CEK FAKTA: Benarkah Wanita Afghanistan Dirantai dan Diseret oleh Suami Mereka di Jalan?

Dany Garjito, Ruth Meliana Dwi Indriani

Minggu, 22 Agustus 2021 | 11:48 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Wanita Afghanistan Dirantai dan Diseret oleh Suami Mereka di Jalan?
CEK FAKTA Foto Wanita Afghanistan Dirantai dan Diseret oleh Suami Mereka di Jalan. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar foto wanita Afghanistan yang dibelenggu kakinya dengan rantai, lalu diseret oleh suami mereka saat keluar rumah.

Foto tersebut dibagikan oleh akun Twitter @crzygautam. Dalam gambar, terlihat 3 orang wanita memakai burqa hitam yang kakinya dirantai oleh seorang pria yang mendahului mereka.

Pria tersebut juga terlihat membawa rantai. Akun ini lantas memberikan narasi bahwa foto tersebut adalah 3 wanita Afghanistan yang kakinya dibelenggu dengan rantai oleh suami mereka.

Tak sampai di situ, akun ini juga menambahkan narasi bahwa seorang laki-laki di Afghanistan biasanya memiliki 2 sampai 3 istri di rumahnya. Sang suami biasa mengikat kaki istri-istri mereka dengan rantai.

Postingan @crzygautam disukai sebanyak 76 akun, dibagikan sebanyak 40 kali. Foto itu beredar di tengah kondisi kejatuhan pemerintahan resmi Afghanistan di tangan Taliban.

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:

"1990’s Taliban Afghanistan – When women were dragged with shackles on their feet. There used to be 2/3 wives of a husband in every house, whose feet were tied with chains."

Terjemahan:

"Taliban Afghanistan 1990 – Ketika wanita diseret dengan belenggu di kaki mereka. Dulu ada 2/3 istri dari seorang suami di setiap rumah, yang kakinya diikat dengan rantai. #AfghanWomen."

baca juga
CEK FAKTA Foto Wanita Afghanistan Dirantai dan Diseret oleh Suami Mereka di Jalan. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Foto Wanita Afghanistan Dirantai dan Diseret oleh Suami Mereka di Jalan. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah foto dengan narasi tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, foto ketiga wanita yang dirantai oleh suami mereka saat keluar rumah tidak benar.

Taliban memang benar memberlakukan hukum Syariah yang cenderung represif terhadap kebebasan wanita. Diantaranya melarang wanita bersekolah, bekerja, dan pembatasan partisipasi di ruang publik.

Bahkan, akan ada hukuman keras apabila melanggar, termasuk hukuman mati. Kendati demikian, foto dalam postingan @crzygautam adalah hasil editan dan tidak terjadi di Afghanistan.

Hal ini terungkap setelah melakukan penelusuran fakta dengan menggunakan Yandex Reverse Image. Hasilnya, ditemukan foto serupa dan digunakan sebagai cover buku berbahasa Arab yang penulisnya bernama Saib Waddah.

Buku itu jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, berjudul “Pembunuhan Bayi Perempuan: antara Teks Suci dan Maskulin Complex”. Buku tersebut dipublikasikan pada tahun 2014.

Dalam cover buku tersebut, tidak terlihat sama sekali sebuah rantai yang dibawa oleh seorang pria. Foto asli juga tidak menunjukkan rantai yang mengikat kaki 3 wanita di belakangnya.

Dilansir dari Indiatoday.in, ditemukan foto yang orisinil di laman trekearth.com. Foto asli tersebut dipublikasikan pada tahun 2006.

Foto yang sama persis memperlihatkan 3 wanita memakai burqa hitam berjalan di belakang seorang pria. Namun, tidak terlihat sama sekali adanya rantai yang dibawa seorang pria atupun di kaki ketiga wanita tersebut.

Keterangan dalam laman menjelaskan, foto tersebut diambil oleh fotografer bernama Murat Duzyol pada tahun 2003. Murat memberikan keterangan “This photo was taken in Baghdad.The man and his women walking to the city center” (terjemahan: Foto diambil di Baghdad. Seorang pria dan wanitanya pergi ke pusat kota).

Dari keterangan tersebut dapat diketahui bahwa foto diambil di Baghdad, Irak bukan di Afghanistan. Murat Duzyol menjelaskan bahwa ia memotret dengan spontanitas dan natural.

Kesan bahwa pria tersebut membelakangi para wanita karena alasan gender juga tidak benar. Murat menjelaskan bahwa pria dan wanita tersebut tidak mengenal satu sama lain.

Walau begitu, tiga wanita yang yang memakai burqa hitam jelas saling mengenal. Adapun kondisi pria pada foto diketahui bahwa ia menjadi bagian dari pertemuan belasungkawa untuk warga sipil di Irak yang tertembak mati saat menunaikan Salat Jumat.

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, maka foto wanita Afghanistan yang dirantai kakinya oleh suami mereka merupakan hasil editan dan hoaks.

Narasi tersebut masuk ke dalam kategori konten yang dimanipulasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UNESCO Serukan Perlindungan 6 Situs Bersejarah di Afghanistan Ada Apa Saja?

UNESCO Serukan Perlindungan 6 Situs Bersejarah di Afghanistan Ada Apa Saja?

Your Say | Minggu, 22 Agustus 2021 | 11:24 WIB

Mengharukan, saat  Deretan Bayi Afghanistan Dititipkan ke Tentara AS

Mengharukan, saat Deretan Bayi Afghanistan Dititipkan ke Tentara AS

Video | Minggu, 22 Agustus 2021 | 10:00 WIB

Dalam Sepekan, AS Evakuasi 2.500 Warga Amerika dari Afghanistan

Dalam Sepekan, AS Evakuasi 2.500 Warga Amerika dari Afghanistan

News | Minggu, 22 Agustus 2021 | 09:58 WIB

PBB Desak Negara Tetangga Afghanistan Buka Perbatasan Bagi Para Pencari Suaka

PBB Desak Negara Tetangga Afghanistan Buka Perbatasan Bagi Para Pencari Suaka

News | Minggu, 22 Agustus 2021 | 09:20 WIB

Viral Video Cewek Bongkar Ritual Intim saat Mandi, Kaum Hawa yang Lain Enggan Disamakan

Viral Video Cewek Bongkar Ritual Intim saat Mandi, Kaum Hawa yang Lain Enggan Disamakan

News | Minggu, 22 Agustus 2021 | 10:30 WIB

Analisis JK Soal Krisis Afghanistan: Amerika Berharap Ada Perang Saudara

Analisis JK Soal Krisis Afghanistan: Amerika Berharap Ada Perang Saudara

News | Minggu, 22 Agustus 2021 | 06:30 WIB

Terkini

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:00 WIB

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:58 WIB

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:35 WIB

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:16 WIB

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:00 WIB

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:53 WIB

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:49 WIB

×