Apa Itu Rare Earth Harta Karun Lumpur Lapindo? Logam Tanah yang Dimonopoli China

Rifan Aditya

Rabu, 26 Januari 2022 | 14:14 WIB
Apa Itu Rare Earth Harta Karun Lumpur Lapindo? Logam Tanah yang Dimonopoli China
Apa Itu Rare Earth Harta Karun Lumpur Lapindo? Logam Tanah yang Dimonopoli China - Lokasi dampak semburan lumpur panas Lapindo, Porong Sidoarjo.(Antara/Eric Ireng)

Suara.com - Berdasarkan laporan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), ada logam tanah jarang atau disebut Rare Earth di Lumpur Lapindo Sidoarjo Jawa Timur. Lalu apa itu Rare Earth?

Keberadaan Rare Earth disebut-sebut sebagai harta karun Lumpur Lapindo. Apa manfaat dan seberapa berharganya Rare Earth ini? Untuk tahu lebih banyak tentang apa itu Rare Earth simak penjelasan dalam aritkel ini.

Apa itu Rare Earth?

Dikutip dari americangeosciences.org, logam tanah jarang atau dalam istilah ilmiahnya disebut Rare Earth Elements (REE) merupakan sebuah element yang terdiri dari 17 unsur logam. Rare Earth juga termasuk memiliki lima belas lantanida pada tabel periodik ditambah skandium dan itrium.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, Rare Earth sangat dibutuhkan sebagai material teknologi tingkat tinggi. Seperti untuk baterai, smartphone hingga teknologi militer.

Penemu Rare Earth

Ahli kimia yang menemukan Rare Earth adalah Gadolin (1794). Ia mengawali penemuan REE yaitu unsur yttrium untuk pertama kalinya pada akhir abad XVIII, dilansir oleh ugrg.ft.ugm.ac.id.

Kemudian di akhir abad XIX, para ahli kimia dan mineralogi mampu meneliti dan mengidentifikasi sejumlah 14 unsur REE.

Tahun 1907 penemuan unsur lutetium dan promethium menutup sejarah penemuan REE di dunia, kedua unsur tersebut merupakan unsur terakhir yang ditemukan. Unsur promethium ditemukan setelah adanya reaksi nuklir, yang ditemukan oleh Marinsky (1943).

baca juga

Menurut Voncken (2016) dalam karyanya "The Rare Earth Elements : An Introduction: Delft, Springer Briefs in Earth Sciences", sebenarnya penamaan “Rare Earth Element” adalah terminologi yang digunakan pada Abad ke-XIX. Hal itu didasari oleh hanya ditemukannya satu deposit REE di dunia yaitu di daerah Ytterby, Swedia.

Saat itu, hampir keseluruhan unsur REE ditemukan di Tambang Ytterby yang merupakan tambang feldspar dan kuarsa yang berasal dari granit pegmatit untuk kebutuhan porselen bagi Inggris Raya dan Polandia.

Adapun unsur-unsur tersebut adalah yttrium, ytterbium, terbium, erbium, gadolinium, holmium, thulium, scandium, lutetium dan tantalum.

Foto dari udara di ketinggian 5000 kaki, lokasi dampak semburan lumpur panas Lapindo, Porong Sidoarjo, Selasa (9/12).
Foto dari udara di ketinggian 5000 kaki, lokasi dampak semburan lumpur panas Lapindo, Porong Sidoarjo, Selasa (9/12).

Manfaat Rare Earth dan Penggunaannya

Seperti telah disebutkan sebelumnya, Rare Earth dipakai untuk berbagai macam material teknologi tinggi. Salah satu yang paling berpengaruh adalah baterai.

Baterai yang ada di komputer, laptop, PC, kamera dan sebagainya mengandung material Rare Earth didalamnya. Bahkan logam tanah jarang juga digunakan untuk memori komputer, DVD, ponsel, catalytic converter, magnet, lampu fluorescent dan masih banyak lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daripada Berujung Hoaks, Pemerintah Diminta Tak Gembar-Gembor Kandungan Logam Tanah Jarang di Lumpur Lapindo

Daripada Berujung Hoaks, Pemerintah Diminta Tak Gembar-Gembor Kandungan Logam Tanah Jarang di Lumpur Lapindo

News | Rabu, 26 Januari 2022 | 11:13 WIB

Kementerian ESDM Akan Percepat Eksplorasi Logam Tanah Jarang

Kementerian ESDM Akan Percepat Eksplorasi Logam Tanah Jarang

Tekno | Sabtu, 11 September 2021 | 00:16 WIB

Logam Tanah Jarang Disebut Harta Karun Terpendam di Bumi Indonesia, Sangat Berharga

Logam Tanah Jarang Disebut Harta Karun Terpendam di Bumi Indonesia, Sangat Berharga

Sulsel | Jum'at, 10 September 2021 | 12:53 WIB

Terkini

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

×