Laut China Selatan Memanas, Pakar Militer Sebut AS Lakukan Provokasi

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Selasa, 13 April 2021 | 17:24 WIB
Laut China Selatan Memanas, Pakar Militer Sebut AS Lakukan Provokasi
Kapal Perusak China tipe 052D berlayar di laut China Timur. [AFP]

Suara.com - Seorang pakar militer China, Wei Dongxu menilai latihan Angkatan Laut AS sebagai tindakan yang provokatif sehingga mendorong China untuk lebih menjaga wilayahnya.

"(Latihan kapal induk China) bisa membangun posisi pertahanan maritim yang lebih luas, menjaga wilayah pesisir China, dan menjaga aktivitas militer AS," lapor CNN Selasa (13/04), mengutip Wei.

Tetapi analis AS menggambarkan kehadiran Liaoning di Laut China Selatan sebagai hal biasa di musim semi ketika kondisi cuaca kondusif untuk pelatihan.

"Liaoning turun ke sana sepanjang tahun ini (untuk mempraktikkan) pelatihan pertahanan udara dan tembakan langsung," kata Carl Schuster, mantan direktur operasi di Pusat Intelijen Gabungan Komando Pasifik AS.

Aktivitas militer di Laut China Selatan semakin tinggi selama akhir pekan. Kapal induk China, Liaoning memasuki wilayah sengketa itu ketika kelompok Angkatan Laut AS menyelesaikan latihan.

Kapal perusak radar tipe 052D milik Angkatan Laut PLA, Nanjing (Twitter/@CavasShips)
Kapal perusak radar tipe 052D milik Angkatan Laut PLA, Nanjing (Twitter/@CavasShips)

Sementara itu, AS dan Filipina sedang mempersiapkan latihan bersama, hal ini bertepatan ketika Menteri Pertahanan AS mengusulkan untuk memperdalam kerja sama militer setelah China mengerahkan kapal di sana.

Global Times melaporkan kapal induk utama China, Liaoning, berlayar ke Laut China Selatan pada hari Sabtu setelah menyelesaikan satu minggu latihan angkatan laut di sekitar Taiwan.

Kedatangan Liaoning yang dilaporkan di Laut Cina Selatan terjadi setelah kelompok pemogokan ekspedisi Angkatan Laut AS melakukan latihan di Laut China Selatan sehari sebelumnya.

Kapal induk USS Theodore Roosevelt dan kapal serbu amfibi USS Pulau Makin juga membawa dua kapal perang flat-top bergabung yang dengan kapal penjelajah, kapal perusak dan kapal amfibi yang lebih kecil.

Kapal-kapal itu membawa ratusan pasukan darat Marinir dari Unit Ekspedisi Marinir ke-15 serta helikopter pendukung dan jet tempur F-35.

"Kekuatan serangan ekspedisi ini menunjukkan bahwa kekuatan tempur kami bisa dipercaya untuk menanggapi segala kemungkinan, mencegah agresi, dan memberikan keamanan dan stabilitas regional dalam mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," jelas Kapten Angkatan Laut AS Stewart Bateshansky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihadiri Para Pengikutnya, Prosesi Kremasi Lia Eden Mirip Upacara Militer

Dihadiri Para Pengikutnya, Prosesi Kremasi Lia Eden Mirip Upacara Militer

Video | Senin, 12 April 2021 | 13:16 WIB

Begini Proses Kremasi Lia Eden, Digelar Mirip Upacara Kematian Militer

Begini Proses Kremasi Lia Eden, Digelar Mirip Upacara Kematian Militer

News | Senin, 12 April 2021 | 12:16 WIB

Kisah Kakek Mantan Mata-mata Agresi Militer II, Kini Jajakan Mainan di Solo

Kisah Kakek Mantan Mata-mata Agresi Militer II, Kini Jajakan Mainan di Solo

Hits | Minggu, 11 April 2021 | 17:17 WIB

Terkini

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB