Aturan WNA Masuk Indonesia Selama Pandemi, Kristen Gray Wajib Baca!

Rifan Aditya

Selasa, 19 Januari 2021 | 06:41 WIB
Aturan WNA Masuk Indonesia Selama Pandemi, Kristen Gray Wajib Baca!
Ilustrasi Aturan WNA Masuk Indonesia Selama Pandemi - Dua warga negara asing (WNA) berjalan untuk mengikuti proses karantina setibanya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (29/12/2020). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal]

Suara.com - Belakangan jagat media sosial kembali dibuat ramai oleh tweet dari seorang WNA asal Amerika Serikat (dengan nama Kristen Gray) yang mengajak warga Amerika lainnya untuk tinggal di Indonesia. Padahal, Indonesia saat ini tengah melakukan pembatasan ketat atas masuknya WNA ke wilayah Indonesia untuk berbagai urusan. Pengetatan aturan WNA masuk Indonesia ini mengacu pada upaya penekanan kasus Covid-19 dan mencegah masuknya jenis baru dari virus tersebut.

Lepas dari upaya yang dilakukan pemerintah dalam membatasi WNA masuk ke Indonesia, aturan yang cukup ketat sebenarnya sudah diberlakukan sejak lama. Tentu aturan ini juga tidak mengijinkan seorang WNA untuk tinggal dan menetap (dalam artian selamanya) tanpa alasan yang jelas. Bahkan dengan alasan yang jelas pun WNA wajib mengurus berbagai berkas dan izin tinggal dari pemerintah dan dinas terkait.

Maka dari itu selama pandemi virus corona ini aturan WNA masuk Indonesia tambah diperketat dan hal tersebut perlu diketahui oleh Kristen Gray. Sehingga bule ini tidak asal mengajak warga negara lain untuk tinggal di Bali semudah itu.

Masa Berlaku Izin Tinggal di Indonesia bagi WNA

WNA yang berkunjung ke Indonesia akan diberikan visa untuk tinggal dalam waktu yang telah ditentukan. Idealnya, batasan yang diberikan adalah selama 60 hari, namun dengan aturan tertentu bisa diperpanjang sebanyak 4 kali dengan tempo 30 hari tinggal.

Visa ini akan diberikan pada WNA dalam rangka wisata, keluarga, kegiatan sosial, kegiatan seni dan budaya, tugas pemerintahan terkait, event olahraga yang tidak bersifat komersial, melakukan studi banding, kursus singkat, pelatihan singkat, dan memberikan bimbingan dalam kegiatan tersebut.

Ada beberapa jenis izin tinggal yang diberikan pemerintah pada WNA yang datang ke Indonesia.

  • Izin Tinggal Diplomatik.
  • Izin Tinggal Dinas.
  • Izin Tinggal Kunjungan, maksimal 6 bulan.
  • Izin Tinggal Terbatas, antara 2 hingga 6 tahun.
  • Izin TInggal Tetap.

Pemanfaatan Celah Hukum dan Aturan WNA Masuk Indonesia

Yang dilakukan oleh oknum terkait ajakan tinggal di Indonesia sebenarnya masih tidak melanggar hukum, apabila ia memenuhi aturan yang sudah ditetapkan. Namun demikian, terdapat indikasi bahwa oknum tersebut telah melewati batas izin tinggal yang diberikan oleh pemerintah, sehingga sudah seharusnya aparat bertindak atas hal ini.

baca juga

Pada izin tinggal yang paling lama, yakni Izin Tinggal Terbatas, juga hanya diberikan pada golongan orang tertentu saja. Antara lain :

  • WNA dalam rangka penanaman modal.
  • Bekerja sebagai ahli.
  • Menjalankan tugas kerohanian.
  • Mengikuti proses pendidikan dan pelatihan jangka panjang.
  • Melakukan penelitian bersifat ilmiah.
  • Melakukan penggabungan diri dengan pasangan sah secara hukum yang memiliki izin tinggal terkait.
  • WNA yang statusnya eks WNI.
  • Wisatawan yang usianya lanjut.

Sementara itu, pemerintah Indonesia telah memperpanjang masa berlaku aturan larangan masuk bagi Warga Negara Asing (WNA) dan Warga Negara Indonesia (WNI) dari luar negeri semula tanggal 1 – 14 Januari 2021, kini diperpanjang sampai tanggal 25 Januari 2021. Informasi tersebut berdasarkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dalam Masa Pandemi Covid-19.  Larangan tersebut berlaku untuk seluruh negara yang melakukan perjalanan ke Indonesia.

Larangan bagi WNA untuk masuk ke Indonesia dikecualikan bagi pemegang visa diplomatic dan visa dinas dalam rangka kunjungan resmi pejabat asing setingkat Menteri ke atas, dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat; pemegang izin tinggal diplomatic dan izin tinggal dinas; dan pemegang kartu izin tinggal terbatas (KITAS) dan kartu izin tinggal tetap (KITAP).

Bagi WNA yang telah memenuhi persyaratan untuk masuk ke Indonesia dan bagi WNI yang pulang ke Indonesia harus melakukan beberapa tahapan sebagai berikut.

Syarat WNA dan WNI masuk Indonesia:

1.     Menerapkan protokol kesehatan untuk WNI dan WNA dari seluruh negara saat memasuki Indonesia dengan menunjukkan hasil negative melalui tes RT-PCR dari negara asal. Sampel hasil tes RT-PCR tersebut diambil dalam waktu maksimal 72 jam sebelum keberangkatan dan dilampirkan saat pemeriksaan kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syarat WNA dan WNI Masuk Indonesia

Syarat WNA dan WNI Masuk Indonesia

News | Senin, 18 Januari 2021 | 19:46 WIB

Heboh, 2 Turis Ini Ajak Orang untuk Tinggal di Bali Saat Pandemi Covid-19

Heboh, 2 Turis Ini Ajak Orang untuk Tinggal di Bali Saat Pandemi Covid-19

Your Say | Senin, 18 Januari 2021 | 17:46 WIB

Bikin Ulah di Bali, Kristen Gray Dilaporkan ke Ditjen Imigrasi

Bikin Ulah di Bali, Kristen Gray Dilaporkan ke Ditjen Imigrasi

Hits | Senin, 18 Januari 2021 | 17:47 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×