Perayaan Cap Go Meh di Dunia: Membawa Dua Jeruk hingga Membeli Mystery Bag

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:35 WIB
Perayaan Cap Go Meh di Dunia: Membawa Dua Jeruk hingga Membeli Mystery Bag
Ilustrasi cap go meh, perayaan cap go meh di dunia (chinatravel.com)

Suara.com - Tahun Baru China atau dikenal juga dengan istilah Festival Musim Semi adalah salah satu festival tertua dan paling menawan di dunia. Perayaan yang juga disebut sebagai cap gomeh ini masih menerangi kehidupan modern dan secara bertahap menjadi global dalam beberapa tahun terakhir. Jadi bagaimana orang-orang di negara lain, cina di luar negeri dan orang asing, merayakan Tahun Baru Cina? Yuk kita intip bersama perayaan cap go meh di dunia. 

Dikutip dari Chinatravel.com, berikut tradisi perayaan cap go meh di dunia sesuai dengan kepercayaan dan kebiasaan masyarakat yang hidup di negara yang berbeda. China, Korea, dan Jepang yang serumpun pun memiliki tradisi yang berbeda. Bagaimana dengan negara lainya?

Perayaan Cap Go Meh di Dunia

1. Singapura: Membawa Dua Jeruk sebagai Hadiah Tahun Baru Kepada Orang Tua, Kerabat, atau Sahabat

Warga Singapura biasanya memiliki liburan dua hari untuk Festival Musim Semi atau perayaan cap go meh. Selama festival, selain dari perayaan biasa seperti tarian singa, parade Tahun Baru, dan tampilan lentera, Singapura memiliki tradisi uniknya sendiri. 

Di Singapura, orang mengunjungi teman-teman dengan hadiah Tahun Baru, yang wajib dibawa ialah dua jeruk dalam kantong kertas halus. Seorang tamu memberikan dua jeruk kepada tuan rumah ketika memasuki rumah, untuk mengungkapkan berkat ganda dari "keberuntungan" dan "keberuntungan besar", serta mendoakan "hal-hal baik akan datang secara lengkap." 

2. Malaysia: Menyajikan Nanas yang Mendatangkan Kemakmuran

Malaysia juga memiliki tradisi perayaan cap go meh yang menarik. Di Malaysia, gereja-gereja buka pada Hari Tahun Baru Imlek dan memungkinkan tim tarian singa China untuk tampil, melambangkan kemakmuran. Kebiasaan lain dari Festival Musim Semi Malaysia mirip dengan China, yaitu menyajikan nanas.

Seperti dalam bahasa Minnan, dialek China di Fujian dan Taiwan, "nanas" terdengar seperti "kemakmuran akan datang" sehingga buah nanas menjadi simbol buah yang menguntungkan di Tahun Baru China untuk orang Malaysia. Kebanyakan orang Cina di Malaysia berasal dari Fujian, sehingga orang biasanya membeli nanas selama festival.

3. Jepang: Membeli Mistery Bag

Kita beranjak ke Jepang untuk melihat perayaan cap go meh di dunia lainnya. Dipengaruhi oleh tetangganya China, Jepang juga menganggap Festival Cap Go Meh sebagai festival yang sangat penting. Orang Jepang menghias rumah mereka dengan pinus dan cemara.

Seluruh keluarga duduk di samping kompor, begadang sampai tengah malam pada Malam Tahun Baru. Begitu tengah malam tiba, lonceng kuil di seluruh Jepang dipukul 108 kali, setelah itu orang-orang bergegas ke kuil untuk menyembah para dewa dan Buddha.

Selain itu, ada produk yang disebut lucky-dip bag atau mystery bag di Jepang, yang diisi dengan konten acak yang tidak diketahui. Pedagang biasanya menjual tas ini dengan harga 50 persen dari harga asli barang yang ada di dalamnya. Orang Jepang percaya bahwa membeli barang dalam mystery bag ini dapat membawa keberuntungan di Tahun Baru Imlek mendatang.

4. Korea Selatan: Bisnis Ditangguhkan, Reuni Keluarga, dan Amplop Putih

Korea Selatan, juga memiliki budaya cap go meh tersendiri. Warga Korea Selatan memiliki kebiasaan yang mirip dengan China dalam hal perayaan tahun baru imlek. Misalnya, orang Korea harus pulang untuk reuni keluarga begitu festival datang. Tetapi ada perbedaan tertentu juga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia: Sejak Awal Masehi hingga Era Reformasi

Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia: Sejak Awal Masehi hingga Era Reformasi

News | Selasa, 18 Januari 2022 | 13:27 WIB

Asal Usul Kue Keranjang: Arti Warna dan Simbol Keberadaanya yang Identik dengan Perayaan Imlek

Asal Usul Kue Keranjang: Arti Warna dan Simbol Keberadaanya yang Identik dengan Perayaan Imlek

Lifestyle | Selasa, 18 Januari 2022 | 09:53 WIB

Kapan Cap Go Meh 2022 Dirayakan? Ini Tanggal Perayaan Lengkap dengan Sejarahnya

Kapan Cap Go Meh 2022 Dirayakan? Ini Tanggal Perayaan Lengkap dengan Sejarahnya

News | Selasa, 18 Januari 2022 | 07:44 WIB

3 Rekomendasi Kue Kering Enak, Bisa Dicoba untuk Rayakan Imlek Tahun Ini

3 Rekomendasi Kue Kering Enak, Bisa Dicoba untuk Rayakan Imlek Tahun Ini

Kalbar | Selasa, 18 Januari 2022 | 09:05 WIB

Cara Membuat Kartu Ucapan Imlek Online Anti Ribet di Canva dan Regards, Bisa Download Gratis!

Cara Membuat Kartu Ucapan Imlek Online Anti Ribet di Canva dan Regards, Bisa Download Gratis!

News | Senin, 17 Januari 2022 | 18:37 WIB

Apa Arti Warna Merah saat Imlek? Ini Fakta Di Baliknya

Apa Arti Warna Merah saat Imlek? Ini Fakta Di Baliknya

Video | Selasa, 18 Januari 2022 | 07:00 WIB

Terkini

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB