Serang Pegawai Sekolah di Swedia, Seorang Remaja 15 Tahun Ditangkap Polisi

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 20 Agustus 2021 | 18:25 WIB
Serang Pegawai Sekolah di Swedia, Seorang Remaja 15 Tahun Ditangkap Polisi
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstocks)

Suara.com - Seorang remaja ditangkap polisi setelah melakukan penyerangan kepada seorang staf sekolah di Swedia pada Kamis (19/8/2021).

Menyadur France24, Jumat (20/8/2021), seorang saksi mata mengatakan remaja tersebut masuk ke sekolah membawa pisau besar, mengenakan helm, topeng dan rompi yang diduga anti peluru.

Setelah mendapat laporan insiden tersebut pada Kamis (19/8/2021) pukul 08.40 waktu setempat, polisi langsung menuju ke tempat kejadian perkara yang terletak di kota Eslov.

"Polisi mampu mengalahkan tersangka... situasi cukup kacau di tempat kejadian," kata juru bicara polisi Ewa-Gun Westford.

Polisi mengungkapkan jika pelaku diketahui berusia 15 tahun, namun tidak menyebut jika ia membawa pisau. Polisi hanya menjelaskan jika pelaku membawa senjata.

Belum diketahui apakah tersangka adalah siswa di sekolah tersebut, kata polisi, seraya menambahkan bahwa penyelidikan sedang dilakukan.

Polisi juga menyebutkan jika remaja tersebut ditangkap karena dicurigai melakukan percobaan pembunuhan terhadap seseorang.

Korban yang merupakan staf di sekolah tersebut mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Media setempat melaporkan bahwa akibat insiden tersebut, para siswa di sekolah itu harus ditahan di dalam kelas mereka masing-masing selama 90 menit.

Seorang saksi mata mengatakan kepada media setempat bahwa beberapa siswa dilaporkan melompat keluar dari jendela kelas ketika serangan tersebut terjadi.

"Ada seorang pria membawa pisau panjang datang ke sekolah. Dia mengenakan topeng, helm dan apa yang tampak seperti rompi anti peluru. Itu benar-benar menakutkan," kata seorang siswa kepada surat kabar regional Skanska Dagbladet.

Walikota Eslov mengatakan tidak ada siswa yang terluka akibat insiden tersebut. Para siswa segera dipulangkan setelah kondisi aman.

"Ini mengerikan. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi siswa, guru, dan semua orang yang ada di sana," kata Wali Kota Eslov Johan Andersson dalam sebuah pernyataan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhat Pria Dibiayai Orang Tua Rp 1 M untuk Sekolah Pilot, Pas Lulus Susah Cari Kerja

Curhat Pria Dibiayai Orang Tua Rp 1 M untuk Sekolah Pilot, Pas Lulus Susah Cari Kerja

News | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 16:51 WIB

Resmi! Ayu Ting Ting Laporkan KD ke Polisi

Resmi! Ayu Ting Ting Laporkan KD ke Polisi

Banten | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 16:15 WIB

David NOAH Tak Hadiri Pemeriksaan Kasus Dugaan Penipuan, Pengacara: Belum Terima Undangan

David NOAH Tak Hadiri Pemeriksaan Kasus Dugaan Penipuan, Pengacara: Belum Terima Undangan

Jakarta | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 15:27 WIB

Terkini

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:26 WIB

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:10 WIB

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:22 WIB

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:19 WIB

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 08:02 WIB

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 07:43 WIB

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:51 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:43 WIB

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:27 WIB

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:50 WIB