Presiden Nepal Undang Dubes RI, Terkesan Pencapaian Indonesia Suarakan Kepentingan Negara Berkembang

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Kamis, 16 Juni 2022 | 06:00 WIB
Presiden Nepal Undang Dubes RI, Terkesan Pencapaian Indonesia Suarakan Kepentingan Negara Berkembang
Duta Besar RI untuk Nepal Heru Hartanto Subolo (kiri) diundang bertemu Presiden Nepal Bidhya Devi Bhandari (tengah) di Kathmandu, Sabtu (11/6/2022). (ANTARA/HO-KBRI Dhaka)

Suara.com - Presiden Nepal Bidhya Devi Bhandari secara khusus mengundang Duta Besar RI untuk Nepal, Heru Hartanto Subolo karena ketertarikannya kepada Indonesia dan keberlanjutan hubungan bilateral kedua negara.

Dikutip kantor berita Antara dari rilis pers KBRI Dhaka, dalam pertemuan yang berlangsung selama 90 menit tersebut, Presiden Bidhya mengatakan amat terkesan dengan peran dan pencapaian Indonesia selama ini dalam menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang di berbagai forum internasional, serta sebagai salah satu negara yang berpotensi besar di wilayah Asia.

“Presiden Bidhya menyampaikan pula bahwa pemerintah Nepal memiliki harapan besar dengan ditunjuknya Dubes Heru sebagai Dubes RI untuk Nepal akan membawa angin segar bagi hubungan bilateral kedua negara, bahkan meningkatkan nilai perdagangan menjadi lebih signifikan, mendorong people-to-people contact, dan mampu menjembatani business-to-business ke arah yang lebih baik,” kata KBRI Dhaka dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/6/2022).

Kepada Presiden Nepal, Dubes Heru menyampaikan bahwa salah satu misi yang diembannya yaitu meningkatkan keterhubungan masyarakat madani melalui saling kunjung serta meningkatkan arus wisatawan Nepal ke Indonesia maupun sebaliknya.

Terkait hal ini, Konsul Kehormatan RI di Kathmandu Chandra Prakash Dhakal telah menyampaikan permohonan langsung kepada Indonesia melalui pertemuan itu agar kiranya fasilitas visa on arrivalbagi pemegang paspor regular Nepal dapat segera diberikan oleh Pemerintah Indonesia.

“Dubes Heru berkomitmen untuk menindaklanjuti permohonan tersebut kepada pemerintah pusat, serta berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan bilateral yang lebih kuat dan komprehensif di masa datang,” demikian KBRI Dhaka.

Pertemuan itu berlangsung pada 11 Juni 2022, dua hari setelah Dubes RI menyerahkan surat-surat kepercayaan (Credential Letters) kepada Presiden Nepal.

Kesan baik dari pemerintah Nepal atas kunjungan kerja Dubes RI dalam rangka upacara credentials tersebut diwujudkan dengan munculnya berita mengenai credentials Dubes Heru sebagai judul utama (headlines) di surat kabar nasional utama Nepal yaitu the Rising Nepal, padahal saat itu ada tiga dubes lainnya yang juga menyerahkan letters of credence selain Indonesia yaitu Chili, Jamaika, dan Spanyol.

Nepal adalah negara yang seluruhnya berbatasan dengan daratan (landlocked) yang berada di antara India dan China. Meskipun perdagangan bilateral masih relatif kecil, tetapi lebih lebih dari 95 persennya menguntungkan Indonesia.

Kondisi perdagangan bilateral tersebut belum mencerminkan potensi besar yang dimiliki kedua negara sehingga Indonesia perlu lebih aktif untuk menggarap peluang kerja sama di bidang infrastruktur, pariwisata, dan meningkatkan perdagangan, khususnya yang terkait dengan produk makanan-minuman, industri manufaktur, dan produk industri strategis.

Nilai perdagangan kedua negara yang selama kondisi pandemi COVID tahun lalu, mencapai 21,09 juta dolar AS (sekitar Rp311,2 miliar)pada periode Januari-Agustus 2021, tetapi tren perdagangan selama lima tahun terakhir menunjukkan bahwa surplus perdagangan selalu berada di pihak Indonesia. Produk unggulan Indonesia di antaranya tekstil, permesinan, transportasi, dan kelapa sawit.

Ketidakstabilan situasi politik di Nepal di masa yang lalu, dan transisi dari sistem monarki ke republik yang masih terus berproses, serta konstelasi geopolitik dunia saat ini, menjadi tantangan bagi negara yang kondisi geografis dikelilingi negara-negara besar yang saling bersaing.

Salah satu tantangan utama Nepal adalah infrastruktur karena Nepal merupakan negara landlocked dengan demografi yang bergunung-gunung. Perekonomian Nepal sejak 2020 melambat karena lockdown nasional yang diberlakukan pada Maret-Juli 2020. Namun demikian, perekonomian Nepal mulai menunjukkan perbaikan pada awal 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia

Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 18 April 2026 | 19:37 WIB

Pabrikan Otomotif Jepang Hengkang dari Thailand, Indonesia Kena Imbas?

Pabrikan Otomotif Jepang Hengkang dari Thailand, Indonesia Kena Imbas?

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 16:23 WIB

Jauh dari Riau ke Copenhagen: Kisah Rully Irawan Menemukan Makna 'Rumah' Lewat Musik

Jauh dari Riau ke Copenhagen: Kisah Rully Irawan Menemukan Makna 'Rumah' Lewat Musik

Entertainment | Sabtu, 18 April 2026 | 13:55 WIB

Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907

Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907

Bola | Sabtu, 18 April 2026 | 13:07 WIB

Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?

Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?

Bola | Sabtu, 18 April 2026 | 12:55 WIB

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia

Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 22:58 WIB

BMW Sebut Mobil China Hanya Mengancam Dominasi Merek Jepang dan Korea

BMW Sebut Mobil China Hanya Mengancam Dominasi Merek Jepang dan Korea

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 20:50 WIB

Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:56 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Terkini

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:22 WIB

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:17 WIB