Sedekah Pangan Nasional, ACT Siapkan Gudang Beras dan Air Minum di Bogor

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 23 Februari 2021 | 16:57 WIB
Sedekah Pangan Nasional, ACT Siapkan Gudang Beras dan Air Minum di Bogor
ACT luncurkan program Sedekah Pangan Nasional di Wakaf Distribution Center (WDC) Bogor, Jabar. (Suara.com/Ummi HS)

Suara.com - Lembaga Kemanusiaan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Gerakan Sedekah Pangan Nasional yang berlokasi di Wakaf Distribution Center (WDC), Desa Kranggan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa (23/2/2021).

Dalam peluncuran gerakan tersebut, ACT langsung mendistribusikan sebanyak 100 ribu ton beras dan 1 juta air minum wakaf di Jawa Barat, Banten dan Jakarta.

"Alhamdulillah kita bersyukur baru saja kita melakukan launching Gerakan Sedekah Pangan Nasional di WDC ACT di Gunung Putri," ujar Presiden ACT Ibnu Khajar di WDC ACT Gunung Putri.

Ia berharap nantinya gudang WDC akan dipenuhi dengan produk-produk wakaf yang lain tidak hanya beras dan air minum kemasan.

"Alhamdulilah kita bersyukur kita sudah disiapkan gudang beras dan air minum. Insya Allah berikutnya akan kita penuhi gudang ini dengan produk-produk wakaf yang lainnya," ucap dia.

Ibnu menuturkan selama hampir satu tahun pandemi Covid-19, belum ada sebuah perbaikan akibat dampak dari krisis ekonomi. Bahkan kata dia, PHK masih terjadi serta usaha-usaha juga belum terlihat pulih. Sehingga ia meyakini dengan adanya Gerakan Sedekah Pangan Nasional, bisa bermanfaat bagi masyakarat yang terdampak pandemi.

"Setahun pandemi Covid-19 di Indonesia kita saksikan betul kondisi masyarakat kita belum terindikasi, ada sebuah perbaikan-perbaikan. Paling enggak kita yakini betul bahwa PHK masih di mana-mana terjadi, kondisi kondisi usaha juga belum segera pulih. Maka kita saksikan betul banyak orang-orang yang menghubungi kami menyampaikan bahwa proram pangan ini harus dilakukan," tutur dia.

Selain itu, Ibnu mengatakan ACT hadir untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi masyakarat yang mengalami kesusahan di masa pandemi. 

"Kami ingin berkontribusi memberitahukan kepada saudara kami yang saat ini sedang susah, saudara kami yang sedang susah di mana-mana, Jangan sedih, kami mewakili umat ini tetap akan bersama mereka. Bantuan-bantuan logistik pangan kami akan terus diantarkan," tutur dia.

Lebih lanjut, Ibnu menegaskan pendistribusian Gerakan Sedekah Pangan Nasional melalui tiga cara.

Pertama kata Ibnu, pihaknya menggerakkan semua relawan -relawan ACT untuk layanan langsung food truck atau dimasak. Sehingga langsung diberikan kepada masyakarat-masyakarat yang membutuhkan. Kemudian kedua, Rice Truck yang langsung diantar dengan armada-armada. Pendistribusian ketiga melalui Humanity Care Line. 

"Ketiga kami gunakan mereka untuk menelpon (ACT), Humanity care line akan mendistrubusikan. Apa yang kita ikhtiarkan program-program ini akan digerakan semua relawan-relawan kita," tutur Ibnu.

Sehingga ia berharap program Gerakan Sedekah Pangan Nasional, tidak hanya di Pulau Jawa, namun bisa hadir di semua wilayah Indonesia. 

"Pasca kami aktivasi beberapa bulan kemarin aja  kami saksikan Bagaimana kemudian 24 jam telepon masuk luar biasa. Kami melihat kalau ini dilakukan kami perlu mereplika program ini hadir di semua wilayah Indonesia," tuturnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Cepat Tanggap Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Kolinlamil Alokasikan KRI Banda Aceh-593 untuk Pengungsi

Aksi Cepat Tanggap Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Kolinlamil Alokasikan KRI Banda Aceh-593 untuk Pengungsi

News | Sabtu, 04 Maret 2023 | 14:28 WIB

Jangan Kaget, Segini Harta 3 Petinggi ACT yang Tilap Rp117 Miliar Milik Korban Lion Air

Jangan Kaget, Segini Harta 3 Petinggi ACT yang Tilap Rp117 Miliar Milik Korban Lion Air

Video | Minggu, 26 Februari 2023 | 14:00 WIB

4 Fakta Petinggi ACT Kompak Tak Ajukan Banding Usai Divonis 3 Tahun Penjara

4 Fakta Petinggi ACT Kompak Tak Ajukan Banding Usai Divonis 3 Tahun Penjara

News | Rabu, 22 Februari 2023 | 15:37 WIB

Bekas Petinggi ACT Hariyana Hermain Divonis Tiga Tahun Penjara Kasus Penggelapan Dana Donasi

Bekas Petinggi ACT Hariyana Hermain Divonis Tiga Tahun Penjara Kasus Penggelapan Dana Donasi

News | Selasa, 24 Januari 2023 | 20:59 WIB

Harta dan Sumber Kekayaan 3 Eks Petinggi ACT, Tega Tilap Dana Korban Lion Air!

Harta dan Sumber Kekayaan 3 Eks Petinggi ACT, Tega Tilap Dana Korban Lion Air!

News | Rabu, 28 Desember 2022 | 18:32 WIB

Keji! 3 Eks Petinggi ACT Tilap Dana Korban Kecelakaan Lion Air Rp 117 Miliar

Keji! 3 Eks Petinggi ACT Tilap Dana Korban Kecelakaan Lion Air Rp 117 Miliar

News | Rabu, 28 Desember 2022 | 14:53 WIB

Tok! Mantan Presiden ACT Ahyudin Dituntut 4 Tahun Penjara soal Korupsi Dana Hibah Korban Lion Air Rp117 Miliar

Tok! Mantan Presiden ACT Ahyudin Dituntut 4 Tahun Penjara soal Korupsi Dana Hibah Korban Lion Air Rp117 Miliar

Video | Rabu, 28 Desember 2022 | 09:00 WIB

Tiga Poin Memberatkan Ahyudin Cs Dituntut 4 Tahun Penjara di Kasus ACT

Tiga Poin Memberatkan Ahyudin Cs Dituntut 4 Tahun Penjara di Kasus ACT

News | Selasa, 27 Desember 2022 | 18:23 WIB

Korupsi Dana Hibah Korban Lion Air Sebesar Rp117 Miliar, Mantan Presiden ACT Ahyudin Dituntut 4 Tahun Penjara

Korupsi Dana Hibah Korban Lion Air Sebesar Rp117 Miliar, Mantan Presiden ACT Ahyudin Dituntut 4 Tahun Penjara

News | Selasa, 27 Desember 2022 | 17:54 WIB

Ajukan Eksepsi, Terdakwa Hariyana Klaim Ahli Waris Korban Kecelakaan Lion Air Tak Dirugikan oleh ACT

Ajukan Eksepsi, Terdakwa Hariyana Klaim Ahli Waris Korban Kecelakaan Lion Air Tak Dirugikan oleh ACT

News | Selasa, 22 November 2022 | 19:58 WIB

Terkini

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:41 WIB

Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day

Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:35 WIB

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:52 WIB

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:33 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB