5 Planet akan Sejajar dengan Bulan 24 Juni, Bagaimana Cara Menyaksikanya?

Siswanto, BBC

Rabu, 22 Juni 2022 | 12:32 WIB
5 Planet akan Sejajar dengan Bulan 24 Juni, Bagaimana Cara Menyaksikanya?
BBC

Suara.com - Pada bulan Juni ini, para penggemar luar angkasa akan mendapat kesempatan langka menyaksikan lima planet di tata surya dan Bulan dalam posisi sejajar. Fenomena ini disebut sebagai konjungsi kuintet.

Merkurius, Venus, Bulan, Mars, Jupiter, dan Saturnus akan terlihat dalam parade menjelang fajar, membentuk garis lengkung.

Formasi sejajar dari kelima planet dan Bulan itu akan tampak paling sempurna pada 23-24 Juni.

Baca juga:

Posisi sejajar kelima planet ini disebut konjungsi langit dan dapat dilihat dengan mata telanjang.

Fenomena ini terakhir kali terjadi pada 2004 silam.

Dari belahan selatan, Merkurius dan Venus tampak di pagi hari, dengan bintang Aldebaran tampak berada di antara kedua planet tersebut.

Aldebaran, yang dalam bahasa Arab berarti "pengikut", adalah salah satu dari 15 bintang paling terang yang bisa kita lihat dari Bumi.

Aldebaran memiliki diameter 44 kali diameter Matahari dan memancarkan rona kemerahan.

baca juga

Konjungsi yang sempurna

Jika Anda begadang untuk melihat fenomena ini, Anda akan melihat Saturnus terlebih dahulu. Planet itu akan tampak sekitar tengah malam.

Selama beberapa jam sebelum fajar, Jupiter dan kemudian Mars akan terlihat.

Saat fajar menyingsing, Venus akan muncul, diikuti oleh Merkurius saat matahari terbit.

Di bawah ini adalah cara mengenali setiap planet yang akan Anda lihat.

Astrologi

Para pakar astrologi meyakini bahwa posisi lima planet yang sejajar ini adalah penting.

Beberapa dari mereka meyakini posisi planet-planet yang sejajar akan menyebabkan perubahan energi yang sangat besar, mengubah kehidupan umat manusia dari kondisi perang ke titik damai dan harmoni yang lebih tenang.

Ini berarti kejahatan yang mengganggu umat manusia akhirnya bisa dikalahkan oleh cinta, penerimaan, dan kerja sama.

Apa yang bisa Anda lihat?

Saturnus

Saturnus akan terlihat terutama di malam hari pada musim gugur tahun ini. Tapi kini, Saturnus akan muncul sebelum tengah malam.

Bagi mata telanjang, Saturnus akan tampak seperti bintang berwarna kuning dan putih yang cerah.

Namun dengan menggunakan teleskop, Anda akan dapat melihat cincin planet ini yang terkenal, yang kini tampak menyempit.

Cincin tersebut membentang dari utara ke selatan planet ini.

Saat fajar menyingsing, Saturnus mudah terlihat di langit belahan bumi bagian tenggara, atau selatan hingga tenggara.

Jupiter

Banyak dari kita kerap melihat Jupiter di langit pagi hari. Planet ini bersinar dua kali lebih terang dari Sirius, bintang paling terang yang bisa kita lihat dari Bumi.

Melalui teleskop atau teropong, sisi barat planet ini tampak sedikit kurang terang dibandingkan sisi timurnya pada bulan Juni.

Mulai tanggal 22 Juni, planet ini akan lebih mudah dilihat dan akan melintas ke konstelasi Cetus ('The Whale') pada tanggal 25 Juni.

Mars

Mars adalah planet yang tampak setiap pagi, namun pada Juni planet ini akan semakin mudah dilihat dari Bumi.

Planet ini akan muncul secara singkat di belahan bumi utara hingga tenggara sebelum pukul 02.00 dini hari dan bersinar terang menyerupai Achenar, bintang kesembilan yang bersinar paling terang yang bisa dilihat dari Bumi.

Pada saat itu, Anda akan melihat Mars memancarkan rona oranye dan kunginb.

Bulan sabit akan melintas mendekati Mars pada 22 dan 23 Juni - melengkapi posisi sejajar lima planet di tata surya.

Venus

Venus muncul sekitar fajar dan besinar lebih terang dari Jupiter.

Waktu paling mudah untuk menyaksikan planet ini adalah 30 menit sebelum matahari terbit pada 30 Juni.

Melalui teropong atau teleskop Anda akan melihat biuntang Pleiades yang berada di sebelah kiri Venus sebelum sinar pagi berubah terang.

Merkurius

Merkurius juga paling mudah dilihat pada 30 menit sebelum matahari terbit pada 30 Juni dan akan menjadi planet dengan posisi paling rendah di horizon.

Planet ini terlalu jauh dan terlalu redup dilihat di langit fajar ketika bulan Juni dimulai.

Sejak 16 Juni, Merkurius tampak sedikit terlihat dengan mata telanjang di belahan bumi timur hingga timur laut, sekitar 30 menit sebelum matahari terbit.

Anda dapat melihat Merkurius berada di kiri bawah Venus.

Merkurius naik di atas cakrawala timur laut lebih dari satu jam sebelum Matahari pada 27 Juni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Langka! Tujuh Planet Sejajar di Langit, Terjadi Lagi pada 2040

Fenomena Langka! Tujuh Planet Sejajar di Langit, Terjadi Lagi pada 2040

Tekno | Jum'at, 28 Februari 2025 | 11:02 WIB

NASA Pastikan Asteroid 2024 YR4 Tidak Mengancam Bumi dalam Waktu Dekat

NASA Pastikan Asteroid 2024 YR4 Tidak Mengancam Bumi dalam Waktu Dekat

Tekno | Rabu, 26 Februari 2025 | 07:02 WIB

Wahana Antariksa Swasta Kirimkan Rekaman Langka Sisi Jauh Bulan

Wahana Antariksa Swasta Kirimkan Rekaman Langka Sisi Jauh Bulan

Tekno | Selasa, 25 Februari 2025 | 18:48 WIB

Asteroid Sebesar Patung Liberty Ancam Bumi di 2032, Nuklir Jadi Opsi?

Asteroid Sebesar Patung Liberty Ancam Bumi di 2032, Nuklir Jadi Opsi?

Tekno | Senin, 24 Februari 2025 | 09:05 WIB

Daerah Terpadat yang Berisiko Jika Asteroid Pembunuh Kota Menabrak Bumi

Daerah Terpadat yang Berisiko Jika Asteroid Pembunuh Kota Menabrak Bumi

Tekno | Kamis, 20 Februari 2025 | 08:13 WIB

Penemuan Mengejutkan: Inti Bumi Ternyata Lebih Lentur dari yang Diduga

Penemuan Mengejutkan: Inti Bumi Ternyata Lebih Lentur dari yang Diduga

Tekno | Kamis, 20 Februari 2025 | 06:35 WIB

Asteroid Raksasa Berpotensi Hantam Bumi, Sembilan Negara Ini Berisiko Terdampak

Asteroid Raksasa Berpotensi Hantam Bumi, Sembilan Negara Ini Berisiko Terdampak

Tekno | Rabu, 19 Februari 2025 | 08:00 WIB

Ilmuwan Ungkap Jalur Tabrakan Asteroid 2024 YR4, Berpotensi Hantam Bumi pada 2032

Ilmuwan Ungkap Jalur Tabrakan Asteroid 2024 YR4, Berpotensi Hantam Bumi pada 2032

Tekno | Selasa, 18 Februari 2025 | 11:49 WIB

Asteroid Sebesar 100 Meter Berpotensi Tabrak Bumi pada Tahun 2032, Ini Penjelasan NASA

Asteroid Sebesar 100 Meter Berpotensi Tabrak Bumi pada Tahun 2032, Ini Penjelasan NASA

Tekno | Senin, 10 Februari 2025 | 11:33 WIB

Ilmuwan Temukan 'Super-Earth' Enam Kali Lebih Besar dari Bumi, Berpotensi Dukung Kehidupan

Ilmuwan Temukan 'Super-Earth' Enam Kali Lebih Besar dari Bumi, Berpotensi Dukung Kehidupan

Tekno | Kamis, 30 Januari 2025 | 10:21 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×