Aksi Demo Anti-Lockdown di Melbourne Rusuh, Polisi Tangkap 235 Orang

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 21 September 2021 | 18:24 WIB
Aksi Demo Anti-Lockdown di Melbourne Rusuh, Polisi Tangkap 235 Orang
Foto sebagai ilustrasi. Polisi menyemprotkan cairan merica ke pengunjuk rasa selama demonstrasi anti-lockdown di Melbourne, Australia, pada (21/8/2021). [William WEST / AFP]

Suara.com - Sedikitnya 235 orang ditangkap dan 10 polisi menderita luka setelah mengamankan aksi demo anti-lockdown di Melbourne, Australia, pada Sabtu (18/9/2021).

Menyadur 9News Selasa (21/9/2021), 193 orang yang ditangkap dituduh melanggar aturan pembatasan Covid-19 di Melbourne.

Sementara yang lain ditahan karena pelanggaran lain, termasuk diduga menyerang polisi serta pelanggaran narkoba dan penyalahgunaan senjata.

Ratusan demonstran yang banyak di antaranya tidak mengenakan masker mengadakan aksi protes di pinggiran kota Richmond pukul 12.00 siang waktu setempat.

Ratusan orang berbaris di tengah jalan dan meneriakkan jargon yang menuntut tidak ada lagi penguncian dan pecat Dan Andrews.

Beberapa demonstran memegang spanduk bertuliskan "Tidak ada lagi penguncian". Aksi protes tersebut kemudian pecah menjadi kerusuhan.

Kerusuhan pecah ketika Polisi Victoria memulai operasi untuk mencegah pengunjuk rasa berkumpul yang melanggar perintah kesehatan masyarakat.

Komandan Kepolisian Victoria Mark Galliott menggambarkan jika operasi yang dilakukan oleh pihaknya sukses.

"Kami dapat memobilisasi semua patroli dan sumber daya polisi kami untuk menghadapi kelompok-kelompok itu dan menangkap mereka yang melanggar arahan Kepala Petugas Kesehatan," kata Galliott.

Akibat kerusuhan tersebut, sedikitnya 10 polisi mengalami, enam diantaranya harus dibawa ke rumah sakit karena luka yang dideritanya cukup serius.

Para petugas yang dibawa ke rumah sakit tersebut menderita luka memar, robek, hingga patah di bagian siku, hidung, dan jari.

"Apa yang kita lihat hari ini adalah sekelompok pengunjuk rasa yang berkumpul, bukan untuk memprotes kebebasan tetapi hanya untuk melawan dan berkelahi dengan polisi," kata Komandan Galliott.

"Apa yang kami lihat adalah laki-laki muda yang marah dan agresif di sana untuk melawan polisi, bukan untuk memprotes kebebasan," sambungya.

Polisi awalnya memperkirakan antara 6.000-7.000 orang akan ikut aksi protes anti-lockdown di CBD Melbourn, tetapi hanya sekitar 500 orang yang hadir.

Galliott mengatakan sedih ketika melihat pengunjuk rasa bertindak kasar kepada polisi, yang bertugas untuk melindungi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Umur di Bawah 12 Tahun Kini Boleh Masuk Mal

Anak Umur di Bawah 12 Tahun Kini Boleh Masuk Mal

Foto | Selasa, 21 September 2021 | 17:43 WIB

Kasus COVID-19 Naik Lagi, China Tutup Tempat Mahyong Hingga Bioskop

Kasus COVID-19 Naik Lagi, China Tutup Tempat Mahyong Hingga Bioskop

Health | Selasa, 21 September 2021 | 17:38 WIB

Makin Banyak Orang Miskin di Kota Pontianak karena Pandemi COVID-19

Makin Banyak Orang Miskin di Kota Pontianak karena Pandemi COVID-19

Kalbar | Selasa, 21 September 2021 | 17:26 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB