Slamet Maarif: Publik Resah Banyak Hoaks saat Rizieq Dirawat di RS UMMI

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 11 Mei 2021 | 12:43 WIB
Slamet Maarif: Publik Resah Banyak Hoaks saat Rizieq Dirawat di RS UMMI
Penampakan para saksi yang dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus swab Rizieq di PN Jaktim. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Ketua Persaudaraan Alumni 212 atau PA 212 Slamet Maarif menyatakan yang membuat resah publik kala Habib Rizieq Shihab dirawat di RS UMMI yakni karena adanya berita hoaks yang bertebaran. 

Hal itu disampaikan oleh Slamet ketika dihadirkan sebagai saksi fakta dalam sidang lanjutan Rizieq kasus swab test RS UMMI di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (11/5/2021). 

Awalnya, Rizieq sebagai terdakwa melempar pertanyaan kepada kedua orang saksi fakta yang dihadirkan, yakni Slamet Maarif dan Habib Mahdi Assegaf terkait dengan keresahan yang timbul di kala dirinya sedang dirawat. 

Rizieq menanyakan kepada kedua saksi tersebut apakah keresahan yang muncul disebabkan oleh adanya berita-berita hoax atau karena ditimbulkan oleh video klarifikasi yang berisi kabar kondisi Rizieq sehat. 

"Anda berdua menyarankan untuk mengklarifikasi agar tidak resah. Jadi yang buat resah itu adanya berita hoax yang tersebar atau klarifikasi habib buat resah?" tanya Rizieq dalam persidangan. 

Kemudian Slamet pun memberikan jawabannya. Ia menilai kalau selama ini yang membuat gaduh hingga resah saat Rizieq dirawat di RS UMMI yakni karena adanya berita-berita hoax bertebaran. 

"Yang membuat resah hoaks," kata Slamet. 

Kemudian kuasa hukum Rizieq juga mempertanyakan adanya sejumlah berita hoax kepada Slamet. Pasalnya dalam berita hoax yang tersebar tersebut salah satunya ada foto yang memperlihatkan Slamet bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang seolah-olah menjenguk Rizieq yang sedang sakit parah. 

"Apakah dari pemberitaan media online yang saudara ketahui terbitkan berita hoax apakah ada wartawan yang menghubungi anda? Yang mengklarifikasi foto anda," tanya kuasa hukum Rizieq. 

"Baik media online mainstream mengklarifikasi kebenaran foto itu. Dan saya juga menyampaikan fakta bahwa itu foto hoax tidak benar. Dan kemudian saya klarifikasi dengan Habib Hanif," jawab Slamet. 

Kemudian kuasa hukum Rizieq bertanya kembali kepada Slamet apakah dari media yang menyebar hoax tersebut ada yang mengkonfirmasi kepada dirinya atau tidak. Slamet memberikan jawabannya. 

"Saya tidak perhatikan satu persatu di media. Tapi kemudian saya baca beberapa media setelah saya klarifikasi bahwa habib Rizieq sehat," tutur Slamet. 

Kota Bogor Terganggu

Wali Kota Bogor Bima Arya sebelumnya menyampaikan kondusivitas Kota Bogor terganggu selama Habib Rizieq Shihab jalani perawatan kesehatan di RS UMMI pada November 2020 lalu. Pasalnya, kata Bima, hal tersebut sudah menjadi sorotan. 

Hal itu disampaikan Bima dalam persidangan lanjutan Rizieq kasus swab test RS UMMI di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Tes Swab Rizieq, Ketum PA 212 hingga 2 Habib Bogor Dibawa ke Sidang

Kasus Tes Swab Rizieq, Ketum PA 212 hingga 2 Habib Bogor Dibawa ke Sidang

News | Selasa, 11 Mei 2021 | 11:00 WIB

Refly Harun: Penyebab Kedaruratan Kesehatan Ya Covid-19, Bukan Habib Rizieq

Refly Harun: Penyebab Kedaruratan Kesehatan Ya Covid-19, Bukan Habib Rizieq

News | Selasa, 11 Mei 2021 | 10:40 WIB

Ketum PA 212: Saya Bersaksi Tengku Zul Orang Baik dan Tulus Berdakwah

Ketum PA 212: Saya Bersaksi Tengku Zul Orang Baik dan Tulus Berdakwah

News | Senin, 10 Mei 2021 | 19:33 WIB

Habib Rizieq Tak Tahu Kewajiban Karantina Setelah dari Luar Negeri

Habib Rizieq Tak Tahu Kewajiban Karantina Setelah dari Luar Negeri

Bekaci | Senin, 10 Mei 2021 | 17:17 WIB

Terkini

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

News | Minggu, 19 April 2026 | 08:04 WIB

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB