun polisi, salah satunya saya sendiri yang jadi korban juga. Jadi kami laporkan ke Komnas HAM," kata Ambrosius. 

Meski telah menemui Komnas HAM, pengaduan mereka belum bisa diterima. Tim kuasa hukum, Zeth Warduw menyebutkan kalau pihaknya masih harus melakukan perbaikan terhadap naskah-naskah pelaporan serta melengkapi data lainnya. 

Menurutnya audiensi dengan Komnas HAM akan dilanjutkan pada minggu depan. 

Meski demikian, Zeth berharap atas pelaporannya tersebut bisa menyelesaikan beragam tindakan kekerasan yang terjadi di Papua.

Bukan hanya perihal luka-luka yang diterima oleh warga sipil, tetapi juga menguak alasan para aparat yang kerap menembaki tanpa alasan yang jelas. 

"Kami berharap sih dengan adanya laporan-laporan kami dan upaya-upaya hukum yang kami lakukan itu dapat mendorong penyelesaian kekerasan dan tindakan-tindakan represifitas aparat di Papua."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Tapol Papua Cari Keadilan: Dikeroyok Polisi sampai Retina Pecah

Mantan Tapol Papua Cari Keadilan: Dikeroyok Polisi sampai Retina Pecah

News | Senin, 02 November 2020 | 18:35 WIB

Militer Terduga Pembunuh Pendeta Yeremia Harus Diadili Lewat Peradilan Umum

Militer Terduga Pembunuh Pendeta Yeremia Harus Diadili Lewat Peradilan Umum

News | Senin, 02 November 2020 | 16:17 WIB

Gedung Sekolah Dipakai TNI Jadi Markas, Ratusan Anak Papua Tak Bisa Belajar

Gedung Sekolah Dipakai TNI Jadi Markas, Ratusan Anak Papua Tak Bisa Belajar

News | Senin, 02 November 2020 | 15:32 WIB

Deretan Warga Papua Korban Kekerasan Aparat Dilaporkan ke Komnas HAM

Deretan Warga Papua Korban Kekerasan Aparat Dilaporkan ke Komnas HAM

News | Senin, 02 November 2020 | 15:23 WIB

Komnas HAM: Ruang Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi Kian Menyempit

Komnas HAM: Ruang Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi Kian Menyempit

News | Selasa, 27 Oktober 2020 | 16:13 WIB

Korban Salah Tangkap, Eks Tapol Papua Ambrosius Babak Belur Dihajar Polisi

Korban Salah Tangkap, Eks Tapol Papua Ambrosius Babak Belur Dihajar Polisi

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 12:22 WIB

Komnas HAM: Kebebasan Berpendapat Kini Terbatasi Hingga ke Ruang Akademik

Komnas HAM: Kebebasan Berpendapat Kini Terbatasi Hingga ke Ruang Akademik

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 09:24 WIB

Terkini

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB