Bom Seberat 500 Kg Peninggalan PD II Diledakkan, 25 Ribu Warga Dievakuasi

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 20 Mei 2021 | 18:49 WIB
Bom Seberat 500 Kg Peninggalan PD II Diledakkan, 25 Ribu Warga Dievakuasi
Ilustrasi bom (Shutterstock).

Suara.com - Sebuah bom besar seberat 500 kg ditemukan di Frankfurt Jerman. Menyadur France24 Kamis (20/05), bom itu masih aktif dan merupakan peninggalan Perang Dunia II.

Pada dini hari waktu setempat, bom tersebut berhasil diledakkan dengan aman setelah 25 ribu warga dievakuasi, jelas dinas pemadam kebakaran setempat.

Bom 500 kg itu digali selama pekerjaan konstruksi pada Rabu di daerah padat penduduk Nordend di kota itu, kata petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi.

Surat kabar Frankfurter Allgemeine melaporkan bahwa senjata perang itu ditemukan tepat di sebelah taman bermain anak-anak di kedalaman sekitar dua meter (6,5 kaki).

Laporan menyebut ledakannya terkendali, yang terjadi tepat setelah tengah malam. Dentumannya terdengar seperti guntur bergemuruh dan meninggalkan lubang sedalam tiga meter dan lebar sepuluh meter.

Ilustrasi ledakan bom. (Shutterstock)
Ilustrasi ledakan bom. (Shutterstock)

Petugas pemadam kebakaran mengatakan bahwa mereka telah menutupi bom dengan 40 truk pasir sebelum meledakkannya, untuk meminimalkan kerusakan pada bangunan di sekitarnya.

Sekitar 25.000 orang telah diminta untuk mengevakuasi daerah tersebut, termasuk penghuni bangsal neonatal rumah sakit terdekat.

Di antara warga yang berlindung di arena skating adalah Tobias yang berusia 29 tahun yang turut membawa kucing peliharaannya di dalam kandang.

Dia mengatakan telah mendengar berita itu melalui pengeras suara polisi dan diperintahkan untuk segera meninggalkan rumahnya, menyebabkan 'sedikit stres'.

Barbara, 77, mengatakan kepada AFP bahwa berita itu sedikit mengejutkan, "kami tidak mengharapkannya."

Pekerja bangunan di Jerman secara teratur menemukan persenjataan Perang Dunia II yang belum meledak, 76 tahun setelah konflik berakhir.

Tujuh bom dijinakkan pada tahun 2020 di darat dekat Berlin tempat Tesla berencana membangun pabrik pertamanya di Eropa untuk mobil listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Rilis Rekaman Rahasia Tsar Bomba, Bom Nuklir Terkuat dalam Sejarah

Rusia Rilis Rekaman Rahasia Tsar Bomba, Bom Nuklir Terkuat dalam Sejarah

Tekno | Selasa, 18 Mei 2021 | 09:30 WIB

Waspada, Pola Hidup Tidak Sehat Saat Muda Bisa Jadi Bom Waktu di Hari Tua

Waspada, Pola Hidup Tidak Sehat Saat Muda Bisa Jadi Bom Waktu di Hari Tua

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 16:10 WIB

Video Kegembiraan Bocah di Gaza Sambut Idul Fitri, Abaikan Bom yang Meledak

Video Kegembiraan Bocah di Gaza Sambut Idul Fitri, Abaikan Bom yang Meledak

News | Senin, 17 Mei 2021 | 13:01 WIB

Terkini

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB