Ajaibnya, berkas itu dinyatakan telah memenuhi persyaratan. Sehingga Gus Dur bisa bersaing dengan Megawati Soekarnoputri dalam pemilihan presiden.
"Kemudian dibaca oleh Sekjen DPR, mau pingsan ya saya. Subhanallah di sinilah wali-nya Gus Dur. Sekjen MPR bilang seluruh persyaratan kelengkapan calon presiden atas nama KH Abdurrahman Wahid dinyatakan lengkap. Setelah itu Gus Dur terpilih (jadi capres)," ucap dia.
Pada pukul 14.00 WIB, Khofifah kembali dihubungi Gus Dur untuk mencari lima nama calon wakil presiden.
Cawapres yang dipilih Gus Dur ketika itu yakni Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Namun setelah menghubungi PDIP, mereka tidak mau menyiapkan berkas. Sebab pihak PDIP tidak mencalonkan Megawati sebagai cawapres, namun sebagai capres.
Hingga pukul 02.30 WIB dini hari, ia belum mendapatkan syarat kelengkapan berkas cawapres.
"Apa yang terjadi, kemudian Bismillah, atas perintah Gus Dur saya melaksanakan ini," ucap Khofifah yang menjabat Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan di era Presiden Gus Dur.
Khofifah menyebut dirinya yang mengantarkan satu lembar berkas pencalonan Megawati sebagai cawapres dari Gus Dur.
"Saat itu yang mengantarkan pencalonan Ibu Megawati sebagai Cawapres saya sendiri. Tidak ada dari PKB, nggak ada yang mau menemami. Kalau dari PDIP memang tidak mencalonkan Ibu Megawati sebagai cawapres, tetapi sebagai capres. Satu lembar tertulis bahwa Fraksi PKB mencalonkan Ibu Megawati sebagai cawapres dari Presiden KH Abdurrahman Wahid," ucap dia.
![Megawati Soekarnoputri ketika masih menjadi Wakil Presiden RI tengah memberikan permen kepada Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid di Jakarta, 6 Juni 2001. [Weda/AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/07/14/12397-megawti-dan-gus-dur.jpg)
Kemudian ia pun menyerahkan satu lembar berkas tersebut kepada petugas di Gedung KK 1 MPR.
Saat penyerahan berkas, ia kembali ditanyakan petugas terkait berkas lainnya.
Khofifah lantas menjawab bahwa Megawati sebelumnya telah lolos administrasi saat mendaftar jadi capres.
Sehingga berkas tidak diperlukan lagi saat Megawati didaftarkan jadi cawapres.
Petugas itu pun akhirnya bisa menerima alasan itu dan meloloskan pendaftaran Megawati sebagai cawapres Gus Dur dari PKB.
"(Dalam hati) pokoe Bismillah, Gus Dur dalem nderek panjenengan. Ini tugas panjenengan (pokoknya Bismillah, Gus Dur saya manut/ikut (perintah) Anda. Saya manut karena ini tugas (dari) Anda—red). Saya cuma kasih tahu (ke petugas) ini surat pencalonan sebagai calon wakil presiden. Persyaratan lain kan kemarin sudah (saat Megawati) nyalon presiden. Berarti sama itu surat kelengkapan persyaratannya," ujarnya.