Bak Menggarami Lautan, Partai Buruh Sebut BLT Rp 600 Ribu dari Pemerintah Penghinaan

Rizki Nurmansyah | Rakha Arlyanto | Suara.com

Sabtu, 17 September 2022 | 15:15 WIB
Bak Menggarami Lautan, Partai Buruh Sebut BLT Rp 600 Ribu dari Pemerintah Penghinaan
Presiden Partai Buruh Said Iqbal saat ikut demo tolak kenaikan BBM di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Presiden Partai Buruh Said Iqbal menilai Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp 600 ribu dari pemerintah kepada warga yang terdampak kenaikan harga BBM, merupakan sebuah penghinaan.

"BLT yang Rp 150 ribu per bulan atau Rp 600 ribu per empat bulan itu sebuah penghinaan kepada rakyat," kata Said Iqbal saat jumpa pers virtual, Sabtu (17/9/2022).

Sebab, Said Iqbal menilai uang Rp 150 ribu yang diberikan pemerintah setiap bulan itu tidak mungkin bisa mencukupi kebutuhan para pekerja atau kaum buruh.

"Rp 150 ribu per bulan kalau kita bagi 30 hari artinya 5 ribu, jajan anak buruh saja tidak cukup. Itu hanya gula-gula tidak ada manfaat," jelas dia.

Ditambah harga sewa rumah belakangan ini juga naik imbas kenaikan harga BBM.

"Menutupi sewa rumah yang sudah naik Rp 50-100 ribu saja tidak tertutupi," ujarnya.

Dia menilai kebijakan pemerintah memberi sumbangan BLT Rp 600 ribu bak menuang garam di lautan.

"Yang disebut BLT sebagai bantalan itu hanya menggarami air laut, menjadi sia-sia," papar dia.

Diketahui, pemerintah menggelontorkan BLT BBM dan BLT subsidi gaji untuk membantu masyarakat miskin di tengah kenaikan harga BBM.

BLT BBM yang diberikan kepada penerima manfaat per keluarga yakni Rp 600 ribu, dengan total jumlah dibagikan kepada 20,65 juta rakyat miskin.

Sedangkan, total anggaran yang digelontorkan untuk program ini mencapai Rp 12,4 triliun.

Sedangkan BLT subsidi gaji yang diberikan sebesar Rp 600 ribu per orang kepada 16 juta pekerja. Sehingga total anggaran yang digelontorkan untuk BLT subsidi mencapai Rp 9,6 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggapi Keras Soal BLT BBM, Partai Buruh: Itu Penghinaan, Tidak Ada Manfaat

Tanggapi Keras Soal BLT BBM, Partai Buruh: Itu Penghinaan, Tidak Ada Manfaat

| Sabtu, 17 September 2022 | 15:41 WIB

Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Partai Buruh dan Serikat Pekerja bakal Kepung Istana Negara hingga Ancam Mogok Nasional

Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Partai Buruh dan Serikat Pekerja bakal Kepung Istana Negara hingga Ancam Mogok Nasional

| Sabtu, 17 September 2022 | 14:56 WIB

Bupati Lebak minta BLT BBM digunakan untuk membeli bahan pokok

Bupati Lebak minta BLT BBM digunakan untuk membeli bahan pokok

| Sabtu, 17 September 2022 | 14:50 WIB

Penyaluran BLT BBM Harus Mudah, Cepat dan Tepat

Penyaluran BLT BBM Harus Mudah, Cepat dan Tepat

| Sabtu, 17 September 2022 | 14:31 WIB

Presiden Jokowi Tegaskan Penyaluran BLT BBM Harus Cepat, Mudah, dan Tepat Sasaran

Presiden Jokowi Tegaskan Penyaluran BLT BBM Harus Cepat, Mudah, dan Tepat Sasaran

| Sabtu, 17 September 2022 | 14:07 WIB

Partai Buruh dan Serikat Pekerja Bakal Kepung Istana Negara 4 Oktober, Tolak Kenaikan Harga BBM

Partai Buruh dan Serikat Pekerja Bakal Kepung Istana Negara 4 Oktober, Tolak Kenaikan Harga BBM

News | Sabtu, 17 September 2022 | 14:04 WIB

Terkini

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

News | Kamis, 09 April 2026 | 23:08 WIB

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:06 WIB

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:51 WIB

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:29 WIB

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:19 WIB

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:12 WIB

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:07 WIB

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:00 WIB