105 Tokoh Dukung BPOM yang Setop Uji Klinis Vaksin Nusantara

Reza Gunadha, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 17 April 2021 | 16:38 WIB
105 Tokoh Dukung BPOM yang Setop Uji Klinis Vaksin Nusantara
Konferensi pers secara daring 105 tokoh mendukung BPOM yang menyetop uji klinis Vaksin Nusantara. [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]

Suara.com - Vaksin Nusantara yang diinisiasi eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mendapat sorotan negatif, karena tetap diuji klinis meski tak mendapat izin Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Sejumlah anggota DPR, politikus, pengusaha, hingga artis menjadi relawan vaksin Nusantara. Sementara BPOM tidak memberikan persetujuan pelaksanaan uji klinis atau PPUK terhadap penelitian tersebut.

Di tengah polemik tersebut, muncul dukungan dari 105 tokoh untuk BPOM. Ratusan tokoh yang mengatasnamakan rakyat Indonesia itu terdiri dari beragam latar belakang, yakni ulama, ilmuwan, cendekiawan, budayawan, aktivis, hingga sastawan.

Mereka menilai, BPOM bekerja berdasarkan prosedur dan kedisiplinan ilmiah saat menyetop uji klinis vaksin Nusantara.

"Kita punya Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia. Kami, yang nama-namanya tercantum di bawah ini, bersikap berpegang pada pendirian BPOM yang merupakan badan resmi di Indonesia dan bekerja berdasarkan prosedur-prosedur, disiplin, dan integritas ilmiah," kata Anggota Transparency International Indonesia (TII) Natalia Soebagjo dalam konferensi pers secara daring, Sabtu (17/4/2021). 

Natalia menyampaikan, para tokoh meminta agar BPOM dibiarkan bisa berkerja secara tenang bersama tim pakar.

Warga, kata Natalia, harus memercayai integritas keilmuan dan independensi BPOM, termasuk pernyataan-pernyataan mereka mengenai vaksin Nusantara.

"Selama ini, BPOM telah mengabdi menjaga kesehatan masyarakat. Mereka yang bekerja di BPOM telah membuktikan diri sebagai patriot tanpa banyak retorika, teguh menghadapi tekanan dari mana saja," ungkapnya. 

Lebih lanjut, Natalia mengatakan, pada prinsipnya ia bersama tokoh lain menghargai adanya penelitian mengenai obat hingga vaksin. Terutama penelitian yang menghasilkan produk untuk mengakhiri pandemi. 

baca juga

"Tentu dengan tetap mengindahkan asas-asas ilmiah," kata dia.

Dari 105 tokoh yang mendukung BPOM, 10 di antaranya menghadiri konferensi pers secara daring tersebut.

Kesepuluh tokoh yang menghadiri konferensi pers daring itu ialah sebagai berikut:

  1. Epidemiolog UI Pandu Riono
  2. Mantan Direktur RSCM, Akmal Taher
  3. Komisioner KPK 2003-2007 Erry Riyana Hardjapamekas
  4. Profesor Mikrobiologi UI, Pratiwi Sudarmono
  5. Pakar Pendidikan atau Praktisi pendidikan, Henny Supolo
  6. Guru Besar Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran UI, Idris Idham
  7. Pakar Obat Herbal dari Fakultas Kedokteran UI Purwantyastuti
  8. Cendekiawan muslim, Azyumardi Azra
  9. Mantan Menteri Pertambangan dan Energi, Kuntoro Mangkusubroto
  10. Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) Mayling Oey. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Kesehatan Masyarakat: Vaksin Nusantara Tak Bisa Ciptakan Herd Immunity

Ahli Kesehatan Masyarakat: Vaksin Nusantara Tak Bisa Ciptakan Herd Immunity

Health | Sabtu, 17 April 2021 | 16:35 WIB

DPR Agresif Dukung Vaksin Nusantara, Ketua IDI Khawatir BPOM Diintervensi

DPR Agresif Dukung Vaksin Nusantara, Ketua IDI Khawatir BPOM Diintervensi

News | Sabtu, 17 April 2021 | 15:34 WIB

Mengenal Cara Kerja Sel Dendritik, Bahan Utama Vaksin Nusantara

Mengenal Cara Kerja Sel Dendritik, Bahan Utama Vaksin Nusantara

Health | Sabtu, 17 April 2021 | 15:30 WIB

Ketua IDI: Dukungan Politikus ke Vaksin Nusantara Tak Ada Artinya

Ketua IDI: Dukungan Politikus ke Vaksin Nusantara Tak Ada Artinya

News | Sabtu, 17 April 2021 | 13:54 WIB

Tenaga Ahli Menteri Kesehatan: 95 Persen Bahan Baku Vaksin Nusantara Impor

Tenaga Ahli Menteri Kesehatan: 95 Persen Bahan Baku Vaksin Nusantara Impor

Health | Sabtu, 17 April 2021 | 13:42 WIB

58 Artis, Ulama, hingga Sastrawan Dukung BPOM soal Vaksin Nusantara

58 Artis, Ulama, hingga Sastrawan Dukung BPOM soal Vaksin Nusantara

Hits | Sabtu, 17 April 2021 | 13:23 WIB

BPOM Dituding Berpolitik soal Vaksin Nusantara

BPOM Dituding Berpolitik soal Vaksin Nusantara

News | Sabtu, 17 April 2021 | 12:29 WIB

5  Fakta Terkini Seputar Vaksin Nusantara: Anang Ashanty Ikut Disuntik?

5 Fakta Terkini Seputar Vaksin Nusantara: Anang Ashanty Ikut Disuntik?

Health | Sabtu, 17 April 2021 | 11:25 WIB

Anang Hermansyah dan Ashanty Juga Ikuti Uji Klinis Vaksin Nusantara

Anang Hermansyah dan Ashanty Juga Ikuti Uji Klinis Vaksin Nusantara

Jawa Tengah | Sabtu, 17 April 2021 | 02:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×