Seorang Pria di Australia Barat Tewas Diserang Hiu, Korban Ke-8 Tahun Ini

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus
Seorang Pria di Australia Barat Tewas Diserang Hiu, Korban Ke-8 Tahun Ini
Ilustrasi hiu.ganas. (Pixabay/Alex Steyn)

Seorang pria tewas setelah diserang oleh seekor ikan hiu saat berenang di pantai.

Suara.com - Seorang pria tewas setelah diserang oleh hiu di negara bagian Australia Barat pada hari Minggu (22/11/2020), sekaligus kematian kedelapan tahun ini.

Menyadur ABC News, Minggu (22/11/2020) polisi mendapat panggilan ke Cable Beach, tempat wisata populer di pantai Samudra Hindia Australia, sekitar pukul 8:40 pagi waktu setempat.

Korban, seorang pria berusia 55 tahun, dievakuasi dari pantai dengan luka serius dan dirawat oleh polisi sebelum paramedis tiba. Dia meninggal di tempat kejadian, menurut keterangan polisi.

Setelah mengevakuasi korban, petugas polisi juga mengatakan bahwa mereka menembak hiu yang bertahan di dekat pantai selama hampir setengah jam.

Baca Juga: Buktikan Vegan Itu Kuat, Seorang Doktor Meninggal di Puncak Gunung Everest

Spesies hiu yang menyerang pria tersebut belum dikonfirmasi, namun penduduk setempat mengatakan bahwa ada kemungkinan itu adalah hiu macan, yang kadang-kadang muncul di dekat pantai karena tertarik oleh ikan kecil.

Inspektur Polisi Kimberley Gene Pears mengatakan kepada wartawan bahwa korban berada di sekitar 30 hingga 40 meter dari pantai ketika dia diserang.

Sepasang suami istri yang berada di sekitar tempat kejadian melihat deburan air dan bergegas menyeret pria itu ke tempat aman. Pria itu mengalami luka di kaki dan tangannya.

"Ini insiden tragis, sangat tidak terduga, seseorang keluar untuk bersenang-senang di air," kata Gene Pears dikutip dari ABC News.

Polisi taman segera menutup pantai dan mengerahkan sebuah kapal penangkap ikan untuk berpatroli di area tersebut.

Baca Juga: Mahasiswa dan Pengawas Asal Indonesia Gugup Saat Ujian Online di Australia

Tahun ini, sudah ada delapan orang yang menjadi korban serangan hiu sekaligus yang tertinggi di Australia sejak 1929, ketika sembilan orang meninggal akibat ikan predator tersebut.

Komentar