Analisis JK Soal Krisis Afghanistan: Amerika Berharap Ada Perang Saudara

Bangun Santoso | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Minggu, 22 Agustus 2021 | 06:30 WIB
Analisis JK Soal Krisis Afghanistan: Amerika Berharap Ada Perang Saudara
Ketua Dewan Masjid Indonesia dan juga mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla alias JK. (istimewa)

Suara.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan mundurnya Amerika Serikat, karena AS menginginkan adanya perang saudara antara Kelompok Taliban dengan tentara Afghanistan.

Namun usai tentara Amerika Serikat keluar dari Afghanistan, tentara Afghanistan justru tak berperang dengan Taliban.

"Maka yang terjadi sebenarnya Amerika mengharapkan ada perang saudara antara tentara pemerintah Afghanistan yang dilatih oleh Amerika dan Taliban. Kita tahu semua itu setelah Amerika mau pergi, Taliban maju, tentara-tentara pemerintah tidak ada yang melawan, semua tidak mau perang saudara," ujar JK dalam diskusi secara virtual bertema " Masa Depan Afghanistan dan Peran Diplomasi Perdamaian Indonesia, Sabtu (21/8/2021).

JK menuturkan bahwa yang hebat bukanlah milisi Taliban, melainkan mundurnya tentara Afghanistan. Sehingga tidak terjadi perang saudara di Afghanistan.

"jadi ini bukan Taliban itu hebat, tapi karena tentara pemerintah Afghanistan mundur. Jadi malah melarikan diri ke negara-negara sekitar Pakistan," ucap JK.

"Tentara Afghanistan justru meninggalkan dan tidak mau berperang. Menurut saya ini solusi yang terbaik tidak terjadi perang saudara," sambungnya.

Ketua Dewan Masjid Indonesia itu memprediksi , jika terjadi perang saudara, akan terjadi kerusakan di Afghanistan.

"Kalau terjadi perang saudara, habislah Afghanistan dan umat Islam juga bisa habis. Karena sistem mereka tidak mau perang, tidak juga mau menyerah, tidak mau perang. Maka, terjadi seperti sekarang ini, Taliban menduduki Kabul dan kota-kota lain dan terjadi pengalihan pemerintahan," tutur dia.

Tak hanya itu, JK mengungkapkan Kelompok Taliban sebenarnya menginginkan adanya perdamaian dengan pemerintah Afghanistan.

"Waktu saya berbicara dengan mereka, mereka sebenarnya ingin damai, antar pemerintah ingin power sharing semuanya," kata JK.

JK juga menyebut mundurnya Amerika Serikat dari Afghanistan, karena takut mempermalukan dirinya sendiri.

Pasalnya Amerika Serikat tak ingin pengalaman Vietnam terulang yang dinilai gagal.

"Tapi yang paling resah di Afghanistan itu justru Amerika. Dia tidak mau seperti Vietnam pulang terbirit birit. Karena itu dia menerima suatu perundingan yang pada akhirnya akhir tahun lalu disetujui bahwa mereka Amerika Serikat akan meninggalkan Afghanistan," ucap dia.

"Dan itu semuanya keresahan dan perang 20 taun perang yang terlama dalam sejarah Amerika danperang yang tidak dimenangkan oleh Amerika," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sadis! Taliban Disebut Bakar Perempuan Afghanistan karena Masakannya Tidak Enak

Sadis! Taliban Disebut Bakar Perempuan Afghanistan karena Masakannya Tidak Enak

News | Minggu, 22 Agustus 2021 | 05:31 WIB

Warga Afganistan Semakin Putus Asa: Taliban Akan Bunuh Kami

Warga Afganistan Semakin Putus Asa: Taliban Akan Bunuh Kami

News | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 21:17 WIB

JK Sebut Lawan Taliban Sebenarnya Amerika, Bukan Pemerintah Afghanistan

JK Sebut Lawan Taliban Sebenarnya Amerika, Bukan Pemerintah Afghanistan

News | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 19:30 WIB

Biasa Pegang Senjata, Begini Potret Tentara AS Saat Gendong Bayi di Afghanistan

Biasa Pegang Senjata, Begini Potret Tentara AS Saat Gendong Bayi di Afghanistan

News | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 18:53 WIB

Evakuasi WNI dari Afghanistan Sempat Terkendala, Menlu Retno Ungkap Kronologi

Evakuasi WNI dari Afghanistan Sempat Terkendala, Menlu Retno Ungkap Kronologi

Riau | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 17:31 WIB

Taliban Kuasai Afghanistan, Abu Tholut: Indonesia Tak Perlu Tingkatkan Kewaspadaan

Taliban Kuasai Afghanistan, Abu Tholut: Indonesia Tak Perlu Tingkatkan Kewaspadaan

News | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 17:23 WIB

TOP 3 NEWS: Warga Afghanistan Kabur, hingga 3 Pendaki Tewas di Gunung Bawakaraeng

TOP 3 NEWS: Warga Afghanistan Kabur, hingga 3 Pendaki Tewas di Gunung Bawakaraeng

Video | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 19:00 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB