Seorang Pria di Australia Barat Tewas Diserang Hiu, Korban Ke-8 Tahun Ini

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Minggu, 22 November 2020 | 17:48 WIB
Seorang Pria di Australia Barat Tewas Diserang Hiu, Korban Ke-8 Tahun Ini
Ilustrasi hiu.ganas. (Pixabay/Alex Steyn)

Suara.com - Seorang pria tewas setelah diserang oleh hiu di negara bagian Australia Barat pada hari Minggu (22/11/2020), sekaligus kematian kedelapan tahun ini.

Menyadur ABC News, Minggu (22/11/2020) polisi mendapat panggilan ke Cable Beach, tempat wisata populer di pantai Samudra Hindia Australia, sekitar pukul 8:40 pagi waktu setempat.

Korban, seorang pria berusia 55 tahun, dievakuasi dari pantai dengan luka serius dan dirawat oleh polisi sebelum paramedis tiba. Dia meninggal di tempat kejadian, menurut keterangan polisi.

Setelah mengevakuasi korban, petugas polisi juga mengatakan bahwa mereka menembak hiu yang bertahan di dekat pantai selama hampir setengah jam.

Spesies hiu yang menyerang pria tersebut belum dikonfirmasi, namun penduduk setempat mengatakan bahwa ada kemungkinan itu adalah hiu macan, yang kadang-kadang muncul di dekat pantai karena tertarik oleh ikan kecil.

Inspektur Polisi Kimberley Gene Pears mengatakan kepada wartawan bahwa korban berada di sekitar 30 hingga 40 meter dari pantai ketika dia diserang.

Sepasang suami istri yang berada di sekitar tempat kejadian melihat deburan air dan bergegas menyeret pria itu ke tempat aman. Pria itu mengalami luka di kaki dan tangannya.

"Ini insiden tragis, sangat tidak terduga, seseorang keluar untuk bersenang-senang di air," kata Gene Pears dikutip dari ABC News.

Polisi taman segera menutup pantai dan mengerahkan sebuah kapal penangkap ikan untuk berpatroli di area tersebut.

Tahun ini, sudah ada delapan orang yang menjadi korban serangan hiu sekaligus yang tertinggi di Australia sejak 1929, ketika sembilan orang meninggal akibat ikan predator tersebut.

Kasus serangan hiu sempat turun ketikan jaring-jaring penghalang hiu di pantai-pantai populer pada tahun 1930-an dipasang di sepanjang pantai.

Sebelumnya, serangan terjadi di Australia Barat pada 9 Oktober, ketika seorang peselancar diserang oleh hiu di Esperance di pantai selatan negara bagian tersebut.

Andrew Sharpe, diseret dari papan selancarnya oleh hiu dan jasadnya tidak ditemukan, kecuali papan selancar dan pakaian renang yang ia kenakan saat kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sipir Lapas Ngaku Pernah Hubungan Intim dengan Seorang Napi hingga 5 Kali

Sipir Lapas Ngaku Pernah Hubungan Intim dengan Seorang Napi hingga 5 Kali

News | Minggu, 22 November 2020 | 13:40 WIB

Ilmuwan Australia Berhasil Ciptakan Berlian lewat Rekayasa Suhu Kamar

Ilmuwan Australia Berhasil Ciptakan Berlian lewat Rekayasa Suhu Kamar

Tekno | Sabtu, 21 November 2020 | 19:00 WIB

Gegara Tukang Pizza Berbohong, Australia Jadi Lockdown

Gegara Tukang Pizza Berbohong, Australia Jadi Lockdown

News | Sabtu, 21 November 2020 | 16:29 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB