Kunjungi Korban Insiden Stadion Kanjuruhan, Khofifah Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung Pemerintah

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Minggu, 02 Oktober 2022 | 21:02 WIB
Kunjungi Korban Insiden Stadion Kanjuruhan, Khofifah Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung Pemerintah
Gubernur Jatim, Khofifah saat mengunjungi korban insiden stadion kanjuruhan. (Dok: Pemprov Jatim)

Suara.com - Insiden yang terjadi pasca laga Arema FC Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang mengakibatkan lebih seratus korban jiwa meninggal dunia. Untuk itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa langsung gerak cepat menyisir berbagai persoalan yang telah terjadi serta melakukan koordinasi dengan seluruh stake holder baik di provinsi maupun kabupaten/ kota Malang.

Salah satu prioritas Gubernur Khofifah yaitu memastikan korban luka-luka maupun korban meninggal segera tertangani dengan baik. Karena itu, pihaknya meninjau langsung korban yang tengah mendapatkan perawatan di RSUD Kanjuruhan Kab. Malang dan Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Minggu (2/10) pagi. Sebelumnya, Gubernur Khofifah juga melakukan rapat koordinasi di Polres Malang.

Dalam kunjungannya tersebut, Gubernur Khofifah ingin memastikan bahwa Pemprov Jatim memberikan perhatian atas insiden ini. Ia mengatakan bahwa Pemprov Jatim fokus dalam memaksimalkan penanganan korban.

"Apa yg bisa dilakukan pada penanganan korban kita akan maksimalkan. Ini adalah bagian dari empati kami terhadap korban dan keluarga,"tegasnya.

Gubernur Jatim, Khofifah saat mengunjungi korban insiden stadion kanjuruhan. (Dok: Pemprov Jatim)
Gubernur Jatim, Khofifah saat mengunjungi korban insiden stadion kanjuruhan. (Dok: Pemprov Jatim)

Khofifah menegaskan, seluruh biaya pengobatan maupun perawatan jenazah korban di RSSA akan menjadi tanggungan Pemprov Jatim. Sementara untuk biaya pengobatan dan perawatan jenazah warga Malang, baik di RSUD maupun RS di wilayah tersebut akan menjadi tanggung jawab Pemkab dan Pemkot Malang.

"Tadi pagi RS di Malang juga telah melakukan zoom meeting untuk mencari solusi dan koordinasi jika diperlukan tindakan yang membutuhkan rujukan. layanan rujukan bagi korban dengan luka berat akan dilakukan tindakan di RSSA Malang. Kerja cepat koordinasi antar RS di malang ini luar biasa," tuturnya.

Bagi korban yang meninggal dunia, Khofifah memastikan, semua prosesnya akan dilakukan dengan maksimal di RSSA. Mulai dari mengidentifikasi jenazah, mencocokkan dengan DNA keluarga, memandikan, mengkafani hingga mensalatkan jenazah bagi yang Muslim.

"Jika nanti setelah dari RSSA akan disalatkan kembali di tempat masing-masing juga dipersilahkan. Tapi, kita berharap pada saat pulang dari RS Saiful Anwar, jenazah dalam kondisi sudah dimandikan dan disalatkan," ujar orang nomor satu di Jatim tersebut.

Khofifah mengatakan, proses identifikasi jenazah korban insiden di Stadion Kanjuruhan bisa dilakukan di Rumah Sakit milik Pemprov Jatim ini. Ia menyampaikan bahwa dirinya telah melakukan koordinasi dengan pihak RSSA sejak pukul 05.10 WIB pagi tadi.

baca juga

Salah satu koordinasi tersebut adalah menunjuk RS rujukan bagi jenazah yang belum teridentifikasi. Kemudian diputuskan, di RS Kanjuruhan dan RS Saiful Anwar. Di RSSA sendiri sudah ada 17 jenazah yang proses identifikasi sudah selesai. Tapi masih perlu dicocokan dengan keluarga masing-masing.

Gubernur Jatim, Khofifah saat mengunjungi korban insiden stadion kanjuruhan. (Dok: Pemprov Jatim)
Gubernur Jatim, Khofifah saat mengunjungi korban insiden stadion kanjuruhan. (Dok: Pemprov Jatim)

"Saya ingin menyampaikan khusus yang ditangani oleh RSSA maka semuanya dalam tanggungan pemprov jawa timur," kata Khofifah.

Khofifah menuturkan proses identifikasi dan sinkronisasi jenazah korban insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang akan terus dilakukan.

Per pukul 17.30 WIB, data sementara hasil sinkronisasi dengan dinas kesehatan Kabupaten Malang yang mrngoperasikan krisis center tercatat 125 orang dinyatakan meninggal dunia. Tadi ditemukan double pencatatan beberapa orang. Khofifah menuturkan proses identifikasi dan sinkronisasi jenazah korban insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang akan terus dilakukan.

Tak hanya itu, Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga menyampaikan bahwa Pemprov Jatim akan memberikan santunan bagi keluarga korban yang meninggal dunia. Bagi korban yang saat ini menjalani perawatan pun tak luput dari perhatian Gubernur Khofifah. Ia mengatakan telah memberikan santunan sebesar Rp 5 juta rupiah.

"Pemprov akan memberikan santunan takziah masing-masing 10 juta. Sebagian sudah kami sampaikan krpada ahli waris. Kemudian yang luka berat yang dalam tindakan maka pemprov telah memberikan lima juta," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simpang Siur, Kapolri Pastikan Korban Tragedi Kanjuruhan Malang Berjumlah 125 Jiwa

Simpang Siur, Kapolri Pastikan Korban Tragedi Kanjuruhan Malang Berjumlah 125 Jiwa

Bandung | Minggu, 02 Oktober 2022 | 20:58 WIB

Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Bertambah Jadi 174 Orang, Puluhan Supporter Luka Berat

Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Bertambah Jadi 174 Orang, Puluhan Supporter Luka Berat

Selebtek | Minggu, 02 Oktober 2022 | 20:49 WIB

Tragedi Kanjuruhan Disorot Habis Media dan Netizen Malaysia, Nyinyir soal Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Tragedi Kanjuruhan Disorot Habis Media dan Netizen Malaysia, Nyinyir soal Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Bola | Minggu, 02 Oktober 2022 | 20:49 WIB

Ada Pita Hitam dan Bendera Indonesia di Laga Espanyol vs Valencia, La Liga Spanyol Berduka Tragedi Kanjuruhan

Ada Pita Hitam dan Bendera Indonesia di Laga Espanyol vs Valencia, La Liga Spanyol Berduka Tragedi Kanjuruhan

Semarang | Minggu, 02 Oktober 2022 | 20:37 WIB

Kasus Tembakan Gas Air Mata Bukan Kali Pertama di Kanjuruhan, 2018 Juga Pernah

Kasus Tembakan Gas Air Mata Bukan Kali Pertama di Kanjuruhan, 2018 Juga Pernah

Bola | Minggu, 02 Oktober 2022 | 20:33 WIB

Ratusan Orang Meninggal di Tragedi Kanjuruhan, Pendiri Viking Persib Club Kehilangan Banyak Sahabat

Ratusan Orang Meninggal di Tragedi Kanjuruhan, Pendiri Viking Persib Club Kehilangan Banyak Sahabat

Jabar | Minggu, 02 Oktober 2022 | 20:32 WIB

Terkini

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:35 WIB

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:16 WIB

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:00 WIB

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:53 WIB

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:49 WIB

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:41 WIB

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:31 WIB

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:18 WIB

Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan

Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:09 WIB

×