Terus Ajukan Gugatan, Hakim Sebut Klaim Donald Trump seperti Frankenstein

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 23 November 2020 | 13:59 WIB
Terus Ajukan Gugatan, Hakim Sebut Klaim Donald Trump seperti Frankenstein
Ilustrasi pemilu AS 2020. (Unsplash/5Element)

Suara.com - Donald Trump terus mengajukan gugtan hukum di enam negara bagian yang mendukung kemenangan Joe Biden dalam pemilu AS, termasuk Pennsylvania.

Menyadur Global News Senin (23/11) baru-baru ini, Hakim Distrik Pennsylvania, Matthew Brann membatalkan permintaan Trump untuk mengeluarkan hampir tujuh juta suara pemilu.

Brann mengatakan tuduhan Trump tentang penipuan pemilih dan penyimpangan yang meluas tidak berdasar. Ia bahkan menyebut klaim bertubi-tubi itu seperti Monster Frankenstein.

"Klaim ini, bagaikan Monster Frankenstein yang dijahit secara sembarangan," tulis hakim dari Partai Republik, menambahkan bahwa pengadilan telah dihadapkan dengan "argumen hukum yang tegang tanpa dasar dan tuduhan spekulatif" tanpa bukti.

"Di Amerika Serikat, mencabut hak satu pemilih adalahperbuatan yang tidak dibenarkan, apalagi mencabut semua pemilih dari negara bagian keenam terpadat."

Presiden AS Donald Trump mengacungkan jempol saat ia turun dari Air Force One setibanya di Pangkalan Angkatan Udara Andrews di Maryland, Amerika Serikat pada 1 Oktober 2020. [MANDEL NGAN / AFP]
Presiden AS Donald Trump mengacungkan jempol saat ia turun dari Air Force One setibanya di Pangkalan Angkatan Udara Andrews di Maryland, Amerika Serikat pada 1 Oktober 2020. [MANDEL NGAN / AFP]

Donald Trump selalu berusaha membuktikan pemilihan Pennsylvania telah salah penanganan karena beberapa kabupaten mengidentifikasi surat suara yang ditolak sehingga pemilih dapat 'menyembuhkan' mereka, mengklaim pemilih lain di negara-negara Republik tidak diberi kesempatan yang sama.

Putusan itu memupuskan peluang Donald Trump untuk mengamankan negara terkuat senilai 20 suara elektoral college.

Pengacara pribadi Trump Rudy Giuliani, mengajukan banding pada hari Minggu yang menyebut Obama dalam penjelasannya terkait gugatan ini.

"Meskipun kami sepenuhnya tidak setuju dengan pendapat ini, kami berterima kasih kepada hakim yang ditunjuk Obama karena membuat keputusan yang diantisipasi ini dengan cepat, daripada hanya mencoba kehabisan waktu," kata Giuliani dalam pernyataan bersama dengan penasihat hukum senior Jenna Ellis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Joe Biden akan Umumkan Jajaran Kabinetnya pada Hari Selasa

Joe Biden akan Umumkan Jajaran Kabinetnya pada Hari Selasa

News | Senin, 23 November 2020 | 09:46 WIB

Donald Trump Sempat-sempatnya Bermain Golf saat KTT G20 Arab Saudi

Donald Trump Sempat-sempatnya Bermain Golf saat KTT G20 Arab Saudi

News | Senin, 23 November 2020 | 07:58 WIB

Fakta Buku How Democracies Die yang Dibaca Anies Baswedan

Fakta Buku How Democracies Die yang Dibaca Anies Baswedan

Lifestyle | Minggu, 22 November 2020 | 20:33 WIB

Terkini

Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!

Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:48 WIB

Kejagung Sebut Aliran Dana Dadan Cs Berasal dari Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari

Kejagung Sebut Aliran Dana Dadan Cs Berasal dari Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:47 WIB

Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo

Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:36 WIB

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:28 WIB

Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia

Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:26 WIB

Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi

Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Timwas Sebut Haji 2026 Bagus, Tapi Fasilitas di Mina Masih Jadi PR

Timwas Sebut Haji 2026 Bagus, Tapi Fasilitas di Mina Masih Jadi PR

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:14 WIB

KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening

KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:08 WIB

Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati

Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:05 WIB

DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.

DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:03 WIB