Sering Dapat Informasi Dugaan Korupsi di Perguruan Tinggi, KPK: Info Dari Pihak Internal Kampus

Welly Hidayat
Sering Dapat Informasi Dugaan Korupsi di Perguruan Tinggi, KPK: Info Dari Pihak Internal Kampus
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung KPK Merah Putih Jakarta (foto/welly).

"Diterima dari pihak internal kampus, di samping titik rawan korupsi yang terpetakan dalam proses pemilihan rektor,"

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah banyak mendapatkan informasi terjadi dugaan korupsi dilingkungan perguruan tinggi negeri. Adapun dugaan korupsi itu salah satunya terkait dengan penerimaan mahasiswa baru.

Wakil Ketua KPK Alexander marwata mengatakan informasi itu didapat KPK bahkan langsung dari pihak internal kampus. Hal itu disampaikan Alex dalam kegaiatan program anti korupsi Integritas ekosistem perguruan tinggi agar lingkungan kampus bersih, berintegritas, terbebas dari korupsi.

"Infomasi bahkan diterima dari pihak internal kampus, di samping titik rawan korupsi yang terpetakan dalam proses pemilihan rektor," Alex dalam keterangannya, Senin (14/11/2022).

Menurut Alex, kegiatan yang digelar ini merupakan kolaborasi bersama stakeholder dan akademisi. Bertujuan, agar perguruan tinggi menghasilkan lulusan yang berintegritas.

Baca Juga: Lia Ladysta eks Member Trio Macan Mantap Gugat Cerai Suami, Rela Banting Stir Jualan Kripik Demi Hidup

"Jadi jika menjabat suatu kedudukan dapat menciptakan birokrasi yang bersih dari korupsi," ungkap Alex

Maka itu, kata Alex, bila perguruan tinggi ingin mendapatkan status universitas kelas dunia, tentu syaratnya adalah memiliki integritas akademik, dan kualitas alumni yang berintegritas serta tata kelola kampus yang baik.

"Agar dapat mengurai masalah atau kendala yang dihadapi di lingkungan sivitas akademika, agar terlahir ekosistem perguruan tinggi yang berintegritas," imbuhnya

Kegiatan ini, turut menghadirkan pimpinan perguruan tinggi yang turut hadir dan terlibat dalam rangkaian kegiatan ini yaitu Guru Besar Universitas Sumatera Utara Prof. Dr. Ningrum Sirait, SH, MLi, Ketua Forum Rektor Indonesia Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak, Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum., Ketua Forum Dewan Guru Besar Indonesia Prof. Arief Anshory Yusuf, PhD., Rektor Institut Pertanian Bogor Prof. Dr. Arif Satria, SP, M.Si..

Wakil Rektor 1 Institut Pertanian Bogor Prof. Dr. Ir. Drajat Martianto, Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, SH.MH, Wakil Rektor 3 Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., M.A. dan Wakil Rektor 2 UIN Banjarmasin Dr. H. Akhmad Sagir, M.Ag.

Baca Juga: VIDEO 'Ingin Ini Ingin Itu Banyak Sekali', Rentetan Keluhan Lukas Enembe Bak Lagu Doraemon

Kegiatan ini juga akan diisi materi terkait Peran Pimpinan dalam Mencegah dan Menangani Potensi Korupsi di Perguruan Tinggi oleh Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, Praktisi dan Akademisi Antikorupsi Laode M. Syarif dan Peneliti U4 Monica Kyria.