9 WNI Berhasil Dievakuasi dari Chernihiv, Menlu Retno Cerita soal Perubahan Skenario Penyelamatan

Reza Gunadha | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 18 Maret 2022 | 21:44 WIB
9 WNI Berhasil Dievakuasi dari Chernihiv, Menlu Retno Cerita soal Perubahan Skenario Penyelamatan
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menjelaskan proses evakuasi 99 WNI dari Ukraina. (Tangkapan layar)

Suara.com - Sembilan warga negara Indonesia yang terjebak di Kota Chernihiv, Ukraina, berhasil dievakuasi. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan, kesembilan WNI tersebut kini telah berada di zona aman.

"Alhamdulillah kita patut bersyukur bahwa setelah melalui upaya yang sangat keras dan cukup lama, maka pada hari ini kita berhasil mengevakuasi sembilan orang WNI dari Kota Chernihiv," ujar Retno dalam jumpa pers secara virtual, Jumat (18/3/2022).

Keseembilan WNI tersebut sebelumnya terjebak di kota Chernihiv, yang menjadi salah satu lokasi pertempuran Rusia versus Ukraina.

Retno menuturkan, proses evakuasi tidak mudah. Butuh waktu 22 hari bagi Kemenlu RI untuk mengupayakan evakuasi.

"Namun, baru hari ini mereka berhasil dievakuasi melalui jalur Kyiv. Dari ibu kota dibawa ke Lviv dan kemudian menyeberang ke wilayah Polandia," ucap dia.

Retno mengatakan, Kemenlu RI juga sempat berulang kali mengganti skenario dan jalur evakuasi. Itu dikarenakan situasi peperangan yang berubah setiap hari.

"Alhamdulillah, 9 WNI tersebut saat ini sudah berada di zona aman. Jika dihitung dari Chernihiv sampai ke Lviv, total perjalanan yang ditempuh para WNI sekitar 15 jam. Ada antrean panjang di perbatasan," ungkapnya.

Retno menyebut, kesembilan WNI tersebut saat ini masih berada di dalam mobil bersama Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha.

"Saat ini mereka masih berada di dalam mobil bersama Direktur PWNI. Kami ingin memastikan bahwa mereka sudah berada di zona aman," kata dia.

Lebih lanjut Retno menuturkan, hingga kini total 133 WNI yang telah dievakuasi dalam kondisi selamat dari Ukraina. 

"Dengan dievakuasinya sembilan WNI dari Chernihiv, maka 133 WNI telah dievakuasi dengan selamat dari Ukraina. Dengan demikian seluruh proses evakuasi sudah dapat dilaksanakan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan WNI Pengungsi dari Ukraina untuk Netizen Indonesia: Tolong Jangan Komen yang Menyakitkan

Pesan WNI Pengungsi dari Ukraina untuk Netizen Indonesia: Tolong Jangan Komen yang Menyakitkan

Video | Jum'at, 18 Maret 2022 | 21:10 WIB

WHO Minta Hentikan Serangan: Ratusan Fasilitas Kesehatan di Ukraina Terancam Hancur Akibat Invasi Rusia

WHO Minta Hentikan Serangan: Ratusan Fasilitas Kesehatan di Ukraina Terancam Hancur Akibat Invasi Rusia

Health | Jum'at, 18 Maret 2022 | 19:49 WIB

Menakutkannya Drone Rusia, Bom Kendaraan Lapis Baja, Gudang Senjata dan Amunisi Militer Ukraina

Menakutkannya Drone Rusia, Bom Kendaraan Lapis Baja, Gudang Senjata dan Amunisi Militer Ukraina

Jatim | Jum'at, 18 Maret 2022 | 15:15 WIB

Evakuasi WNI di Ukraina Terhambat Gegara Ketidakpastian Koridor Kemanusian, Akses Evakuasi Jadi Medan Pertempuran

Evakuasi WNI di Ukraina Terhambat Gegara Ketidakpastian Koridor Kemanusian, Akses Evakuasi Jadi Medan Pertempuran

Jatim | Jum'at, 18 Maret 2022 | 14:56 WIB

Sanksi Invasi, Belanda Sita Aset Rp3,18 Triliun dari Rusia

Sanksi Invasi, Belanda Sita Aset Rp3,18 Triliun dari Rusia

Jogja | Jum'at, 18 Maret 2022 | 14:42 WIB

Mahkamah Internasional Desak Rusia Hentikan Invasi ke Ukraina

Mahkamah Internasional Desak Rusia Hentikan Invasi ke Ukraina

News | Jum'at, 18 Maret 2022 | 13:40 WIB

UNDP: 90 Persen Penduduk Ukraina Terancam Kemiskinan Karena Perang

UNDP: 90 Persen Penduduk Ukraina Terancam Kemiskinan Karena Perang

News | Jum'at, 18 Maret 2022 | 13:26 WIB

Terkini

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur

Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:02 WIB

H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur

H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:02 WIB

Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan

Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB

Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon

Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:54 WIB

Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak

Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:50 WIB

Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen

Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:49 WIB

Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan Indonesia-Jepang

Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan Indonesia-Jepang

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:43 WIB