Jokowi Marahi Polisi Soal Mural, Rocky Gerung: Paling Sudah Latihan Berjam-jam

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 08 Desember 2021 | 13:47 WIB
Jokowi Marahi Polisi Soal Mural, Rocky Gerung: Paling Sudah Latihan Berjam-jam
Rocky Gerung Sindir Menohok Jokowi yang Tegur Polisi. (YouTube/Refly Harun)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur jajaran kepolisian terkait maraknya penghapusan mural sebagai bentuk kritik. Pidato Jokowi yang menunjukkan kemarahan itu ditanggapi dengan sindiran menohok oleh Rocky Gerung.

Sindiran Rocky Gerung itu diungkapkan saat berbincang-bincang dengan Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun. Hal ini diunggah dalam akun YouTube Refly Harun dengan judul "JOKOWI MARAH KE POLRI? RG: BAGUS SAJA, CUMA MASIH BANYAK YANG LAPOR-LAPOR! | Best Statement"

Dalam video, Refly Harun berbicara mengenai teguran Jokowi kepada polisi yang kerap memanggil pengkritiknya. Menurutnya, Jokowi menunjukkan kemarahan dalam pidatonya itu.

"Terlihat, Pak Jokowi walaupun berbekal teks, tapi matanya ke audiens," kata Refly dalam video itu seperti dikutip Suara.com, Rabu (8/12/2021).

"Artinya, kemarahan itu mudah-mudahan ada wujud dari internalisasi dia. Karena kalau cuma teks, kan cuma di mulut. Tapi kalau dari hati, gesturnya lebih terlihat," lanjutnya.

Rocky Gerung pun menanggapi pernyataan Refly dengan skeptis. Ia menyindir Jokowi sudah latihan dulu selama berjam-jam, sebelum memberikan pidato yang menunjukkan kemarahan itu.

"Iya, itu artinya memang ada latihan berjam-jam itu Pak Jokowi, supaya gesturnya itu terlihat begitu serius tadi dan banyak yang percaya," ujar Rocky.

"Karena Pak Jokowi sudah berkali-kali mengucapkan hal yang sama, jadi orang menganggapnya apa sih itu, marah karena apa sebetulnya," sambungnya.

Lebih lanjut, Rocky menyindir Jokowi sedang membutuhkan headline baru untuk dirinya dengan terlihat marah. Terlebih, selama ini Jokowi sering mengatakan hal yang tidak sesuai kondisi di lapangan.

baca juga

"Ini mungkin bisa jadi headline. Mungkin headline-nya sudah kurang, kalau soal bansos kan sudah mulai habis kan paketnya yang mau dibagi-bagi. Maka Pak Jokowi cari headline baru, seolah-olah marah," sindir Rocky.

"Buktinya bagus aja Pak Jokowi lakukan hal begitu, tetapi tetap laporan ke polisi itu masih banyak. Dan itu sebenarnya adalah agen-agen di dalam Istana itu sendiri," lanjutnya.

Karena itu, Rocky menilai tidak ada gunanya Jokowi meminta polisi tidak takut dikritik. Pasalnya, Jokowi dinilai tidak mau mengurus hal yang mendasar terlebih dahulu, seperti membatalkan presidential treshold.

"Secara keseluruhan, percuma Pak Jokowi bilang kenapa takut pada polisi dan segala macem. Pak Jokowi sendiri tidak mau membatalkan presidential treshold. Dia gak mau ngomong soal presidential treshold, padahal di situ intinya," kritik Rocky.

"Jadi mestinya Pak Jokowi itu bicara soal-soal yang mendasar, soal presidentian treshold, bukan nyindir-nyindir soal mural dan segala macem. Itu mah gak penting-penting amat. Besok juga bisa berubah," sambungnya.

Tak sampai di situ, Rocky menantang Jokowi untuk berpidato tanpa teks di depan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Jokowi diminta mendesak DPR untuk mendukung setiap gerakan masyarakat.

"Lain kalau kita dengar Pak Jokowi tanpa teks dengan tatapan mata yang tajam, berbicara ke DPR agar DPR ikut mendukung gerakan masyakarat yang dipimpin oleh Refly Harun untuk menghasilkan presidential treshold nol. Nah itu baru bermutu," pungkasnya.

Presiden Jokowi Tegur Polisi: Ada Mural Aja Takut, Ngapain?

Presiden Jokowi menyampaikan tanggapannya terkait maraknya pengahpusan mural yang berisi gambar wajahnya maupun yang berisi kritikan untuknya.

Dalam pidato yang disampaikan saat memberikan pengarahan kepada Kasatwil tahun 2021 di Badung, Bali, Jokowi mengaku heran melihat mural-mural itu dihapus. Ia menilai mural sebagai hal kecil yang tak perlu dibesar0besarkan.

"Contoh kecil-kecil saja. Mural dihapus. Saya tahu nggak mungkin itu. Perintahnya Kapolri juga nggak mungkin. Perintahnya kapolda juga nggak mungkin. Perintahnya kapolres juga mungkin nggak mungkin," ujar Jokowi dalam video yang diunggah di akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (3/12/2021).

"Itu sebetulnya urusan di polsek yang saya cek di lapangan. Tapi nyatanya dihapus. Oleh sebab itu, beri tahu kapolsek-kapolsek sampai kapolsek diberi tahu. Itu urusan kecil," lanjut Jokowi.

Jokowi lantas memberikan contoh ketika ia datang ke sebuah daerah kemudian mural yang berisi kritik terhadap pemerintah segera dihapus. Menurutnya hal itu tak perlu. Ia meminta jajaran aparat untuk tak takut terhadap mural.

"Saya datang ke sebuah daerah, ada mural dihapus. Rame. Wah Presiden yo urusan, urusan mural, oh urusan mural aja ngapain sih? Wong saya dihina, saya dimaki-maki, difitnah udah biasa. Ada mural aja takut. Ngapain?," ujarnya.

"Baca ini, hati-hati. Ini kebebasan berpendapat, tapi kalau menyebabkan ketertiban masyarakat di daerah menjadi terganggu, beda soal," ujar Jokowi melanjutkan.

Video yang mungkin Anda lewatkan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaku Pengeroyokan Brigadir Irwan Lombu Ternyata Kakak Beradik

Pelaku Pengeroyokan Brigadir Irwan Lombu Ternyata Kakak Beradik

Lampung | Rabu, 08 Desember 2021 | 11:43 WIB

Isu Reshuffle Menguat, Pengamat Sebut Moeldoko dan 6 Pejabat Lain Berpotensi Didepak

Isu Reshuffle Menguat, Pengamat Sebut Moeldoko dan 6 Pejabat Lain Berpotensi Didepak

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 11:29 WIB

Bersyukur Investasi di Luar Jawa Makin Naik, Jokowi: Karena Infrastruktur Sudah Merata

Bersyukur Investasi di Luar Jawa Makin Naik, Jokowi: Karena Infrastruktur Sudah Merata

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 11:17 WIB

Polisi Gadungan di Karawang Minta Maaf, Polisi: Tidak Diproses Hukum

Polisi Gadungan di Karawang Minta Maaf, Polisi: Tidak Diproses Hukum

Bekaci | Rabu, 08 Desember 2021 | 10:00 WIB

Anggota Polisi Diduga Aniaya Tahanan hingga Tewas Akhirnya Ditahan

Anggota Polisi Diduga Aniaya Tahanan hingga Tewas Akhirnya Ditahan

Riau | Rabu, 08 Desember 2021 | 09:34 WIB

Tagar #SAVEPOLWAN Berkumandang, Oknum TNI Diduga Pukuli Polwan, Warganet: Banci Kali Ah

Tagar #SAVEPOLWAN Berkumandang, Oknum TNI Diduga Pukuli Polwan, Warganet: Banci Kali Ah

Kaltim | Rabu, 08 Desember 2021 | 08:30 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×